Ikut nambain bang, setahu saya korelasi

+ atau - menunjukkan arah korelasi nya sedangkan

> 0.5 kuat
< 0.5 lemah

Jadi misal +0.7 adalah korelasinya + kuat (sgt kuat dan searah), sedangkan -0.7 
korelasinya negatif kuat (sgt berlawanan arah)

Mksh

-daryl
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Irwan Ariston Napitupulu" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 7 Nov 2011 13:33:53 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Krisis 15 tahunan


Maksudnya sangat dekat korelasinya dengan gerakan IHSG adalah angka korelasinya 
sangat dekat ke 1. Saya dulu sdh pernah cek, angkanya di atas 0,9.

Jadi, silakan saja dibaca dengan memiliki korelasi yang tinggi atau korelasi 
yang kuat, atau istilah lainnya yang lebih mengena. Yang penting maksudnya bisa 
ditangkap.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Sent from my BlackBerry®


-----Original Message-----
From: "tobeno" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 7 Nov 2011 12:57:22 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Krisis 15 tahunan



Dear Bang IAN,

Bisa dijelaskan sedikit makna dari kata-kata berikut:

"...sangat dekat korelasinya dengan gerakan IHSG."

Korelasi biasanya dipadankan dengan kata-kata berikut:

Sangat kuat
Kuat
Lemah
Sangat lemah
Tidak ada

Mungkin karena keterbatasan saya, saya belum menemukan kata-kata "sangat dekat" 
dipasangkan dengan kata "korelasi" kecuali tulisan Bang IAN ini.  Apakah bisa 
digambarkan dalam skala koefisien korelasi yang selama ini kita kenal?

Terima kasih Bang



"To achieve superior performance, you have to be different from the majority."

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 7 Nov 2011 14:41:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Krisis 15 tahunan

Favorit saya khan masih di trio banking, BBRI, BMRI, BBNI :)
Karena gerakan mereka sangat dekat korelasinya dengan gerakan IHSG.

Kalau mau agresif, mainnya di second liner.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/11/7 <[email protected]>

> **
>
>
> Kalau IHSG bisa ke 4444 itu representasinya di saham apa aja bang Ian? To
> the point nya mau nanya saham yang dipegang bang Ian. Heheh.
>
> Salam,
>
> Edwin
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 7 Nov 2011 13:40:28 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Krisis 15 tahunan
>
>
>
> Kalau bisa muncul di tahun 2011, bagus. Tapi kalau munculnya di 2012, ngga
> masalah buat saya.
> Keyakinan saya untuk angka 4444 bisa muncul di tahun 2011, hanya sekitar
> 40% saja saat ini.
>
> Memang tanggal 16 Sep 2011 lalu saya memperkirakan 4444 di tahun 2011
> seperti yg bisa dilihat di milis ini dulu dan info-saham.com. Hanya saja,
> khan bentuk grafiknya sudah berubah dan sudah keluar dari jalur yg ada di
> chart tersebut. Otomatis tingkat keyakinannya juga jadi turun.  Sekarang,
> saya yakinnya (90%) angka 4444 bisa muncul paling lama di tahun 2012.
>
> Saya tipe orang yg realistis sajalah. Tinggal 2 bulan lagi berakhir tahun
> 2011, agak sulit kalau masih ngotot mengharapkan angka 4444 muncul di tahun
> 2011 ini, tapi juga saya ngga berani bilang ngga akan mungkin angka 4444
> ngga akan muncul di tahun 2011 sama seperti saya juga tidak berani
> mengatakan angka 2500 ngga akan muncul di tahun 2011. Saya hanya beraninya
> sekarang bilang angka 4444 akan muncul paling lama di tahun 2012 dengan
> tingkat keyakinan 90%. :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/11/7 Irfan Irfan <[email protected]>
>
>>
>>
>> bang ian, angka 4444 kok ditahun 2012, bukannya prediksi bang ian angka
>>  4444 di thn 2011??
>>
>> ------------------------------
>> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *To:* [email protected]
>> *Sent:* Monday, 7 November 2011 10:08 AM
>> *Subject:* Re: [saham] Krisis 15 tahunan
>>
>>
>> Ngga apalah, khan masing2 orang bisa punya prediksi toh :)
>> Saya prediksinya untuk tahun 2012, bisa muncul angka 4444 (90%
>> keyakinan), 5000 (70% keyakinan), 5555 (50% keyakinan),
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/11/7 budi santosa <[email protected]>
>>
>>
>>
>> Bang Ian bagaimana pendapatnya ? Jadi inget banyak yg bangkrut ketika
>> tahun 1997, hutang dolar , naik berlipat2 dan suku bunga rupiah sampe 86 %
>> setahun, sebelumnya banyak artikel yg memuji2 Indonesia sebagai Macan Asia,
>> lalu sesudah krisis menjadi macan ompong..................
>>
>>
>> [NUSA DUA] Profesor Universitas Harvard Jeffrey Frankel memprediksi
>> krisis di hampir seluruh negara berkembang (emerging market) terjadi selama
>> 15 tahun sekali. Krisis pertama di emerging market internasional (Amerika
>> Latin dan Asia) berlangsung pada tahun 1982 dan Asia pada 1997, sehingga
>> pada 2012 diprediksikan akan terjadi krisis besar lagi.
>>
>> “Bagi negara berkembang dikhawatirkan akan terjadi krisis besar pada
>> 2012,” imbuh Jeffrey dalam pidatonya di Joint Conference On Coping With
>> Asia’s Large Capital Inflows In A Multi-Speed Global Economy di Nusa Dua,
>> Bali, Jumat (11/3).
>>
>> Berdasarkan data yang diperolehnya, ada kencenderungan siklus krisis
>> global setiap 15 tahun karena besarnya capital inflow yang masuk pada
>> negara-negara berkembang. Diceritakannya, kiris pertama kali terjadi pada
>> 1982 akibat capital inflow yang terjadi selama periode enam tahun
>> (1975-1981). Sedangkan krisis kedua terjadi di Asia pada 1997, dengan
>> capital inflow yang juga terjadi selama periode enam tahun (1990-1996).
>>
>> Karenanya, jika melihat data tersebut, dia mengkhawatirkan akan adanya
>> krisis global di 2012. Mengingat arus modal asing tersebut sudah mulai
>> masuk sejak 2003. “Saya memperkirakan jika circle ini terjadi setiap 15
>> tahun, dengan tujuh tahun yang subur, masa krisis, kemudian tujuh tahun
>> masa pemulihan,” katanya.
>>
>> Adapun, empat negara di Asia, diasumsikannya juga berpotensi mengalami
>> overheating, yakni India, Indonesia, Singapura, dan Tiongkok. Hal ini
>> terlihat dari sisi GDP dan juga inflasi. Sementara itu menurut perhitungan
>> BI, overheating didapat dari inflasi yang berfluktuatif dan current account
>> bukannya GDP.
>>
>> Sementara Direktur IMF Asia Pasifik Anoop Singh menilai prediksi Jeffrey
>> itu tidak signfikan ke Indonesia. Pasalnya, di masing-masing negara itu
>> berbeda cara pandangnya. “Krisis di masing-masing negara itu berbeda cara
>> menghitungnya , jadi belum tentu setiap negara sama menghitungnya,”
>> ujarnya.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke