1. time frame bapak cukup panjang 5 tahun. jika bapak lakukan dollar cost averaging (dca) sangat baik dalam melkukan pembelian saham. contoh 1 tahun 12 bulan 5 tahun 60 bulan start mei 2011 finish mei 2016. HARUS DISIPLIN Pak. Peningkatan nilai uang 41% beli saham ELTY (contoh yah) saya memiliki uang 60jt start diharga 118 = sejumlah 1jt (17lot) setiap saham tersebut naik 1 lakukan pembelian. finish beli sampai harga ke 177 = sejumlah 1jt (11lot).
jika di jual keseluruhan 178 total beli 60jt (total lot beli 802 dgn harga rata2 150 jual 71jt maka menghasilkan 11jt. 40% belum plus dividen jika elty memberi tiap tahun. sangat menguntungkan. hanya membutuhkan kesabaran. seperti menabung saja pak. berbeda jika bapak menjadi pedagang saham setiap hari membeli saham kemudian menjualnya kembali 2. bapak lihat buku manajemen keuangan saat kuliah. ada bab tentang analisa ratio L/K metode dupon analisis, perhatikan tiap quarter 3bualn laporan keuangandi rilis oleh perusahaan yang bapak ingin investasi. silahkan analisis menurut kemampuan bapak jangan ikut2an orang lain dalam investasi, contoh laporan keuangan perusahaan property LPKR lippo karawaci. saat q1 2010 sales 705 M, NI 113 M, q1 2011 sales 881 M, NI 161 M. ada pertumbuhan. harga saham meningkat tanggal 4 januari 2010 (q1)470/lembar saham. tanggal 7 januari 2010 (q1) harga 740. sangat mengesankan pemegang saham LPKR. salam selalu disiplin dan sabar dalam berinvestasi. ok pak. wybowo ________________________________ Dari: Hendra Prasetyo <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Terkirim: Sen, 30 Mei, 2011 10:29:05 Judul: [saham] Pertanyaan ttg saham. Terima kasih atas tanggapan rekan2 milis semuanya atas pertanyaan saya sebelumnya. Mengingat tujuan investasi ini untuk tujuan jangka panjang ( > 10 tahun - rencana untuk biaya pendidikan anak). dan terus terang saya tidak ada dana yang besar untuk investasi di tanah/rumah. Saya ada beberapa pertanyaan lagi : 1. Apakah berinvestasi di saham bisa menerapkan sistem Cost Averaging (DCA) ? Rencana saya hanya fokus untuk 1 atau 2 saham saja, dimana saya setiap bulan-nya secara rutin membeli saham tersebut selama > 5 thn. 2. Apakah ada training/tutorial untuk mengetahui saham2 yang secara fundamental baik (emiten/perusahaan tidak mungkin bangkrut) ? Analisa untuk mengetahui apakah nilai saham A masih terlalu tinggi atau ga ? fyi : Saya mendapatkan pendidikan formal mengenai financial management, sehingga saya mengetahui berinvestasi di saham mempunyai resiko yang sangat tinggi (High risk High return) dan suatu perusahaan menginginkan nilai saham-nya meningkat setiap tahun karena mana ada suatu perusahaan yang mau rugi dan salah satu indikator performance kinerja suatu perusahaan dilihat dari nilai saham-nya yang meningkat setiap tahun-nya. Tapi saya belum pernah berinvestasi langsung disaham dan saya baru ingin mencoba investasi di saham. Saya telah melakukan investasi rutin di reksadana. CMIIW Regards, Hendra
