Ha3x.... Cara berpikir yg sangat sederhana dan logis serta melihat realita bahwa uang tidaklah lebih daripada barang cetakan saja yg selanjutanya diberi angka sebagai nominasi nilainya.
Sepertinya saat ini pasar sedang mengalami krisis kepercayaan terhadap identitas mata uang US$ yg selama ini dg berbagai caranya dapat bertindak sebagai mata uang kuat dunia krn faktor internal negara yg bersangkutan, jadi penyelesaian akhirnya adalah bagaimana penerbit mata uang US$ dapat mengembalikan kepercayaan dunia terhadap barang cetakannya ini yang saat ini sudah terlanjur diperdagangkan diseluruh dunia. CMIIW Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Fri, 12 Aug 2011 05:42:30 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ??? Saya operin aja obrolan para encek2 di pasar pagi, sempat nguping wkt mereka berdebat soal Amrik bangkrut. Ini pola pikir sederhana dari para encek2 itu yg awam, katanya : Amrik itu minjem duit ke China, Jepang pake mata uang apa ? USD toh. Trus nanti musti bayarnya pake mata uang apa ? USD juga toh. Nah skrg di dunia yg berhak cetak duit USD itu siapa ? Amrik juga toh. Kenapa kowe pikir Amrik bisa bangkrut ? Mana mungkin ooiii. Kedengarannya obrolan para encek2 itu lucu, tapi dipikir2 masuk di akal juga ya :-) Sent from BlackBerry® on 3 -----Original Message----- From: "Santoso" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 12 Aug 2011 05:29:42 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: AMERICAN DEBT DEFAULT ??? Menurut saya peluang AS untuk default kecil karena AS merupakan salah satu negara dengan perekonomian terkuat di dunia. Saya pikir kemungkinan perekonomian Amerika akan mundur dan digantikan oleh negara berkembang seperti China. Jadi, untuk saat ini kemungkinan yang paling buruk adalah turunnya kekuasaan Amerika dalam perekonomian, bukan Amerika menjadi default seperti yan dikhawatirkan. --- In [email protected], "caknoval" <noval.invest@...> wrote: > > Wah, anda sungguh layak untuk menjadi presiden amerika :-). Mentalitas perang > masih ada, cuma jangan dibiayai dengan cara berhutang, hehehe. > > > --- In [email protected], sem susilo <sem3899@> wrote: > > > > Debt Default & Demokrasi Primitif ?American Debt Default ? Saya tetap yakin > > hal ini tidak akan dibiarkan terjadi. Kompromi politis demi kepentingan > > kenegaraan yang lebih besar akan menyingkiran tujuan-tujuan sempit politik > > pragmatis kepartaian. Amerika akan mundur dan kembali kepada demokrasi > > primitif, kalau memanfaatkan issue negosiasi pagu hutang [debt ceiling] > > sebagai alat politik hitam menjelang pemilu 2013. Selain tidak akan > > terjebak demi kepentingan-kepentingan sempit kepartaian, mereka juga cukup > > sadar akan rasionalitas pemilik hak suara yang tidak mudah dibodohi dengan > > aksi-aksi politik pragmatisme. Jadi pada akhirnya 'mereka' akan bermain > > cantik untuk menjaga simpati rasionalitas pendukungnya. American Debt > > Default ? Ini adalah masalah integritas dan harga diri semua bangsa yang > > telah susah payah mereka bangun selama ratusan tahun. Saya justru melihat > > peristiwa ini menjadi momentum emas bagi bangsa amerika untuk menyadari dan > > merekonstruksi > > secara total bangunan fundamental ekonomi bangsanya dan mulai berhenti > > sebagai bangsa yang boros, bangsa yang membiayai perang dengan hutang. > > Kalau tidak , era amerika tinggal menunggu waktu, sebagaimana yang pernah > > dialami bangsa inggris beberapa abad yang lalu. Jadi, kemungkian kebuntuhan > > negosiasi politik sangat kecil, kecuali politikus amerika telah didominasi > > politikus hitam dan sudah 'dibeli' oleh kapitalis hitam ! > > > > > >________________________________ > > >
