Like this... :-d
apalagi dialinea terakhirnya...
very good...:-)

2011/4/9 taufik arie wijaya <[email protected]>

>
>
> Betul pak,setuju...and numpang berpendapat.
>
> Kalo MUI bilang invest saham halal ya berarti halal, tp mungkin kategori
> halal yg dimaksud MUI ada kriterianya,dan selama kita mengikuti
> definisi/kriteria dan batasan MUI tsb ya gak usah diperdebatkan lg dimillist
> ini,kalo msh nekad mau memperdebatkan ya monggo join aja ke millistnya MUI
> :)
>
> Btw Sesuatu yg telah jelas dinyatakan halal baik oleh al-quran,hadist atau
> MUI (khusus buat yg beragama islan) tetapi dilakukan dg cara yg tdk syar'i
> bisa jd haram,contoh jk anda menginvest saham dg pake uang dari hasil
> korupsi atau nipu,ya jelas akan haram walau invest sahamnya halal.
>
> Tetapi jika anda menginvestkan uang di saham walaupun anda telah mengikuti
> kaidah atau ketentuan2 yg dikeluarkan oleh MUI tetapi pd hasil akhirnya anda
> merugi atau bahkan total loss menurut sy msh tetap halal, krn spt invest
> atau bisnis halal yg lain bahwa sesuatu bisnis atau invest pd dasarnya hanya
> ada 2 kemungkinan yaitu untung atau rugi yg didapat,dan itu adalah resiko
> disemua perdagangan atau investasi. Jgn krn anda merugi anda menjugment
> invest saham jadi haram, krn hasil yg membuat anda rugi gak ubahnya jika
> anda berbisnis riil atau invest yg lain yg bisa jg membuat kita bangkrut.
>
> jadi ketentuan halal dan haram yg telah ditetapkan oleh agama kita,marilah
> selalu kita taati dan patuhi tanpa memaksakan ke pemeluk agama lain, karena
> bagimu agamamu dan bagiku adalah agamaku...disitulah letak toleransi
> beragama yg sesungguhnya.
>
> salam,
>
> taufik-medan
>
> On Sat Apr 9th, 2011 5:51 PM ICT Sanir Suyitno wrote:
>
> >Setuju Bang,
> >
> >Segala sesuatunya tergantung niat dan cara kita masing-masing. Kl niat
> kita baik dan dengan cara yang syariah pasti HALALAN TOYIBAN.
> >
> >salam,
> >Sansuy
> >
> >
> >-----Original Message-----
> >From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> >Sender: [email protected]
> >Date: Sat, 9 Apr 2011 16:38:37
> >To: <[email protected]>
> >Reply-To: [email protected]
> >Subject: Re: [saham] Re: Saham (was Re: Congrats! Yang Sudah Take Profit
> ELSA)
> >
> >Pak Ibrahim, saya sendiri sih santai saja dan ngga cape :)
> >Karena khan saya bisa jadi penonton saja atau pun diabaikan, ketika
> diskusi
> >dengan topik klasik kembali muncul. Cuma kemarin, nama saya sempat
> disebut2
> >untuk dimintakan pendapatnya terkait judi atau tidak judi. Apesnya, sudah
> >kasih pendapat/pribadi, eh malah di kritisi pula karena dianggap asal2an,
> >padahal saya sudah serius menjawabnya walau dengan pendekatan yg mudah
> >dicerna. Saya hanya menyampaikan apa yg saya lihat dilapangan seperti apa,
> >dan kemungkinan di lapangan dalam pelaksanaan seperti apa.
> >
> >Mau dibilang judi, bisa. Mau dibilang investasi, bisa. Mau dibilang, alat
> >gengsi juga bisa, mau dibilang dst...dst..dst....bisa2 sajalah. Setiap
> orang
> >khan bebas memiliki opininya masing2. Semua berpulang ke diri kita
> masing2.
> >Kalau kita tidak menganggapnya sebagai judi, ya tidak judi. Masa sih
> karena
> >ada orang yg bilang judi, lalu kita jadi uring2an dan tidak yakin dengan
> >pendapat/pandangan kita sendiri apakah saham itu judi atau tidak judi?
> Lalu,
> >bagaimana kalau A bilang judi, tapi B bilang tidak judi. Khan malah
> kitanya
> >jadi gampang bingung dan terombang ambing, jadi seperti tidak ada
> pendirian
> >serta sikap :)
> >
> >Kalau mau bicara soal aturan agama, tinggal ditanyakan ke pimpinan agama
> >atau rohaniawan agama masing2. Itu sebabnya, saya juga tulis bahwa bila
> >terkait masalah agama, maka kurang tepat ditanyakan di milis saham yang
> >anggotanya beragam latar belakang keyakinannya. Apalagi kalau saya justru
> >dimintakan pendapat terkait dengan keimanan atau keyakinan yang tidak sama
> >dengan saya. Khan malah bisa bikin runyam :)
> >Itu sebabnya, saya menghindari terlibat diskusi yang mengarah ke sana,
> >karena bukan kapasitas saya memberikan pernyataan untuk keyakinan sahabat2
> >saya disini yang kebetulan saja berbeda keyakinan.
> >
> >Betul, dari topik yang beragam maupun yang berulang, saya percaya tetap
> bisa
> >diambil positifnya. Juga jangan lupa, setiap hari, setiap minggu, setiap
> >bulan, setiap tahun, akan ada tambahan anggota milis yang baru di milis
> ini.
> >Sehingga apa yang sudah pernah kita bahas sebelumnya, bisa muncul kembali
> >yang umumnya dari anggota baru yang waktu diskusi tersebut berlangsung,
> dia
> >belum bergabung di milis ini.
> >
> >Jadi, siap2 sajalah melihat topik berulang. Bersiaplah untuk berbesar hati
> >memberi kesempatan kepada mereka yang ingin berdiskusi menyampaikan buah
> >pikirannya. Tidak perlu dihalangi atau dibatasi. Yang penting dan perlu
> >diingat adalah semangat kebersamaan dan saling pengertian. Jangan sampai
> >hanya karena masalah sedikit, malah jadi ribut2 dan malah jadi menimbulkan
> >permusuhan.
> >
> >Seperti ada pepatah mengatakan bahwa jangan sampai karena nila setitik,
> >rusak susu sebelanga. Walaupun belakangan ini, pepatah itu jadi
> >dipertanyakan kembali keakuratannya mengingat sempat ada kejadian gara2
> susu
> >sebelanga, malah jadi bikin repot perbankan, setidaknya salah satu bank
> jadi
> >kerepotan :)
> >
> >Have fun, jangan terlalu diambil serius ya :)
> >
> >jabat ...
>  
>

Kirim email ke