Ya itulah kenapa hal itu "hampir" dikatakan mustahil. Karena yang 
berkepentingan atas America itu banyak.
contohnya yang mengutangi mereka dan yang diutangi mereka.. Untuk Cina 
membangun kepercayaan itu memakan waktu yang lama.
Dan mungkin cina pun tak terpikir kesana.hehehe Anyway semoga Indonesia ttp 
cuan dan kita bisa hidup lebih sejahtera..

 
From: PH <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, August 12, 2011 4:52 PM
Subject: Re: [saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ???


  
Tinggal tunggu tanggal main nya... Cina harus pinter2 juga nih persuade negara 
lain simpen rmb :p 

Enaknya cina... Tinggal cetak duit banyakan biar lemahin mata uang nya yah... 
Ga habis2 tuh supply nya...

Maaf ngelantur :) 

Tp saya yakin cina jg sudah atur strategi untuk jadi super power. Paling 
penting tentu military :) 


From: [email protected] 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 12 Aug 2011 08:31:45 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ???
  
Bukannya mustahil..tapi "masih jauh" :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
From: "keledang43" <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 12 Aug 2011 08:25:34 -0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: [saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ???
  
Sepertinya tidak ada yang mustahil. Ketika negara amerika belum ada, negara 
china telah eksis dengan kekaisarannya (dinasti). Dapat dikatakan mereka telah 
mengarungi bumi ini dengan kapalnya.

Negara yang mempengaruhi dunia itu silih berganti, ada romawi 
kuno,yunani,jazirah arab yang mempengaruhi eropa, china. Eropalah yang 
"mendirikan" amerika, negara yang multi etnis dan kultur, negara yang terdiri 
dari imigran.

Jadi? Tidak ada yang mustahil. Yang ada adalah hal yang mustahal.

--- In [email protected], michael simbolon <michaelhsimbolon@...> wrote:
>
> Untuk menggeser America hampir dikatakan mustahil.. Disatu sisi mereka sudah 
> menancapkan kaki yang dalam di perekonomian dunia, disisi lain 
> banyak yang ga mau America jatuh juga apalagi negara China maju kedepan. 
> Negara China masih tidak bedanya dengan Indonesia dan India..
> sama2  negara yang berkembang dan kekuatannya masih di jumlah 
> penduduk yang sekarang masih berjuang keluar dari kemiskinan..
> Negara yang masih berpikir mengisi perut tentu akan susah bersaing dengan 
> negara yang perut sudah berisi dan hanya berpikir bagaimana memanfaatkan 
> negara2 lain..
> From: "Santoso" <superz_star_cat@...> 
> Sender: [email protected] 
> Date: Fri, 12 Aug 2011 05:29:42 -0000
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected] 
> Subject: [saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ???
>   
> Menurut saya peluang AS untuk default kecil karena AS merupakan salah satu 
> negara dengan perekonomian terkuat di dunia. Saya pikir kemungkinan 
> perekonomian Amerika akan mundur dan digantikan oleh negara berkembang 
> seperti China. Jadi, untuk saat ini kemungkinan yang paling buruk adalah 
> turunnya kekuasaan Amerika dalam perekonomian, bukan Amerika menjadi default 
> seperti yan dikhawatirkan.
> 
> --- In [email protected], "caknoval" <noval.invest@> wrote:
> >
> > Wah, anda sungguh layak untuk menjadi presiden amerika :-). Mentalitas 
> > perang masih ada, cuma jangan dibiayai dengan cara berhutang, hehehe.
> > 
> > 
> > --- In [email protected], sem susilo <sem3899@> wrote:
> > >
> > > Debt Default & Demokrasi Primitif ?American Debt Default ? Saya tetap 
> > > yakin hal ini tidak akan dibiarkan terjadi. Kompromi politis demi 
> > > kepentingan kenegaraan yang lebih besar akan menyingkiran tujuan-tujuan 
> > > sempit politik pragmatis kepartaian. Amerika akan mundur dan kembali 
> > > kepada demokrasi primitif, kalau memanfaatkan issue negosiasi pagu hutang 
> > > [debt ceiling] sebagai alat politik hitam menjelang pemilu 2013. Selain 
> > > tidak akan terjebak demi kepentingan-kepentingan sempit kepartaian, 
> > > mereka juga cukup sadar akan rasionalitas pemilik hak suara yang tidak 
> > > mudah dibodohi dengan aksi-aksi politik pragmatisme. Jadi pada akhirnya 
> > > 'mereka' akan bermain cantik untuk menjaga simpati rasionalitas 
> > > pendukungnya. American Debt Default ? Ini adalah masalah integritas dan 
> > > harga diri semua bangsa yang telah susah payah mereka bangun selama 
> > > ratusan tahun. Saya justru melihat peristiwa ini menjadi momentum emas 
> > > bagi bangsa amerika untuk menyadari dan merekonstruksi
> > > secara total bangunan fundamental ekonomi bangsanya dan mulai berhenti 
> > > sebagai bangsa yang boros, bangsa yang membiayai perang dengan hutang. 
> > > Kalau tidak , era amerika tinggal menunggu waktu, sebagaimana yang pernah 
> > > dialami bangsa inggris beberapa abad yang lalu. Jadi, kemungkian 
> > > kebuntuhan negosiasi politik sangat kecil, kecuali politikus amerika 
> > > telah didominasi politikus hitam dan sudah 'dibeli' oleh kapitalis hitam !
> > > 
> > > 
> > >________________________________
> > >
> >
>


Kirim email ke