Wah mantabb...alhamdulillah. Ramadhan bisa khusyuk ibadah nih sampai menjelang lebaran tinggal mencairkan THR :-)
--- In [email protected], Mikail <yehuu2006@...> wrote: > > *Sengaja saya bold dan perbesar :D > > JAKARTA, KOMPAS.com * Pengamat ekonomi, Faisal Basri, meyakini bahwa > pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tidak dalam kondisi *bubble*. Namun > sayang, kondisi ini lebih banyak dinikmati investor asing. > > "Perekonomian Indonesia saat ini tumbuh secara alami dan tidak ada indikasi > *bubble*. Kalau *bubble* itu perkembangan ekonominya jauh melampaui > penguatan fondasi. Kalau di Indonesia tidak seperti itu," ujar dia di > sela-sela diskusi "Market Outlook Kuartal Tiga 2011" di Jakarta, Senin > (18/7/2011) malam. > > Ia mengatakan, investor yang ingin menempatkan dananya pada suatu negara > juga akan berhati-hati. Mereka akan melihat sejauh mana pertumbuhan negara > yang dituju. "Investor juga tidak bodoh untuk menempatkan dananya. Kondisi > yang terjadi saat ini, Indonesia mempunyai pertumbuhan yang positif," > katanya. > > Ditambahkan, masuknya dana asing saat ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi > dalam negeri yang baik. Salah satunya dapat dilihat dari pertumbuhan pasar > modal. "Jadi, kalau saya punya uang, lebih baik saya menempatkan dana > semuanya pada saham. Pada negara yang positif pertumbuhannya, ditinggal > tidur saja saham akan naik," kata dia. > > Namun, kata dia, sangat disayangkan bahwa positifnya pasar modal Indonesia > saat ini, sebanyak 70 persen dinikmati pelaku asing. "Masalahnya adalah > penikmat-penikmat membaiknya saham di Indonesia, 70 persen adalah orang > asing karena *investor domestiknya ditakut-takuti isu bubble*," ujar dia. > > Ia menambahkan, besaran pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang di > atas 3.000 dollar AS juga merefleksikan kemajuan pembangunan suatu negara. > Dalam empat tahun ke depan, lanjut dia, ekonomi Indonesia masih akan terus > tumbuh. Diprediksi pula bahwa total dana asing yang masuk (*capital inflow*) > hingga akhir tahun 2011 dapat mencapai 25 miliar dollar AS sehingga dapat > menambah devisa negara. > > "Empat tahun ke depan ekonomi Indonesia akan terus ekspansi. Total *capital > inflow *bisa mencapai 25 miliar dollar AS sehingga dapat membuat devisa kita > bertambah," kata pengamat dari Universitas Indonesia itu. > > Ia menambahkan, kuatnya cadangan devisa dalam negeri akan menopang > stabilitas kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar. "Derasnya *capital > inflow *akan membuat cadangan devisa kita kuat. Dengan demikian, hal itu > akan membuat penguatan rupiah terhadap dollar AS," ucapnya. > Sumber: > http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/07/19/06111940/Faisal.Basri.Ekonomi.Indonesia.Tidak.Bubble > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
