Pak positif, mentang-mentang dah kaya sampe minta bensin dinaikkan segala :D :D :D Dah biasa pake pertamax plus atau sekelasnya pak ya? hehehe
Oke lah pak, semoga kampanye-nya sukses ajah... Saya watching aja di belakang layar, ngga ikut-ikutan skenario yg ini... secara masih pro rakyat kecil pak :p :p :p maklum... hihihi No offense... :) 2011/7/2 positif01 <[email protected]> > ** > > > Bank Dunia Minta RI Naikkan Harga BBM > > '+' > > > http://www.hariansumutpos.com/2011/06/9735/bank-dunia-minta-ri-naikkan-harga-bbm.htm > > Besarnya subsidi BBM yang dikeluarkan oleh pemerintah dinilai tidak > rasional dan salah sasaran. Bank Dunia kembali meminta pemerintah Indonesia > untuk segera menaikkan harga BBM subsidi ke harga pasar. > > “Secara konkret langkah yang harus diambil adalah menaikkan harga BBM > sesuai dengan harga pasar,” kata Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia > Shubham Chaudhuri dalam diskusi perkembangan triwulan perekonomian > Indonesia, di Jakarta, Selasa (28/6). > > Tingginya harga minyak dunia yang menembus lebih dari US$100 per barel > sudah seharusnya menjadi sinyal bagi pemerintah Indonesia untuk menaikkan > harga BBM bersubsidinya. > > “Karena dengan meningkatkan (harga BBM) itu, maka subsidi BBM bisa beralih > ke infrastruktur dan subsidi langsung masyarakat miskin. Infrastruktur pun > khususnya public transportation bisa ditingkatkan untuk mengatasi macet,” > katanya. > > Kalaupun tidak menaikkan harga BBM subsidi, pemerintah bisa mereformasi > kebijakan subsidi BBM yang sekarang dinilai salah sasaran. “Tapi sampai saat > ini belum ada langkah konkret dari pemerintah soal subsidi. Karena subsidi > BBM tidak menjamin pengendara mobil tidak menggunakan BBM subsidi. Tidak ada > kepastian,” jelasnya. > > Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan tidak mempunyai > rencana sama sekali untuk menaikkan harga BBM subsidi. Di APBN 2011, jumlah > subsidi BBM mencapai Rp95,9 triliun. Subsidi ini merupakan bagian dari > subsidi energi yang jumlahnya mencapai Rp136,6 triliun. > > Jika tidak ada kebijakan apapun soal subsidi dari pemerintah, maka subsidi > BBM bisa melonjak menjadi Rp125,5 triliun di 2011 karena tingginya harga > minyak dunia. > > Secara terpisah, Pengamat Perminyakan, Pri Agung Rakhmanto, mengatakan jika > pemerintah tidak mau menaikkan harga maka pemerintah harus bersiap menambah > anggaran untuk BBM Bersubsidi yang kuotanya terancam jebol di akhir tahun. > “Kita akan lihat ke situ, jika tidak dinaikkan (harga BBM Bersubsidi), maka > pilihannya adalah menambah anggaran. Jika menambah anggaran, berarti scara > keseluruhan defisit APBN akan bertambah,” katanya. > Namun, menurutnya hal ini bukanlah hal yang perlu dijadikan solusi. > Apalagi, jika penambahan anggaran untuk BBM Bersubsidi nantinya diperoleh > dari utang. “Tidak boleh senang, jika nutupnya pakai utang. Kalau memang > pemerintah tidak mau menaikkan, tapi tetap dilakukan penghematan anggaran > itu lebih baik,” pungkas Pri Agung. > >
