Yg gak tau klo ada pajak tv brarti masih abg skrng....ha...ha...ha... *sempet ingat sampai ada petugas yg memeriksa berapa jumlah tv yg ada dirmh....:)*
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Harris. S." <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 2 Jul 2011 16:38:52 To: Saham YahooGroups<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] OOT di weekend..Bukti kehebatan POLRI...Patut dibaca ...( Dian danRandy Tak Menyangka Jual iPad di Kaskus Berujung Penjara ) Ada kali ppn, waktu bayar tagihan kabelvision kan ada ppn tuh :p Regards, Harris . -----Original Message----- From: ZFQ <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 2 Jul 2011 23:33:28 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] OOT di weekend..Bukti kehebatan POLRI...Patut dibaca ... ( Dian danRandy Tak Menyangka Jual iPad di Kaskus Berujung Penjara ) Emang ada pajaknya ya TV ? :D 2011/7/2 sahamvalas . <[email protected]> > ** > > > hah > jadi inget terakhir bayar pajak tv, sekitar tahun 1990 > > > 2011/7/2 bdg anita <[email protected]> > >> ** >> >> >> *Tangkep juga **para pelanggar yg tidak membayar pajak radio. >> seingat saya pajak itu belum dicabut....... >> radio ada di mobil, di rumah, di HP dll... >> siap2 ditangkep deh kita2 semua.... >> >> >> * >> 2011/7/2 Daud Hardjaku;psumah <[email protected]> >> >> ** >>> >>> >>> Nangkep rakyat kecil bisa.. NANGKEP ISTRI SENIOR TAKUT! >>> >>> >>> Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah >>> [email protected] >>> sidaut.blogspot.com >>> >>> >>> ------------------------------ >>> *From:* Agus Surya <[email protected]> >>> *To:* saham milis <[email protected]> >>> *Sent:* Sat, July 2, 2011 5:13:11 AM >>> >>> *Subject:* Re: [saham] OOT di weekend..Bukti kehebatan POLRI...Patut >>> dibaca ... ( Dian danRandy Tak Menyangka Jual iPad di Kaskus Berujung >>> Penjara ) >>> >>> >>> >>> Gak punya saudara di kepolisian.. >>> >>> >>> Salam >>> ------------------------------ >>> *From: * [email protected] >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Sat, 2 Jul 2011 01:27:01 +0000 >>> *To: *<[email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *Re: [saham] OOT di weekend..Bukti kehebatan POLRI...Patut >>> dibaca ... ( Dian danRandy Tak Menyangka Jual iPad di Kaskus Berujung >>> Penjara ) >>> >>> >>> >>> Lg apes >>> >>> Sent from my BlackBerry® >>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT >>> ------------------------------ >>> *From: * ZFQ <[email protected]> >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Sat, 2 Jul 2011 08:22:02 +0700 >>> *To: *saham<[email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *[saham] OOT di weekend..Bukti kehebatan POLRI...Patut dibaca >>> ... ( Dian dan Randy Tak Menyangka Jual iPad di Kaskus Berujung Penjara ) >>> >>> >>> >>> OOT doang... Bukti kehebatan polri kita, berhasil menangkap org2 yg tdk >>> ada itikad buruk.....Silakan ambil kesimpulan masing2... >>> >>> *Dian dan Randy Tak Menyangka Jual iPad di Kaskus Berujung Penjara * >>> >>> >>> http://www.detiknews.com/read/2011/07/02/030328/1672929/10/dian-dan-randy-tak-menyangka-jual-ipad-di-kaskus-berujung-penjara >>> >>> *Jakarta* - Hingga saat ini, Dian (42) dan Randy (29) tidak habis pikir >>> mengapa dirinya bisa sampai dijebloskan ke penjara hanya gara-gara menjual 2 >>> unit iPad. Padahal, saat akan menjual barang tersebut, kedua alumni ITB >>> Bandung ini tidak ada itikad buruk melakukan tindak kejahatan. >>> >>> Kini, sambil menunggu proses sidang di PN Jakarta Pusat, keduanya >>> menghitung hari di Rumah Tahanan Salemba. "Dia gak menyangka akan seperti >>> ini. Mereka orang awam dalam hukum yang tidak tahu ada pasal larangan >>> menjual barang dengan manual book berbahasa Inggris," kata kuasa hukum >>> terdakwa Virza Roy Hizzal saat berbincang dengan detikcom, Jumat (1/7/2011). >>> >>> Menurut Virza, dua orang ini membeli iPad di Singapore saat berlibur. >>> Setelah sampai di Indonesia, mereka menjual lagi iPad karena tidak cocok >>> menggunakan tablet pintar ini. Maka dipilihlan situs kaskus sebagai sarana >>> untuk menawarkan barang tersebut karena tidak perlu biaya iklan. Tak >>> disangka, orang yang akan membeli iPada justru adalah polisi yang tengah >>> menjebak mereka. >>> >>> "Yang dijual kan bukan barang haram, seperti narkoba. Mereka tidak tahu >>> ada pasal seperti ini," tandas Virza. >>> >>> Usai selesai disidik oleh polisi, keduanya pun diserahkan ke Kejaksaan >>> Negeri Jakarta Pusat. Oleh jaksa, mereka lalu dijebloskan ke penjara Rutan >>> Salemba dengan alasan ditakutkan akan melarikan diri dan mengulangi >>> perbuatannya. Kini permohonan penangguhan penahanan tersebut belum >>> dikabulkan oleh hakim. >>> >>> "Alasan jaksa mengada-ada. Mereka kan jelas, baik keluarga, alamat >>> tinggal dan sebagainya. Mereka terpelajar, alumnus ITB Bandung yang kini >>> bekerja di sektor migas. Buktinya pun telah disita negara. Alasan apalagi >>> kok mereka harus ditahan?" cetus Virza. >>> >>> Alhasil, keduanya kini hanya berharap kepada keadilan hakim untuk >>> memberikan penangguhan penahanan. Karena berbagai alasan tersebut, mereka >>> tidak habis pikir mengapa mereka sampai dipenjara. "Apa ini karena ada >>> persaingan bisnis di belakang ini semua?" tanya Virza. >>> >>> Kasus ini bermula ketika Dian dan Rendy menawarkan 2 buah Ipad 3G Wi Fi >>> 64 GB di forum jual beli situs www.kaskus.us. Entah karena apa, tawaran >>> ini membuat anggota polisi Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan. Lantas, >>> seorang anggota polisi, Eben Patar Opsunggu menyamar sebagai pembeli. >>> Transaksi pun dilakukan pada 24 November 2010 di City Walk, Tanah Abang, >>> Jakarta Pusat. >>> >>> Lantas, keduanya ditangkap polisi. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endang, >>> mendakwa keduanya melanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (1) Huruf >>> j UU/ 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tidak memiliki >>> manual book berbahasa Indonesia. Lalu, Pasal 52 juncto Pasal 32 Ayat (1) UU >>> Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, karena I Pad belum terkategori >>> alat elektronik komunikasi resmi. Ancamannya pidana penjara paling lama 5 >>> tahun penjara. Kasus ini masih berlangsung di PN Jakarta Pusat. >>> >>> * (asp/mok)* >>> >>> >> > >
