SIMP menjadi salah satu emiten perkebunan terluas saat ini luas kebun sawit saja sudah mencapai 205.064 Hektar tersebar diberbagai pulau dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Maluku.
Usia perkebunan SIMP 0-3 tahun = 49.664 Ha 4-6 tahun = 39.010 Ha 7-20 tahun = 71.443 Ha diatas 20 thn = 44.947 Ha -------------------------- Total 205.064 Ha Belum termasuk kebun plasma seluas kurang lebih 85 ribu Hektar. Usia produktif perkebunan sawit pada 7-20 tahun dan setelah itu mulai menurun, potensi terbesar terletak di 4-6 tahun yang segera pindah kelas menjadi usia produktif. Sementara usia tua diatas 20 tahun bisa dicover oleh penanaman 0-3 tahun. Disamping Kebun sawit juga terdapat kebun tebu untuk pabrik gula dgn luas kurang lebih 11 ribu Ha. Usia Produktif tebu setelah 12 bulan saja, disamping itu terdapat sekitar 17-19 ribu Ha Kebun Karet yang sudah berproduksi. Total areal perkebunan SIMP seluruhnya sekitar 230 ribu Hektar Disamping itu masih terdapat sejumlah pabrik pengolahan sawit dan produk turunan lainnya. AALI saja sudah dihargai sekitar Rp 36 trilyun, harga pantas buat SIMP pikirkan sendiri, dengan kebun SIMP sedemikian luas, penyerapan produk jauh sangat baik ketimbang AALI, berikut dukungan jaringan distribusi dari Induk usaha, SANGAT SEMPURNA. Padahal AALI tidak punya apapun kecuali produksi CPO dan PKO, produksi minyak goreng/sawit AALI cendrung stagnan alias kurang menguntungkan, salah satu penyebabnya AALI tidak memiliki jaringan distribusi sebaik Indofood. --- In [email protected], Mikail <yehuu2006@...> wrote: > > Cung, ngacung, sapa yang bareng saya? hehe... :) >
