Amerika itu benchmark untuk pasar obligasi dunia. Amerika berani coba2
default? nanti yang ikut2an pada rebutan default, negara2 di Eropa, Asia,
Amerika Selatan. Bakal chaos besar2an di pasar Obligasi global.


*From: * "Santoso" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 12 Aug 2011 05:29:42 -0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ???
>
>
>
> Menurut saya peluang AS untuk default kecil karena AS merupakan salah satu
> negara dengan perekonomian terkuat di dunia. Saya pikir kemungkinan
> perekonomian Amerika akan mundur dan digantikan oleh negara berkembang
> seperti China. Jadi, untuk saat ini kemungkinan yang paling buruk adalah
> turunnya kekuasaan Amerika dalam perekonomian, bukan Amerika menjadi default
> seperti yan dikhawatirkan.
>
> --- In [email protected], "caknoval" <noval.invest@...> wrote:
> >
> > Wah, anda sungguh layak untuk menjadi presiden amerika :-). Mentalitas
> perang masih ada, cuma jangan dibiayai dengan cara berhutang, hehehe.
> >
> >
> > --- In [email protected], sem susilo <sem3899@> wrote:
> > >
> > > Debt Default & Demokrasi Primitif ?American Debt Default ? Saya tetap
> yakin hal ini tidak akan dibiarkan terjadi. Kompromi politis demi
> kepentingan kenegaraan yang lebih besar akan menyingkiran tujuan-tujuan
> sempit politik pragmatis kepartaian. Amerika akan mundur dan kembali kepada
> demokrasi primitif, kalau memanfaatkan issue negosiasi pagu hutang [debt
> ceiling] sebagai alat politik hitam menjelang pemilu 2013. Selain tidak akan
> terjebak demi kepentingan-kepentingan sempit kepartaian, mereka juga cukup
> sadar akan rasionalitas pemilik hak suara yang tidak mudah dibodohi dengan
> aksi-aksi politik pragmatisme. Jadi pada akhirnya 'mereka' akan bermain
> cantik untuk menjaga simpati rasionalitas pendukungnya. American Debt
> Default ? Ini adalah masalah integritas dan harga diri semua bangsa yang
> telah susah payah mereka bangun selama ratusan tahun. Saya justru melihat
> peristiwa ini menjadi momentum emas bagi bangsa amerika untuk menyadari dan
> merekonstruksi
> > > secara total bangunan fundamental ekonomi bangsanya dan mulai berhenti
> sebagai bangsa yang boros, bangsa yang membiayai perang dengan hutang. Kalau
> tidak , era amerika tinggal menunggu waktu, sebagaimana yang pernah dialami
> bangsa inggris beberapa abad yang lalu. Jadi, kemungkian kebuntuhan
> negosiasi politik sangat kecil, kecuali politikus amerika telah didominasi
> politikus hitam dan sudah 'dibeli' oleh kapitalis hitam !
> > >
> > >
> > > ________________________________
> > >
> >
>
>
>
> 

Kirim email ke