Waaaahhh CSAP mau AR cak... :)
2011/8/15 ZFQ <[email protected]> > AMDG & CSAP blh jd pilihan cak.....ini saham bagus....FAnya mendukung... > saat krisis malah mantap :) .... > > > 2011/8/15 caknoval <[email protected]> > >> ** >> >> >> Saham Pilihan Satu Bulan ke Depan >> >> *inilah.com/Agus Priatna* >> *Oleh:* >> *Pasar Modal* - Senin, 15 Agustus 2011 | 10:10 WIB >> >> <http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1765209/saham-pilihan-satu-bulan-ke-depan#><http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1765209/saham-pilihan-satu-bulan-ke-depan#><http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1765209/saham-pilihan-satu-bulan-ke-depan#><http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&winname=addthis&pub=inilah&source=tbx32-250&lng=en-US&s=google&url=http%3A%2F%2Fpasarmodal.inilah.com%2Fread%2Fdetail%2F1765209%2Fsaham-pilihan-satu-bulan-ke-depan&title=Saham%20Pilihan%20Satu%20Bulan%20ke%20Depan%20-%20pasarmodal.inilah.com&ate=AT-inilah/-/-/4e48a0373687ef6b/1&frommenu=1&uid=4e48a0375aea1c99&ct=1&pre=http%3A%2F%2Fpasarmodal.inilah.com%2F&tt=0><http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1765209/saham-pilihan-satu-bulan-ke-depan#> >> * >> * >> >> INILAH.COM, Jakarta – Penutupan IHSG akhir pekan lalu yang kembali >> positif, membawa keyakinan bahwa indeks akan melanjutkan rebound hingga satu >> bulan mendatang. Saham-saham apa yang bisa dipilih? >> >> Pada perdagangan Jumat (12/8) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) >> ditutup menguat 21,161 poin (0,54%) ke level 3.890,526. Penutupan di atas >> level low ini, menandakan IHSG akan rebound kembali pada dua pekan terakhir >> Agustus dan memasuki September," Target 1 bulan IHSG berada di level 4.160," >> ujar Yuganur Wijanarko dari HD Capital dalam riset terbaru. >> >> Menurutnya, beberapa data ekonomi, seperti PDB dan inflasi, serta suku >> bunga yang bertahan, setidaknya hingga akhir tahun, kondusif untuk dana >> masuk dalam pasar yang sudah terkoreksi ini. Apalagi secara fundamental >> analisis, valuasi IHSG sekarang berada di PER 13 kali. "Biasanya di level >> ini, ada potensi untuk rebound kembali ke PER 16-18 kali (4.160-4.350)," >> katanya. >> >> Di tengah kondisi ini, Yuga menjagokan saham Astra International (ASII), >> Bank Central Asia (BBCA) dan Chareon Pokphand (CPIN), yang merupakan >> perwakilan permintaan domestik untuk mobil, kredit dan makanan (ayam). >> Selain Bumi Resources (BUMI) yang diuntungkan oleh kembalinya asing dalam >> sektor batu bara, menyusul membaiknya produksi pada musim kemarau ini. >> >> Saham ASII, yang merupakan emiten berkapitalisasi pasar terbesar dan >> memiliki core holding asing ini adalah penggerak utama IHSG untuk menuju >> 4.160 di September. Secara fundamental, target 12 bulan ASII tertinggi di >> Rp80.500 dan terendah di Rp45.000, bertahan di median Rp63.000. >> >> Ini berarti, potensi ASII kembali ke all time high Rp75.000 sangat >> mungkin. Apalagi outlook pendapatan terlalu konservatif dan berpotensi di >> upgrade. "Satu bulan ke depan, ASII akan berada di level Rp74.000,"ujarnya. >> >> Sementara BBCA menarik, karena meskipun cukup besar dan mahal, harga >> sahamnya dinilai seusai, dengan target 1 bulan diperkirakan akan berada di >> level Rp8.750 per lembarnya. >> >> Kontribusi BBCA untuk sektor perbankan IHSG mencapai 30%, dimana emiten >> ini menjadi kandidat utama asing, terutama dalam koreksi pasar, dimana >> biasanya saham dengan PER termahal yang pertama diburu. "Kendati memiliki >> PER termahal di seluruh sektor perbankan, namun NPM BBCA tertinggi dari loan >> portofolio, sehingga menjadi bank terefisien dan profitable di Indonesia," >> katanya. >> >> Adapun saham lapis dua *CPIN memiliki target harga satu bulan di level >> Rp2.950.* Biaya impor pangan terbantu penguatan dolar AS dan permintaan >> relatif inelastis namn akan lebih tinggi menjelang Ramadan. Selain itu, >> dengan produksi dan distribusi yang terintegrasi,* CPIN merupakan pemain >> terbesar tanpa ada saingan berarti. "Kondisi ini mirip pola ASII untuk >> sektot otomotif,"ucapnya.* >> >> Saham terakhir adalah BUMI, yang disebut Yuga sebagai saham terbesar >> sekaligus terburuk dengan target harga satu bulan dapat mencapai Rp3.150. >> Saat ini, sektor batu bara mengkontribusi 28% IHSG, dimana kapitalisasi >> pasar terbesar dipegang oleh BUMI. >> >> Secara PER, emiten ini merupakan yang termahal (high valuation play), >> namun hal ini belum memperhitungkan upgrade pendapatan dari deleveraging. >> "Alhasil, saham ini secara fundamental (PBV/ROE) dan teknikal yang oversold, >> mempunyai potensi menguat besar, sebanding dengan risikonya." [mdr] >> >> >> > >
