Nga ada yg salah invest di saham dan properti, keduanya mempunyai daya
leverage TERBESAR di antara yang lain

-----
SAHAM.CC <http://saham.cc>
----


--- In [email protected], "ladyfabia" <ladyfabia@...> wrote:
>
> @Pak Haki:
> Gak juga lah Pak. Saya ambil contoh dari tahun 1996 bursa sudah
beberapa kali crash. 3 kali crash besarnya di tahun 1997-1998, 2001-2002
dan 2007-2008. Tetap saja return ASII lebih besar dibanding properti.
Tapi kalau salah pegang saham ya bisa lain ceritanya, mis TLKM atau
malah saham perusahaan yang sekarang sudah bangkrut.
>
> @Pak Panda:
> Sejak awal kan niatnya invest jangka panjang. Saya asumsikan jangka
panjang itu > 5 tahun sehingga saya ambil contoh rumah ayah saya yang
dibeli tahun 1996 (sudah 15 tahun).
>
> Seperti yang Bang IAN pernah tulis, mungkin kita sering berpikir bahwa
properti lebih aman karena ada wujudnya yang bisa kita lihat dan kuasai
yaitu tanah dan bangunan, sedangkan saham kita anggap hanyalah sebuah
kode atau sertifikat. Padahal saham itu mewakili perusahaan sehingga
dengan mis punya saham ASII 1 lot maka kita bisa lihat bahwa sekian
persen aset ASII pun punya kita (tanahnya, gedungnya, perusahaannya,
mesin-mesinnya, perkebunannya, mobil-mobilnya, dll).
>
> Saya pernah komentar ke istri saya bahwa saya punya hak jalan tol
sekian meter ketika saya sedang pegang saham pengelola jalan tol :D
>
> --- In [email protected], "panda" panda.kuswadi@ wrote:
> >
> > Betul pak, yang harus digaris bawahi memang range waktunya, di saham
memang return bisa sangat tinggi tapi resiko nya juga sangat tinggi,
hukum alam, jangan dilihat manis terus, banyak investor terjebak.
> > Akhirnya banyak yang nyesel juga ya, mungkin data statistik mengenai
trader yang sukses saya rasa jauh lebih kecil dibanding yg tidak sukses
> > Sedang property lebih aman, mungkin pertimbangan tujuan awal paling
menentukan invest apa yang paling cocok
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL,
Nyambung Teruuusss...!
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "hakitrader" hakitrader@
> > Sender: [email protected]
> > Date: Sun, 29 May 2011 20:43:32
> > To: [email protected]
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Re: Pertanyaan tentang saham..
> >
> > Masalahnya Return saham belum tentu bisa >100% kalau masuk bursanya
sebelum crash th 2008, Kalau masuknya setelah crash 2008 maka tentunya
lebih mudah untuk mendapat return > 100%, betul tidak?
> > http://www.facebook.com/hakie1
> > http://www.tviexpress.com/andyelia1
>

Kirim email ke