Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Mikail <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 2 Jul 2011 21:05:43 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Bank Dunia: Minta RI Naikkan Harga BBM
Btw, koq ngga malming sich? sama pacar atau istri gitu? hihihihihihihi... too much work will kill you, bro :) 2011/7/2 Mikail <[email protected]> > Pak positif, mentang-mentang dah kaya sampe minta bensin dinaikkan segala > :D :D :D > Dah biasa pake pertamax plus atau sekelasnya pak ya? hehehe > > Oke lah pak, semoga kampanye-nya sukses ajah... > Saya watching aja di belakang layar, ngga ikut-ikutan skenario yg ini... > > secara masih pro rakyat kecil pak :p :p :p > maklum... > hihihi > > No offense... :) > > > 2011/7/2 positif01 <[email protected]> > >> ** >> >> >> Bank Dunia Minta RI Naikkan Harga BBM >> >> '+' >> >> >> http://www.hariansumutpos.com/2011/06/9735/bank-dunia-minta-ri-naikkan-harga-bbm.htm >> >> Besarnya subsidi BBM yang dikeluarkan oleh pemerintah dinilai tidak >> rasional dan salah sasaran. Bank Dunia kembali meminta pemerintah Indonesia >> untuk segera menaikkan harga BBM subsidi ke harga pasar. >> >> “Secara konkret langkah yang harus diambil adalah menaikkan harga BBM >> sesuai dengan harga pasar,” kata Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia >> Shubham Chaudhuri dalam diskusi perkembangan triwulan perekonomian >> Indonesia, di Jakarta, Selasa (28/6). >> >> Tingginya harga minyak dunia yang menembus lebih dari US$100 per barel >> sudah seharusnya menjadi sinyal bagi pemerintah Indonesia untuk menaikkan >> harga BBM bersubsidinya. >> >> “Karena dengan meningkatkan (harga BBM) itu, maka subsidi BBM bisa beralih >> ke infrastruktur dan subsidi langsung masyarakat miskin. Infrastruktur pun >> khususnya public transportation bisa ditingkatkan untuk mengatasi macet,” >> katanya. >> >> Kalaupun tidak menaikkan harga BBM subsidi, pemerintah bisa mereformasi >> kebijakan subsidi BBM yang sekarang dinilai salah sasaran. “Tapi sampai saat >> ini belum ada langkah konkret dari pemerintah soal subsidi. Karena subsidi >> BBM tidak menjamin pengendara mobil tidak menggunakan BBM subsidi. Tidak ada >> kepastian,” jelasnya. >> >> Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan tidak mempunyai >> rencana sama sekali untuk menaikkan harga BBM subsidi. Di APBN 2011, jumlah >> subsidi BBM mencapai Rp95,9 triliun. Subsidi ini merupakan bagian dari >> subsidi energi yang jumlahnya mencapai Rp136,6 triliun. >> >> Jika tidak ada kebijakan apapun soal subsidi dari pemerintah, maka subsidi >> BBM bisa melonjak menjadi Rp125,5 triliun di 2011 karena tingginya harga >> minyak dunia. >> >> Secara terpisah, Pengamat Perminyakan, Pri Agung Rakhmanto, mengatakan >> jika pemerintah tidak mau menaikkan harga maka pemerintah harus bersiap >> menambah anggaran untuk BBM Bersubsidi yang kuotanya terancam jebol di akhir >> tahun. >> “Kita akan lihat ke situ, jika tidak dinaikkan (harga BBM Bersubsidi), >> maka pilihannya adalah menambah anggaran. Jika menambah anggaran, berarti >> scara keseluruhan defisit APBN akan bertambah,” katanya. >> Namun, menurutnya hal ini bukanlah hal yang perlu dijadikan solusi. >> Apalagi, jika penambahan anggaran untuk BBM Bersubsidi nantinya diperoleh >> dari utang. “Tidak boleh senang, jika nutupnya pakai utang. Kalau memang >> pemerintah tidak mau menaikkan, tapi tetap dilakukan penghematan anggaran >> itu lebih baik,” pungkas Pri Agung. >> >> > >
