Asii bbca cpin...good choice

More on tweetz @MisterSaham
Sent from iphone

On 2011/08/15, at 11:35, ANDIK MUSTIKA <[email protected]> wrote:

> http://adf.ly/2MJwv
> salam cuan,
> 
> Andik
> --- On Sun, 8/14/11, caknoval <[email protected]> wrote:
> 
> From: caknoval <[email protected]>
> Subject: [saham] Saham Pilihan Satu Bulan ke Depan
> To: [email protected]
> Date: Sunday, August 14, 2011, 9:31 PM
> 
> 
> 
> Saham Pilihan Satu Bulan ke Depan
> 
> inilah.com/Agus Priatna
> Oleh:
> Pasar Modal - Senin, 15 Agustus 2011 | 10:10 WIB
> 
> INILAH.COM, Jakarta – Penutupan IHSG akhir pekan lalu yang kembali positif, 
> membawa keyakinan bahwa indeks akan melanjutkan rebound hingga satu bulan 
> mendatang. Saham-saham apa yang bisa dipilih?
> 
> Pada perdagangan Jumat (12/8) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 
> ditutup menguat 21,161 poin (0,54%) ke level 3.890,526. Penutupan di atas 
> level low ini, menandakan IHSG akan rebound kembali pada dua pekan terakhir 
> Agustus dan memasuki September," Target 1 bulan IHSG berada di level 4.160," 
> ujar Yuganur Wijanarko dari HD Capital dalam riset terbaru.
> 
> Menurutnya, beberapa data ekonomi, seperti PDB dan inflasi, serta suku bunga 
> yang bertahan, setidaknya hingga akhir tahun, kondusif untuk dana masuk dalam 
> pasar yang sudah terkoreksi ini. Apalagi secara fundamental analisis, valuasi 
> IHSG sekarang berada di PER 13 kali. "Biasanya di level ini, ada potensi 
> untuk rebound kembali ke PER 16-18 kali (4.160-4.350)," katanya.
> 
> Di tengah kondisi ini, Yuga menjagokan saham Astra International (ASII), Bank 
> Central Asia (BBCA) dan Chareon Pokphand (CPIN), yang merupakan perwakilan 
> permintaan domestik untuk mobil, kredit dan makanan (ayam). Selain Bumi 
> Resources (BUMI) yang diuntungkan oleh kembalinya asing dalam sektor batu 
> bara, menyusul membaiknya produksi pada musim kemarau ini.
> 
> Saham ASII, yang merupakan emiten berkapitalisasi pasar terbesar dan memiliki 
> core holding asing ini adalah penggerak utama IHSG untuk menuju 4.160 di 
> September. Secara fundamental, target 12 bulan ASII tertinggi di Rp80.500 dan 
> terendah di Rp45.000, bertahan di median Rp63.000.
> 
> Ini berarti, potensi ASII kembali ke all time high Rp75.000 sangat mungkin. 
> Apalagi outlook pendapatan terlalu konservatif dan berpotensi di upgrade. 
> "Satu bulan ke depan, ASII akan berada di level Rp74.000,"ujarnya.
> 
> Sementara BBCA menarik, karena meskipun cukup besar dan mahal, harga sahamnya 
> dinilai seusai, dengan target 1 bulan diperkirakan akan berada di level 
> Rp8.750 per lembarnya.
> 
> Kontribusi BBCA untuk sektor perbankan IHSG mencapai 30%, dimana emiten ini 
> menjadi kandidat utama asing, terutama dalam koreksi pasar, dimana biasanya 
> saham dengan PER termahal yang pertama diburu. "Kendati memiliki PER termahal 
> di seluruh sektor perbankan, namun NPM BBCA tertinggi dari loan portofolio, 
> sehingga menjadi bank terefisien dan profitable di Indonesia," katanya.
> 
> Adapun saham lapis dua CPIN memiliki target harga satu bulan di level 
> Rp2.950. Biaya impor pangan terbantu penguatan dolar AS dan permintaan 
> relatif inelastis namn akan lebih tinggi menjelang Ramadan. Selain itu, 
> dengan produksi dan distribusi yang terintegrasi, CPIN merupakan pemain 
> terbesar tanpa ada saingan berarti. "Kondisi ini mirip pola ASII untuk sektot 
> otomotif,"ucapnya.
> 
> Saham terakhir adalah BUMI, yang disebut Yuga sebagai saham terbesar 
> sekaligus terburuk dengan target harga satu bulan dapat mencapai Rp3.150. 
> Saat ini, sektor batu bara mengkontribusi 28% IHSG, dimana kapitalisasi pasar 
> terbesar dipegang oleh BUMI.
> 
> Secara PER, emiten ini merupakan yang termahal (high valuation play), namun 
> hal ini belum memperhitungkan upgrade pendapatan dari deleveraging. "Alhasil, 
> saham ini secara fundamental (PBV/ROE) dan teknikal yang oversold, mempunyai 
> potensi menguat besar, sebanding dengan risikonya." [mdr]
> 
> 
> 
> 

Kirim email ke