Ditunggu bukunya pak.. :)
Baru liat sampulnya saja nih.

Kalo beli via penerbit ada diskon lg khan pak?



Salam

-----Original Message-----
From: Desmond Wira <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 29 May 2011 23:59:25 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Pertanyaan ttg saham.

Pak Hendra
1. Sama seperti yang Bapak lakukan di reksadana, strategi DCA bisa juga 
diterapkan pada saham. Tinggal pemilihan sahamnya saja yang harus pas. 
Sebaiknya 
yang dipilih adalah saham yang sedang bertumbuh

2. Kalau tidak salah beberapa rekan juga ada yang sudah mengadakan training 
seperti itu. Alternatif lain bisa belajar lewat buku. Sekedar info, kebetulan 
saya baru saja selesai menulis buku berjudul Analisis Fundamental Saham, Isinya 
mencakup banyak hal, termasuk membahas yang bapak tanyakan. Sekarang bukunya 
sedang dicetak.Kalau sudah terbit mungkin bisa menjadi bahan pembelajaran. Info 
bukunya bisa dilihat di 

http://www.juruscuan.com/newsflash/akan-segera-terbit-analisis-fundamental-saham.html


regards
DW




________________________________
From: Hendra Prasetyo <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Mon, May 30, 2011 10:29:05 AM
Subject: [saham] Pertanyaan ttg saham.

  
Terima kasih atas tanggapan rekan2 milis semuanya atas pertanyaan saya 
sebelumnya. Mengingat tujuan investasi ini untuk tujuan jangka panjang ( > 10 
tahun - rencana untuk biaya pendidikan anak). dan terus terang saya tidak ada 
dana yang besar  untuk investasi di tanah/rumah.

Saya ada beberapa pertanyaan lagi :

1. Apakah berinvestasi di saham bisa menerapkan sistem Cost Averaging (DCA) ? 

Rencana saya hanya fokus untuk 1 atau 2 saham saja, dimana saya setiap 
bulan-nya 
secara rutin membeli saham tersebut selama > 5 thn.


2. Apakah ada training/tutorial untuk mengetahui saham2 yang  secara 
fundamental 
baik (emiten/perusahaan tidak mungkin bangkrut) ? Analisa untuk mengetahui 
apakah nilai saham A masih terlalu tinggi atau ga ?

fyi : Saya mendapatkan pendidikan formal mengenai financial management, 
sehingga 
saya mengetahui berinvestasi di saham mempunyai resiko yang sangat tinggi (High 
risk High return) dan suatu perusahaan menginginkan nilai saham-nya meningkat 
setiap tahun karena mana ada suatu perusahaan yang mau rugi dan salah satu 
indikator performance kinerja suatu perusahaan dilihat dari nilai saham-nya 
yang 
meningkat setiap tahun-nya. 



Tapi saya belum pernah berinvestasi langsung disaham dan saya baru ingin 
mencoba 
investasi di saham. Saya telah melakukan investasi rutin di  reksadana.


CMIIW
 

Regards,


Hendra
 

Kirim email ke