Iyaa..hahaa hebat ingatan pak browry :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 11 Apr 2011 10:04:32 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Investasi Saham (Capital Inflow) vs Nilai 
TransaksiPerdagangan Saham

Ada Bos, tentang dampak BI Rate terhadap inflasi. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Daud Hardjakusumah <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 11 Apr 2011 02:49:18 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Investasi Saham (Capital Inflow) vs Nilai 
TransaksiPerdagangan Saham

Saya yakin gak akan ada diskusi seperti ini antara bang ian dan mr. copas +
 Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah
[email protected]
sidaut.blogspot.com




________________________________
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, April 11, 2011 3:42:27 AM
Subject: Re: [saham] Investasi Saham (Capital Inflow) vs Nilai 
TransaksiPerdagangan Saham

  
Hehehe....iya, terima kasih untuk sempritannya.
Harus diakui terkadang suatu diskusi bisa berkembang dan melebar, termasuk 
pengendalian emosi juga bisa lepas kontrol kalau tidak hati2.

Karena itu secara khusus saya meminta maaf kepada Pak Oguds bila ada perkataan 
saya yang kurang berkenan. Tidak ada maksud saya untuk bersikap negatif, tapi 
kalau pun itu ada, mohon dilihat sebagai kelemahan saya sebagai manusia dalam 
mengontrol diri. Kalau pun masih ada yang mengganjal di diskusi ini, mungkin 
dilain waktu kita bisa lanjutkan sambil ngobrol2 santai dan ngopi di starbucks 
misalnya. Juga dengan rekan2 lainnya, karena memang saya tipe orang yg senang 
berdiskusi dan senang adu argumentasi dengan semangat fairness dan demi 
pengetahun :)

Saya harus membatasi diri karena tampaknya anggota milis lain juga sudah jenuh 
dengan pembahasan berulang. Karena hari sudah masuk hari Senin, kita fokus cari 
cuan saja di bursa. Urusan lainnya jadi nomor sekian kalau sudah berhadapan 
dengan urusan cuan di saham :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2011/4/11 trend lover <[email protected]>


>
>PRITT!!!!!
>Udah hari senin.
>
>Yuk ngurus inflow dan outflow. Lah dari situ kita dapat cuan, bukan dr saling 
>ber-argumen di milis.
>
>@ pak irwan dan pak oguds, trima kasih untuk sharingnya. Beda point of view 
>adalah hal yang wajar. Di milis ini, bukan mencari siapa yg paling benar, sapa 
>yang salah, atau siapa yg paling ngotot atau paling luar biasa. 
>
>Saya sekedar mengingatkan, apapun yg terjadi di milis ini sedikit banyak bisa 
>berimbas dalam style trading kita jg lhooo. Jng sampe plan yg sudah dibuat, jd 
>kacau karena kepikiran untuk menjawab, menunggu balasan lawan bicara kita.
>
>Saya yakin, bila kemampuan, ketelitian dan kecerdikan pak irwan dan pak oguds 
>dapat dicombine pastinya akan dpt memberikan cuan bagi diri sendiri dan kawan2 
>di milist ini. 
>
>
>Selamat berkarya, GBU.
>Powered by IDXberry®
>
________________________________

>From:  Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
>Sender:  [email protected] 
>Date: Mon, 11 Apr 2011 06:57:39 +0700
>To: <[email protected]>
>ReplyTo:  [email protected] 
>Subject: Re: [saham] Investasi Saham (Capital Inflow) vs Nilai Transaksi  
>Perdagangan Saham
>
>  
>Ah, anda ini aneh Pak Oguds, anda yang dari awal suka bilang saya komentar 
>asal2an, lalu juga sering komentar LUAR BIASA untuk mengejek saya, koq 
>sekarang 
>anda komplain ketika saya mengindikasikan kemungkinan anda kurang paham :)
>
>
>Dan ternyata pemaparan anda di bawah justru makin menunjukkan anda tidak paham 
>tentang mekanisme di saham. Bagaimana anda bisa memastikan bahwa kenaikan 
>harga 
>saham = dengan adanya capital inflow?
>Apa anda tidak pernah mendengar istilah cornering harga di saham?
>
>Supaya anda tahu saja, secara teori, saya bisa menaikkan harga saham naik 30% 
>dalam satu hari tanpa ada capital inflow, yaitu melalui mekanisme cornering 
>harga saham. Caranya?
>Saya dan katakan teman saya memainkan harga saham tersebut dengan beli dan 
>jual 
>bergantian sambil terus menaikkan harganya sampai naik 30% (asumsikan pemain 
>lain tidak ikutan). Dengan demikian, capital inflow tidak ada karena saya dan 
>teman saya pada akhirnya hanya netting saja (tentunya ada rugi komisi 
>transaksi). Dengan cornering seperti ini, saya dan teman saya tidak melakukan 
>tambahan dana ke bursa saham, tapi bisa menaikkan harga sahamnya sampai 30%.
>
>Soal capital inflow asing, saya tidak ada mengatakan bahwa capital inflow = NOL
>Tapi yang saya katakan dan tulis adalah kalau ada CAPITAL INFLOW, maka akan 
>ada 
>CAPITAL OUTFLOW sejumlah yang sama. Itu hal yang PASTI, tidak mungkin tidak. 
>Katanya anda paham, koq isi tulisannya menunjukkan anda tidak paham ya? :)
>
>Saya tidak perlu menulis kata LUAR BIASA, kaerna saya tidak ingin mengejek 
>anda.Tapi saya bisa maklumi, karena mungkin anda belum paham mekanisme di 
>bursa 
>saham itu dengan baik. Saya hanya sharing pengetahuan saja dengan harapan anda 
>bisa paham pada akhirnya. Tentunya juga kawan2 lainnya juga bisa paham dari 
>yang 
>sebelumnya belum paham. :)
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>2011/4/11 Oguds <[email protected]>
>
>Monday, April 11, 2011, 6:05:05 AM, you wrote:
>>
>>IAN> Yang jadi permasalahan selama ini adalah tidak adanya data
>>IAN> berapa capital inflow yang masuk ke bursa. Yang ada adalah data
>>IAN> nilai total transaksi perdagangan setiap harinya. Sayangnya,
>>IAN> sebagian orang yang tidak paham angka nilai total transaksi
>>IAN> perdagangan saham itu suka diartikan sebagai capital inflow.
>>IAN> Mudah2an sekarang menjadi jelas dan paham tentang apa itu nilai
>>IAN> total transaksi perdagangan saham dan apa itu investasi ke saham atau 
>>capital inflow ke saham.
>>
>>Benar, transaksi saham memang seimbang antara penjual dan pembeli
>>(lagi2 anda menduga secara naif saya tidak memahami ini). Namun untuk
>>mengerek harga saham, diperlukan pertambahan dana sebanding dengan
>>naiknya harga saham tadi. Misalnya, saya membeli lebih mahal saham
>>TINS dari Rp 2700 menjadi Rp 2800, bursa mendapat capital inflow
>>senilai Rp 100.
>>
>>Sayangnya, saya juga tidak mendapat data berapa total dana domestik
>>dan asing yg masuk ke bursa, sehingga saya hanya memberikan data
>>pembanding total dana asing yg masuk. Menganggap capital inflow adalah
>>NOL namun harga sahamnya tetap naik, ini jauh lebih naif menurut saya.
>>Memangnya dengan tambahan NOL tadi mampu mengerek harga saham?
>>Komentar saya, LUAR BIASA. :-)
>>
>>--
>>Tertanda,
>>Oguds [960000031]
>>
>>
>>
>>------------------------------------
>>
>>Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>>SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
>>MILIS. 
>>SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
>>SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI 
>>ATAU 
>>PEMILIK MODAL.
>>
>>[email protected] untuk berhenti dari milis saham
>>[email protected] untuk bergabung ke milis saham
>>Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>
>
>

 


      

Kirim email ke