wesshh ...hari libur juga rajin copy paste .. ., nggak jalan2 sama keluarga :)
2011/7/2 positif01 <[email protected]> > ** > > > Daripada Fatwa Haram, Lebih Baik Naikkan BBM > "Kalau sekarang difatwakan sebagai yang haram, sulit diterima oleh nalar > yang sehat." > > '+' > > > http://bisnis.vivanews.com/news/read/229957-naikkan-harga-bbm-lebih-baik-dibanding-fatwa > > VIVAnews- Pengamat perminyakan Kurtubi menilai tak perlu ada fatwa dari > Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan orang mampu haram membeli bahan > bakar minyak bersubsidi. Pemerintah lebih baik menaikkan harga BBM agar > perbedaan harga dengan BBM non subsidi lebih kecil. > > Kurtubi berpendapat dibanding opsi pembatasan BBM bersubsidi hanya untuk > rakyat tak mampu, ia lebih memilih kebijakan menaikkan harga BBM. Kenaikan > harga BBM itu akan mengurangi jumlah subsidi BBM dan memperkecil perbedaan > harga nonsubsidi. > > "Namun pemerintah harus menjelaskan kepada rakyat bahwa dana yang dihemat > dari kenaikan BBM ini akan dipakai untuk infrastruktur atau program > pemerintah lainnya" ujar Kurtubi ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta, Rabu, > 29 Juni 2011. > > Jika APBN hampir jebol, pemerintah bisa menaikkan harga BBM bersubsidi > Rp1.000 dari Rp4.500 menjadi Rp5.500. Namun opsi pembatasan bagi orang mampu > pelaksanaannya lebih sulit dan pengawasannya lemah. > > Menurut di, masalah subsidi BBM sudah ada sejak 30 tahun lalu. "Kalau > sekarang difatwakan sebagai yang haram, sulit diterima oleh nalar yang > sehat." > > Meski APBN hampir jebol, namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral > belum juga menetapkan kebijakan pengaturan BBM bersubsidi. Padahal > Kementerian Keuangan mendesak pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi > secepatnya dilakukan, atau paling lambat tahun ini agar defisit APBN tak > lebih dari 2,1 persen. Hal itu disebabkan tren konsumsi BBM bersubsidi sudah > lebih tinggi dibanding biasanya. > > Awalnya, pemerintah mematok defisit sebesar 1,8 persen dalam APBN 2011. > Target defisit itu terkait perubahan harga minyak mentah Indonesia, lifting, > dan nilai tukar rupiah, sehingga terjadi perubahan subsidi listrik dan BBM. > > >
