Definisi beta seperti saya tulis dipost sebelumnya: systematic risk, sensitivity level, slope, bisa juga sebagai regression coeffecient.
Untuk beta CAPM boleh dalam persen atau desimal. Kalau dalam persen maka return yang dihasilkan juga dalam persen. Kalo desimal return juga desimal. Saya setuju denga Bro Bron, this 's a really nice topic karena sangat dekat dengan aktivitas kita sehari-hari. Hanya saja banyak yang "ga pake" padahal "so simple". "The more quantitative a model, the better the valuation." -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 05:25:05 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Wahh setelah saya baca artikelnya pak Tobeno, jangan2 beta nya beda dgn beta yg saya pakai pak. Gini nihh kalo yg sukanya trading diskusi soal invest :D Kalo blh tau definisinya beta disini apa ya pak? Karena statementnya beta di risk free (1-B)% sdg beta di non risk free B%. Nilai betanya dlm persen ya pak? Really really nice topic :) Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "tobeno" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 04:03:14 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Ok Pak, thanks for ur comments. Sekadar tambahan mungkin tulisan berikut bisa menambah pemahaman bagi kita. ------- Why does borrowing money increase beta? First, what is your beta (let's call it B)? For an investment, suppose you have B% in market the portfolio, and (1-B)% in a risk-free portfolio. Assume that the market returns Rm, and a risk-free portfolio returns Rf. Your return, in terms of percentage, is thus Return = B * Rm + (1-B)*Rf Return = B*(Rm - Rf ) + Rf Notice that Rm - Rf is the premium of the market portfolio. Now, if B > 1, it means you are borrowing (1-B is negative). This borrowed money is used to buy more of the market portfolio (assumed you borrow at the risk-free rate, Rf). Does the formula still work? You bet. Return = Return from my portfolio - Interest payments on Borrowed money Return = B * Rm - (1 - B) * Rf This is the same formula above. Remember, you are "borrowing" only if B > 1. Beta shows the amount you are effectively borrowing (your risk). The more you borrow, the higher your beta. The return of a high-beta company can, in theory, be replicated by borrowing the required amount and investing in the market portfolio. Intuition Why does borrowing increase risk? When you invest your own money, if you lose it, that's it. You don't have to pay it back to anyone, you just lost it to yourself. When you borrow money, things become risky. No matter what happens, you must pay the loan back, even if you lose it! The good news is that you can get extra returns. Suppose you have $25 and double your money, to $50. You make a nice 100% profit. Now, suppose you have $25 and you borrow $75. If you double your money (turn that $100 into $200), you can pay back the $75 and keep the other $125 - a 500% profit on your original investment of $25. The downside is that if you lose that money (turn $100 into $0), you lost your original $25 and still have to pack back $75, another 300% loss. If you don't borrow and lose all your money, you are limited to a 100% loss. "The more quantitative a model, the better the valuation." -----Original Message----- From: "Edy Susilo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 03:53:25 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Kalo gitu artinya maksa banget donk. Tetep aja ga ada hubungannya antara w dan b. Cuma disini "kebetulan" b = w. Saya setuju dengan broni. Rest my case. -- Sent from my B787 DreamLiner Wireless Handheld. Power by Rolls Royce engine -----Original Message----- From: "tobeno" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 03:32:05 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Kalau investment weigthed Anda sama dengan beta dan (1-beta) kedua persamaan jadi similar. Misalkan beta saham/porto = 1.25 maka Anda akan meminjam dana setara free asset dari tempat lain sebesar (1-1.25) atau 25%. Gitu Pak. "The more quantitative a model, the better the valuation." -----Original Message----- From: "Edy Susilo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 02:25:41 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Maaf bagaimana bisa persamaan 1 identik dengan 2? Anda mengantikan b (beta) dengan w (weight) di persamaan 2. Jadi trs betanya kemana di persamaan 2? Persamaan 2 sudah ga ada unsur betanya. Kalo ga ada beta bukan CAPM lagi donk. Mohon pencerahaannya. -- Sent from my B787 DreamLiner Wireless Handheld. Power by Rolls Royce engine -----Original Message----- From: "tobeno" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 01:00:30 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Aha... Ini mantan anak sekolahan. [email protected]: Ngitung expected return pake model CAPM ga ngebahas sumber pendanaan..hanya meliputi 3 hal, risk free rate, beta dan expected market return. Pernyataan di atas benar adanya. R = Rf + b(Rm - Rf) Buka kurung: R = Rf + bRm - bRf R = bRm + (1-b)Rf ....... (1) Ada contoh lain yang ingin saya tuliskan: Seeorang investasi weigted w di market (bursa) dan (1-w) di risk free asset, maka returnnya dapat dihitung melalui formula berikut dimana return market adalah Rm dan return free asset (Rf): R = wRm + (1-w)Rf ....... (2) Persamaan (1) identik dengan (2) Dari persamaan (2) agar return meningkat perbesar w dengan syarat Rm>Rf. (Kalo Rm<Rf orang keluar dari bursa). Misal w = 1.5 R = 1.5Rm - 0.5Rf Jadi di sini investor/trader meminjam 50% dari free asset. (Modal 100 jadi 150). Perhatikan persamaan (1) apa efeknya jika: b (beta) = 1 b (beta) = 0 b (beta) = -1 Semoga bisa dipahami. "The more quantitative a model, the better the valuation." -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 18:36:13 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Sy dulu pas kuliah pernah ngitung Beta emiten2 di BEI utk skripsi saya. Dan seinget sy cara ngitung Beta suatu saham tuh ga ngebahas cara pendanaan utk membeli saham tsb. Ngitung expected return pake model CAPM ga ngebahas sumber pendanaan..hanya meliputi 3 hal, risk free rate, beta dan expected market return. Oleh krn itu saya rada bingung ketika dijelaskan bahwa sumber pendanaan mempengaruhi Beta suatu porto. Jika dijelaskan bahwa menggunakan risiko yg lebih besar menuntut hasil yg lebih besar pula dan dgn demikian berarti menggunakan margin menuntut cuan yg lebih besar saya setuju. Tapi itu sy pikir ga bisa dimasukkan ke dalam Beta suatu saham/porto krn Beta hanya menunjukkan tingkat sensitifitas saham dgn pasar saja, dan tidak menunjukkan risiko di luar konteks itu. Sangat mungkin jika pendapat sy ini salah, jika demikian mohon dibenarkan krn sy niatnya berdiskusi bukan berdebat :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: "tobeno" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 16:14:59 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Andai kata QUIZ tadi tersedia uang Rp 100 juta sehingga tidak diperlukan dana pinjaman maka beta porto menjadi: Beta p = 0.7x1.15 + 0.3x1.45 = 1.24 Beta p berada di antara beta ke-2 saham tersebut atau setengah dari beta p pakai pinjaman (2.48). Tujuan investor/trader berhutang agar mendapatkan expected return lebih tinggi. Return lebih tinggi berarti sensitivitas porto meningkat terhadap pergerakan market. Sensitivitas diukur melalui beta. Dalam Capital Asset Pricing Model (CSPM) sangat jelas ditunjukkan hubungan beta dan expected return, E(R) seperti ini: E(R) = Rf + beta x (Rm - Rf) Semakin besar beta maka E(R) semakin tinggi. Demikian, "The more quantitative a model, the better the valuation." -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 15:34:47 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Sory maksud saya "memperbesar risiko si investor iya bener" :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 15:32:34 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Iya. Logika sy juga ga ada pengaruhnya sih kita belinya pake duit sendiri atau ngutang dgn perhitungan Beta. Memperbesar risiko porto iya bener, tapi ga mengaruhin Beta krn Beta adl ukuran sensitifitas saham terhadap pergerakan bursa..jadi disini risiko si investor harus dibedakan dgn risiko si saham/porto itu sendiri....bukannya gitu ya? :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: "Edy Susilo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 14:48:44 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Setahu dan seingat saya perhitungan beta portfolio tidak mengindahkan leverage apa nga deh. Beta portfolio itu menghitung "sensitifitas" portfolio terhadap pasar. Mau duitnya duit sendiri apa minjem ga ngaruh. Mungkin saya salah? -- Sent from my B787 DreamLiner Wireless Handheld. Power by Rolls Royce engine -----Original Message----- From: "tobeno" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 12:04:27 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Saya coba jawab ya (karena emang belum dihitung). Beberapa orang berkomentar bahwa ini sulit. Wajar, karena belum pernah mengetahuinya. Padahal ini sangat sederhana. Cara yang ditampilkan Pak Bowo benar. Cuma tidak terlihat peminjaman uang dalam perhitungan. Sebenarnya, ada free asset dengan beta = 0 di sini dan penggunaan weigthed. Perhitungannya adalah: Beta portfolio (p) = w1b1 + w2b2 + w3b3 Syarat: w1 + w2 + w3 = 2 Beta p = 70/50 x 1.15 + 30/50 x 1.45 - 50/50 x 0 = 2.48 lebih tinggi 71% dari beta ENRG atau 116% dari BUMI. Kesimpulan apa yang bisa ditarik dari sini: Pastikan penggunaan debt haruslah meningkatkan beta porto melebihi aset (saham) yang membentuknya. Implikasinya: Peningkatan beta akan meningkatkan expected rate of return. Maaf jika terasa rada serius. Semoga ada manfaatnya. CMIIW. "The more quantitative a model, the better the valuation." -----Original Message----- From: BK Wibowo <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Jun 2011 12:20:53 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta Dengan asumsi pinjaman bunga 0%, pinjaman tidak mengurangi pajak, dan Investornya adalah orang Indonesia yang berbisnis menggunakan rupiah, maka leveraged beta nya jadi 2 kali lipat. Beta BUMI = 2.3 dan Beta ENRG = 2.9 sehingga Beta portfolio = 0.7 x 2.3 + 0.3 x 2.9 = 2.48 bener ngga Om Tobeno? sekarang bagaimana kalo ternyata Investornya orang Amrik? atau orang Libya? hehehe BK Pada 4 Juni 2011 11:41, tobeno <[email protected]> menulis: > > > > Quiz berikut sadar atau tidak sering terjadi secara "alamiah". Artinya > tidak melalui perhitungan tertentu bagi kebanyakan orang. Quiz ini > menunjukkan perhitungan tersebut sehingga terasa lebih "ilmiah". > > Seseorang ingin invest Rp 70 juta di BUMI dan Rp 30 juta di ENRG. Namun > uang yang tersedia hanya Rp 50 juta, sehingga diperlukan dana pinjaman untuk > sisanya guna membentuk portofolio yang diinginkan. > > Jika beta BUMI 1.15 sedangkan beta ENRG 1.45, berapa beta portofolio > tersebut. > > Selamat mencoba! > Sorry during weekend rada serious. > > "The more quantitative a model, the better the valuation." > > >
