Ok pak coba saja beli property lalu sebulan kemudian mau di jual. Kalau salah pilih property bisa2 ga bisa kejual ataupun malah jual rugi. Belum ada 5% pajak yang harus dibayar. (Pas beli kena 5% lalu pas jual kena 5%lagi). Total 10% tuh sudah hilang.
-----Original Message----- From: "phet_noy" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 29 May 2011 02:47:59 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: Pertanyaan tentang saham.. Maksud saya begini pak, Berhubung beliau menyatakan diri sebagai newbie, maka perlu juga menyadari bahwa harga saham selalu berubah, bisa dilihat di chart monthly weekly maupun daily. Dari sudut pandang newbie perlu juga buka chart misalnya di yahoo finance.Apabila perubahan tersebut di lakukan smoothing/dilihat trend nya maka akan ada saham yang trending naik, trending turun, naik turun oscillator. Saya tukar pikiran dengan teman teman yang newbie kebanyakan tidak rela kalau misalnya uang 650 juta minggu lalu dibelikan BBRI , minggu ini turun menjadi 620 juta.Bila uang tersebut di belikan kapling di Alam Sutera/BSD tentunya hal itu tidak akan terjadi( demikian alasan teman saya tersebut) Tentunya "kebanyakan " disini tidak mewakili secara statistik karena sample nya kurang dari 20, umur sebaya, profesi sama, semua pria. Naik nya saham atau property kita tentunya di mulai dari keahlian saat membeli nya. Menurut saya kalau sudah biasa reksadana, dan ingin merambah saham, lebih bagus belajar TA atau FA psikologi trading dan money management, lalu paper trading, bikin saja porto folio di yahoo finance. dan merasakan nilai porto nya naik dan turun. Begitu pak p_N --- In [email protected], "PH" <vaulstrad@...> wrote: > > Kenapa kelihatan nya pemikiran untuk long term mendingan property daripada > saham yah... > > Kalau long term mana liat lagi pergerakan saham yang naik turun. Biarin aja > kali. Rela nya maksudnya apa? Hehe.. > > Liat aja sendiri property dan saham naik nya banyakan mana untuk long term... > > > -----Original Message----- > From: "phet_noy" <arimurtiamur0852@...> > Sender: [email protected] > Date: Fri, 27 May 2011 05:10:33 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [saham] Re: Pertanyaan tentang saham.. > > Pak, > Bisa untuk longterm > tidak ada fee untuk keep > > Tapi saham yang liqud biasanya harganya naik turun. > Apakah bapak rela ?Kalau tidak rela investasi di property lebih cocok. > > p_N > > > --- In [email protected], Hendra Prasetyo <felixprasetyo@> wrote: > > > > Salam Rekan2 semua, > > > > Saya masih newbie di dunia saham dan tertarik masuk ke saham, selama ini > > saya berinvenstasi di reksadana. > > > > Tp saya ada beberapa pertanyaan : > > 1. Apakah investasi di saham bisa untuk long term ? > > > > 2. Apakah ada terkena fee dari sekuritas untuk saham yg di-keep & besarnya > > berapa persen ? > > > > Terima kasih. > > > > > > Regards, > > > > > > Hendra > > >
