Ngga apalah, khan masing2 orang bisa punya prediksi toh :)
Saya prediksinya untuk tahun 2012, bisa muncul angka 4444 (90% keyakinan),
5000 (70% keyakinan), 5555 (50% keyakinan),

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/11/7 budi santosa <[email protected]>

>
>
> Bang Ian bagaimana pendapatnya ? Jadi inget banyak yg bangkrut ketika
> tahun 1997, hutang dolar , naik berlipat2 dan suku bunga rupiah sampe 86 %
> setahun, sebelumnya banyak artikel yg memuji2 Indonesia sebagai Macan Asia,
> lalu sesudah krisis menjadi macan ompong..................
>
>
> [NUSA DUA] Profesor Universitas Harvard Jeffrey Frankel memprediksi krisis
> di hampir seluruh negara berkembang (emerging market) terjadi selama 15
> tahun sekali. Krisis pertama di emerging market internasional (Amerika
> Latin dan Asia) berlangsung pada tahun 1982 dan Asia pada 1997, sehingga
> pada 2012 diprediksikan akan terjadi krisis besar lagi.
>
> “Bagi negara berkembang dikhawatirkan akan terjadi krisis besar pada
> 2012,” imbuh Jeffrey dalam pidatonya di Joint Conference On Coping With
> Asia’s Large Capital Inflows In A Multi-Speed Global Economy di Nusa Dua,
> Bali, Jumat (11/3).
>
> Berdasarkan data yang diperolehnya, ada kencenderungan siklus krisis
> global setiap 15 tahun karena besarnya capital inflow yang masuk pada
> negara-negara berkembang. Diceritakannya, kiris pertama kali terjadi pada
> 1982 akibat capital inflow yang terjadi selama periode enam tahun
> (1975-1981). Sedangkan krisis kedua terjadi di Asia pada 1997, dengan
> capital inflow yang juga terjadi selama periode enam tahun (1990-1996).
>
> Karenanya, jika melihat data tersebut, dia mengkhawatirkan akan adanya
> krisis global di 2012. Mengingat arus modal asing tersebut sudah mulai
> masuk sejak 2003. “Saya memperkirakan jika circle ini terjadi setiap 15
> tahun, dengan tujuh tahun yang subur, masa krisis, kemudian tujuh tahun
> masa pemulihan,” katanya.
>
> Adapun, empat negara di Asia, diasumsikannya juga berpotensi mengalami
> overheating, yakni India, Indonesia, Singapura, dan Tiongkok. Hal ini
> terlihat dari sisi GDP dan juga inflasi. Sementara itu menurut perhitungan
> BI, overheating didapat dari inflasi yang berfluktuatif dan current account
> bukannya GDP.
>
> Sementara Direktur IMF Asia Pasifik Anoop Singh menilai prediksi Jeffrey
> itu tidak signfikan ke Indonesia. Pasalnya, di masing-masing negara itu
> berbeda cara pandangnya. “Krisis di masing-masing negara itu berbeda cara
> menghitungnya , jadi belum tentu setiap negara sama menghitungnya,”
> ujarnya.
>
>
> 

Kirim email ke