Terima kasih Pak untuk tambahannya. Memang saya sendiri dalam menghitung nilai wajar tidak semata-mata hanya berpatokan pada PER atau PEG saja. Saya lebih memasukkan komponen operating profit sebagai dasar perhitungan walau memliki kelemahan juga yaitu jika ada sales yang sekali-kali saja, tidak rutin.
Dan memang setiap metode memiliki kelemahan sendiri-sendiri. Sebagai contoh PEG ini akan sangat aneh jika misalnya perusahaan memiliki growth yang stabil 30%, maka apakah harga wajarnya di PER 30? Kalau saya lebih suka membatasi diri dengan 15% sebagai batas atas agar tidak over valuasi. Buat saya sih lebih aman under valuasi daripada over. --- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > Yang perlu diperhatikan dalam penentuan P/E fair ratio adalah tidak ada satu > teknik penghitungan yang paling akurat. Oleh karena itu, aproksimasi melalui > perbandingan dengan teknik penghitungan P/E yang lain menjadi sangat > penting. > > Kalau ditilik dari statistik akurasi, penentuan P/E melalui teknik dasar > 'discounted cash flow' dipandang lebih mendekati realitas. > > Perhitungan P/E yang berbasis pada pertumbuhan 'earnings' juga memiliki > kelemahan karena adanya 'non-recurring items' yang juga turut dihitung > sebagai bagian 'earnings'. Kecenderungan yang dapat me-mislead perhitungan > adalah ekspektasi yang berlebihan terhadap pertumbuhan karena data yang > diambil hanya mewakili spektrum waktu yang pendek, misalnya 2 tahun, seperti > pada earnings growth rate BBRI yang disebutkan 34%. Selain itu, growth rate > yang dimaksud adalah angka aktual yang dihitung mundur terikat dengan asumsi > basis pertumbuhan yang solid. Kalau ke depannya pertumbuhan terancam, tentu > P/E yang terhitung murah secara historikal saat ini, 2-3 kuartal ke depan > justru bisa jadi sudah sangat mahal karena labanya akan turun, sementara > harga....tidak turun? > > Teknik manapun yang akan digunakan, jika mencoba meneladani Peter Lynch > dengan PE/G-nya maka yang dia lakukan adalah: > 1) temukan emiten yang prospeknya aktratif; > 2) gunakan teknik penghitungan fair P/E untuk memastikan bahwa entry price > yang ada sudah cukup atraktif juga. > > So, Peter sang manajer investasi ini pendekatannya 'bottom-up' menemukan > prospek dahulu, bukan men-screening saham mana yang P/E-nya rendah. > > '+' > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
