maaf pak Irwan, saya kurang sreg dengan : seperti misalnya kita partneran di bisnis bakery, partneran di bisnis salon kecantikan, partneran di bisnis restoran, yang selama ini suka kita katakan investasi di sektorriil
di tilik melalui harga : bila kita partneran/investasi di sektor riil,berarti kita memiliki andil yg cukup besar misalnya penambahan inventaris usaha (bisa mesin atau sejenisnya) dan yg paling penting adalah kita bisa menentukan harga nya contoh paling simpel adalah di bisnis bakery,harga sebuah roti bisa kita tentukan dan akan kita naikan seiring dengan waktu atau seiring bahan baku / tenaga kerja nya, kita jarang pernah dengar harga roti yg turun tapi kalo di dunia saham kita tidak bisa menentukan harga tersebut,artinya kita tidak bisa menentukan harga nya mau naik sampai berapa???mau turun sampai berapa?? konon ada saham yg berfundamental cukup bagus juga bisa tertidur tapi kalau di tilik melalui sisi investasi : saya setuju dalam arti investasi nya dan untuk ini juga saya sangat setuju Bisnis apakah yang bebas resiko saat ini di dunia? termasuk di saham, bila kita sudah terjun kedalam nya maka kita juga sudah harus sanggup menerima resikonya maaf saya cuman newbie,jadi abaikan pendapat saya jika kurang berkenan. kalau bisa bagusnya mereng di luruskan...hehehehe salam ________________________________ From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, April 9, 2011 5:06:26 PM Subject: Re: [saham] Re: Investasi Di Saham = Investasi Di Sektor Riil? Lho, memangnya kalau di bisnis bakery, restoran, atau salon kecantikan, bebas dari unsur spekulasi? :) Adakah bisnis di dunia ini yang bebas dari unsur spekulasi bila kita asumsikan spekulasi itu terkait dengan tindakan yang memiliki unsur resiko. Bisnis apakah yang bebas resiko saat ini di dunia? :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/9 dragonnn_number_one <[email protected]> setuju pak .. >pasar saham membuka kesempatan bagi setiap orang untuk berpartisipasi dalam >perusahaan sekala besar walaupun dengan dana yang terbatas. namun perlu >dilihat >juga cara pandangnya , jangan membeli saham untuk spekulasi semata2. ini yg >mungkin perlu ditekankan .. > > > > > >--- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> wrote: >> >> Adakah disini yang tersadar bahwa sebenarnya kita melakukan investasi di >> saham itu sama dengan kita investasi di sektor riil seperti misalnya kita >> partneran di bisnis bakery, partneran di bisnis salon kecantikan, partneran >> di bisnis restoran, yang selama ini suka kita katakan investasi di sektor >> riil :) >> >> Bila ada yang masih bingung atau malah bertanya, bagi saya investasi di >> saham itu tak ubahnya kita investasi di sektor riil. Karena emiten yang kita >> beli sahamnya itu, mereka bergerak di sektor riil. Dengan kita memiliki >> kepemilikan saham di perusahaan2 yg terjun disektor riil, maka sebenarnya >> kita investasi di saham juga sama dengan investasi di sektor riil seperti >> kita join di bisnis bakery, restoran, atau salon kecantikan, dll :) >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> > > > > >------------------------------------ > >Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > >SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN >MILIS. >SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. >SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU >PEMILIK MODAL. > >[email protected] untuk berhenti dari milis saham >[email protected] untuk bergabung ke milis saham >Yahoo! Groups Links > > > >
