tiada dusta diantara agus dan kita

2011/10/18 caknoval <[email protected]>

> **
>
>
> Wah Agus ini ikut2an menkeu jerman bikin statement yang bisa bikin bursa
> terjungkal. Meski apa yang dikatakannya banyak benernya sih ;))
>
> --- In [email protected], sinta sari <sintasars@...> wrote:
> >
> > *Oh, apakah kiamat sudah tiba...*
> >
> > *
> > *
> >
> > *Agus Marto: Ekonomi Global Makin Buruk*
> >
> > *Detik.com, Jakarta* - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan
> kondisi
>
> > perekonomian global makin buruk dibandingkan 3 pekan lalu. Pertumbuhan
> > ekonomi dunia direvisi dari 4,4% menjadi 4%.
> >
> > "Kondisi sekarang ini lebih buruk dibandingkan 3 minggu lalu," ujarnya
> dalam
> > rapat koordinasi penyelesaian RUU APBN 2012 di Gedung Dhanapala
> Kementerian
> > Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (17/10/2011).
> >
> > Dalam pertemuan G20 di Paris, Agus mengatakan, selain revisi pertumbuhan
> > ekonomi dunia, pertumbuhan ekonomi di negara maju berada pada kisaran
> 1,5%
> > dan negara berkembang sekitar 6%.
> >
> > "Bahkan kemunginan perekonomian dunia hanya 1% dikoreksi dari 4%,"
> tegasnya.
> >
> > Dikatakan Agus ada 5 peringatan dini yang harus diwaspadai akibat krisis
> > perekonomian global.
> >
> > Untuk itu, Agus menyatakan ada 5 peringatan dini (*early warning signal*)
>
> > yang perlu diwaspadai. Pertama, intensifikasi risiko di Eropa.
> >
> > "Intensifikasinya akan sangat menjadi-jadi karena pengelolaan fiskal,
> > perbankan, likuiditas, dan juga secara politik di negara Eropa bersatu
> harus
> > menyetujui program-program penyelamatan," ujarnya.
> >
> > Kedua, Perlambatan ekonomi di Amerika karena kelambatan public debt,
> house
> > hold debt, fiskal, mortgage dan belum selesainya perumahan di negara
> Paman
> > Sam tersebut. Ketiga, Shock global Soverign debt.
> >
> > "Negara-negara global sovereign bonds akan koreksi. Di global SUN atau
> SBN
> > bisa berpengaruh. Itupun bisa pengaruh ke Indonesia," jelasnya.
> >
> > Keempat adalah ancaman *overheating* negara-negara berkembang. Kelima,
>
> > risiko perekonomian Timur Tengah.
> >
> > "Ini harus diwaspadai," pungkasnya.
> >
>
>  
>

Kirim email ke