Udah jualan kali dia jumat kemarin :)

"A professional trader isolates himself from the herd and has trained himself 
to become a predator rather than a victim." - Tom Williams 
 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Mikail <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 18 Oct 2011 12:01:01 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Agus Marto: Ekonomi Global Makin Buruk

Lucu banget si Agus.

2011/10/18 Hery <[email protected]>

> **
>
>
> Dari Asia, Amerika, Eropa... dan terakhir Timur Tengah... serem amat
> yah....
>
>
> 2011/10/18 sinta sari <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> *Oh, apakah kiamat sudah tiba...*
>>
>> *
>> *
>>
>> *Agus Marto: Ekonomi Global Makin Buruk*
>>
>> *Detik.com, Jakarta* - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan
>> kondisi perekonomian global makin buruk dibandingkan 3 pekan lalu.
>> Pertumbuhan ekonomi dunia direvisi dari 4,4% menjadi 4%.
>>
>> "Kondisi sekarang ini lebih buruk dibandingkan 3 minggu lalu," ujarnya
>> dalam rapat koordinasi penyelesaian RUU APBN 2012 di Gedung Dhanapala
>> Kementerian Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (17/10/2011).
>>
>> Dalam pertemuan G20 di Paris, Agus mengatakan, selain revisi pertumbuhan
>> ekonomi dunia, pertumbuhan ekonomi di negara maju berada pada kisaran 1,5%
>> dan negara berkembang sekitar 6%.
>>
>> "Bahkan kemunginan perekonomian dunia hanya 1% dikoreksi dari 4%,"
>> tegasnya.
>>
>> Dikatakan Agus ada 5 peringatan dini yang harus diwaspadai akibat krisis
>> perekonomian global.
>>
>> Untuk itu, Agus menyatakan ada 5 peringatan dini (*early warning signal*)
>> yang perlu diwaspadai. Pertama, intensifikasi risiko di Eropa.
>>
>> "Intensifikasinya akan sangat menjadi-jadi karena pengelolaan fiskal,
>> perbankan, likuiditas, dan juga secara politik di negara Eropa bersatu harus
>> menyetujui program-program penyelamatan," ujarnya.
>>
>> Kedua, Perlambatan ekonomi di Amerika karena kelambatan public debt, house
>> hold debt, fiskal, mortgage dan belum selesainya perumahan di negara Paman
>> Sam tersebut. Ketiga, Shock global Soverign debt.
>>
>> "Negara-negara global sovereign bonds akan koreksi. Di global SUN atau SBN
>> bisa berpengaruh. Itupun bisa pengaruh ke Indonesia," jelasnya.
>>
>> Keempat adalah ancaman *overheating* negara-negara berkembang. Kelima,
>> risiko perekonomian Timur Tengah.
>>
>> "Ini harus diwaspadai," pungkasnya.
>>
>>
>  
>

Kirim email ke