Ngga apa2 Pak lie cin ([email protected]), berbeda pendapat sah2 saja koq di
milis ini :)

Kalau anda parteneran dengan 9 partner lainnya, jadi dengan anda total 10
orang. Masing2 memiliki kepemilikan yang sama. Bila ke 9 yang lainnya tidak
sepaham dengan usulan atau pendapat anda mengenai penambahan mesin,
penentuan harga jual produk, apakah anda masih bisa mengatakan bahwa anda
memiliki andil yang cukup besar untuk menentukan hal2 tersebut yg nyata2
ternyata diabaikan oleh 9 partner anda di bisnis tersebut?

Di saham, ada yang namanya RUPS dan RUPSLB, dimana manajemen dalam kasus2
special membutuhkan persetujuan pemegang saham terkait aksi korporasi, baik
itu rencana merger, rencana penerbitan surat hutang untuk jumlah tertentu,
rencana right issue, rencana pemilihan kantor akuntan, rencana akuisisi,
rencana penjualan aset tertentu,dst...dst...dst.

Di perusahaan bakery, kita bisa naikan harga jual ataupun turunkan harga
jual produk dalam menyikapi kondisi ekonomi yg ada. Sama seperti Astra
International menaikkan atau memberi diskon khusus untuk produk2 mobil yang
dijual, dan juga menaikkan/menurunkan harga2 jual produk lainnya. Begitulah
perbandingan yg apple to apple, jadi bukan dengan menaikkan atau menurunka
harga saham :)

Mengenai menaikkan harga jual saham yang kita miliki, benar di saham kita
tidak bisa melakukan hal tersebut karena kalau kita mau jual, tergantung
pasar mau belinya saat itu ada di harga berapa.
Nah, kalau mau dibandingkan dengan investasi di usaha bakery, bila kita
berpartner dengan 9 kawan lainnya, apakah bila kita ingin menjual
kepemilikan kita di usaha bakery itu (katakan karena lagi butuh uang), maka
kita bisa menjualnya dengan menaikkan harga jualnya? Jangankan menaikkan
harga jualnya,  menurunkan harga jual/investasi awal kita pun jangan2 kawan
kita tidak mau beli, kecuali harga diskon :)
Disinilah yg suka terlupakan oleh sahabat2 disini, bahwa di bisnis seperti
bakery tersebut, kita mengabaikan faktor liquidity risk. resiko terhadap
likuiditas, dimana kita tidak bisa setiap saat mencairkan investasi kita
bila lagi butuh uang ataupun melihat prospek usaha bakery kita mengalami
kemunduran dan sulit bersaing lagi. Sementara di saham, khususnya di saham
blue chips, kita cenderung bisa setiap saat mencairkan investasi kita bila
merasa usaha/perusahaan tersebut sudah kurang menguntungkan lagi dari sisi
prospek bisnis.

Sebagian dari kita mungkin berpikiran bahwa khan kalau buka usaha seperti
bakery, maka kita bisa ambil duitnya langsung untuk keperluan sehari2.
Pertanyaannya adalah, apakah hal itu bisa dilakukan bila kita berpartneran
dengan 9 orang lainnya. Apakah kita bisa setiap saat main ambil uang
keuntungan untuk keperluan bulanan kita, misalnya? Bisa ngamuk nanti 9
partner lainnya karena cash flow perusahaan diganggu dengan urusan keperluan
pribadi :)

Hal2 seperti ini mungkin belum terpikiran selama ini oleh sahabat2 saham.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/4/9 lie cin <[email protected]>

>
>
> maaf pak Irwan, saya kurang sreg dengan :
>
>
> seperti misalnya kita
> partneran di bisnis bakery, partneran di bisnis salon kecantikan, partneran
> di bisnis restoran, yang selama ini suka kita katakan investasi di sektorriil
>
> di tilik melalui harga :
> bila kita partneran/investasi di sektor riil,berarti kita memiliki andil yg
> cukup besar
> misalnya penambahan inventaris usaha (bisa mesin atau sejenisnya)
> dan yg paling penting adalah kita bisa menentukan harga nya
> contoh paling simpel adalah di bisnis bakery,harga sebuah roti bisa kita
> tentukan dan
> akan kita naikan seiring dengan waktu
> atau seiring bahan baku / tenaga kerja nya, kita jarang pernah dengar harga
> roti yg turun
> tapi kalo di dunia saham kita tidak bisa menentukan harga tersebut,artinya
> kita tidak bisa menentukan
> harga nya mau naik sampai berapa???mau turun sampai berapa??
> konon ada saham yg berfundamental cukup bagus juga bisa tertidur
>
> tapi kalau di tilik melalui sisi investasi :
> saya setuju dalam arti investasi nya
> dan untuk ini juga saya sangat setuju
> Bisnis apakah yang bebas resiko saat ini di dunia? termasuk di saham,
> bila kita sudah terjun kedalam nya maka kita juga sudah harus sanggup
> menerima resikonya
>
> maaf saya cuman newbie,jadi abaikan pendapat saya jika kurang berkenan.
> kalau bisa bagusnya mereng di luruskan...hehehehe
>
> salam
>
> ------------------------------
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Sat, April 9, 2011 5:06:26 PM
> *Subject:* Re: [saham] Re: Investasi Di Saham = Investasi Di Sektor Riil?
>
>
>
> Lho, memangnya kalau di bisnis bakery, restoran, atau salon kecantikan,
> bebas dari unsur spekulasi? :)
> Adakah bisnis di dunia ini yang bebas dari unsur spekulasi bila kita
> asumsikan spekulasi itu terkait dengan tindakan yang memiliki unsur resiko.
> Bisnis apakah yang bebas resiko saat ini di dunia? :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/4/9 dragonnn_number_one <[email protected]>
>
>> setuju pak ..
>> pasar saham membuka kesempatan bagi setiap orang untuk berpartisipasi
>> dalam perusahaan sekala besar walaupun dengan dana yang terbatas. namun
>> perlu dilihat juga cara pandangnya , jangan membeli saham untuk spekulasi
>> semata2. ini yg mungkin perlu ditekankan ..
>>
>>
>>
>>
>> --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
>> wrote:
>> >
>> > Adakah disini yang tersadar bahwa sebenarnya kita melakukan investasi di
>> > saham itu sama dengan kita investasi di sektor riil seperti misalnya
>> kita
>> > partneran di bisnis bakery, partneran di bisnis salon kecantikan,
>> partneran
>> > di bisnis restoran, yang selama ini suka kita katakan investasi di
>> sektor
>> > riil :)
>> >
>> > Bila ada yang masih bingung atau malah bertanya, bagi saya investasi di
>> > saham itu tak ubahnya kita investasi di sektor riil. Karena emiten yang
>> kita
>> > beli sahamnya itu, mereka bergerak di sektor riil. Dengan kita memiliki
>> > kepemilikan saham di perusahaan2 yg terjun disektor riil, maka
>> sebenarnya
>> > kita investasi di saham juga sama dengan investasi di sektor riil
>> seperti
>> > kita join di bisnis bakery, restoran, atau salon kecantikan, dll :)
>> >
>> > jabat erat,
>> > Irwan Ariston Napitupulu
>> >
>>
>>
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>
>
> 

Kirim email ke