--- In [email protected], Mikail <yehuu2006@...> wrote: > > Betul. Bangsa Indonesia harus optimistis. Jangan percaya pada analis asing > begitu saja. Apalagi asumsi ekonomi makro. Terlalu sulit untuk > mengkuantifikasi secara tepat bagi besaran-besaran makro. Perlu diketahui > juga bahwa analisis-analisis tersebut juga syarat dengan kepentingan > institusional, dalam hal ini Goldman Sachs. So, be careful and make your own > analysis. > > Cheers. >
ini nyang bener, bukan karena asing, nulis pake bhs asing, terus jadi jumawa gitu??? hari gene gitu loh .... udah MERDEKA dari taon 45, tapi masih aja ada yang jadi BEBEK ASING .....qeeeeqeqeqeqqqqq. Ane belajar trading saham sejak BEJ masih di jl.sabang (ampe skrng masih belajar nie). dah hapal deh statement dari GS, JPM etc. malah dulu taon 2000an FED, IMF juga ikutan koq ngasih pernyataan macem2 yg intinya mempengaruhi pasar. Masih gak percaya???, inget taon 2008 kelakuan GS, masa pelupa sih.....qeeeeqeqeqqqqq ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
