Kalau IHSG bisa ke 4444 itu representasinya di saham apa aja bang Ian? To the 
point nya mau nanya saham yang dipegang bang Ian. Heheh.

Salam,

Edwin
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 7 Nov 2011 13:40:28 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Krisis 15 tahunan

Kalau bisa muncul di tahun 2011, bagus. Tapi kalau munculnya di 2012, ngga
masalah buat saya.
Keyakinan saya untuk angka 4444 bisa muncul di tahun 2011, hanya sekitar
40% saja saat ini.

Memang tanggal 16 Sep 2011 lalu saya memperkirakan 4444 di tahun 2011
seperti yg bisa dilihat di milis ini dulu dan info-saham.com. Hanya saja,
khan bentuk grafiknya sudah berubah dan sudah keluar dari jalur yg ada di
chart tersebut. Otomatis tingkat keyakinannya juga jadi turun.  Sekarang,
saya yakinnya (90%) angka 4444 bisa muncul paling lama di tahun 2012.

Saya tipe orang yg realistis sajalah. Tinggal 2 bulan lagi berakhir tahun
2011, agak sulit kalau masih ngotot mengharapkan angka 4444 muncul di tahun
2011 ini, tapi juga saya ngga berani bilang ngga akan mungkin angka 4444
ngga akan muncul di tahun 2011 sama seperti saya juga tidak berani
mengatakan angka 2500 ngga akan muncul di tahun 2011. Saya hanya beraninya
sekarang bilang angka 4444 akan muncul paling lama di tahun 2012 dengan
tingkat keyakinan 90%. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/11/7 Irfan Irfan <[email protected]>

>
>
> bang ian, angka 4444 kok ditahun 2012, bukannya prediksi bang ian angka
>  4444 di thn 2011??
>
> ------------------------------
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Monday, 7 November 2011 10:08 AM
> *Subject:* Re: [saham] Krisis 15 tahunan
>
>
> Ngga apalah, khan masing2 orang bisa punya prediksi toh :)
> Saya prediksinya untuk tahun 2012, bisa muncul angka 4444 (90% keyakinan),
> 5000 (70% keyakinan), 5555 (50% keyakinan),
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/11/7 budi santosa <[email protected]>
>
>
>
> Bang Ian bagaimana pendapatnya ? Jadi inget banyak yg bangkrut ketika
> tahun 1997, hutang dolar , naik berlipat2 dan suku bunga rupiah sampe 86 %
> setahun, sebelumnya banyak artikel yg memuji2 Indonesia sebagai Macan Asia,
> lalu sesudah krisis menjadi macan ompong..................
>
>
> [NUSA DUA] Profesor Universitas Harvard Jeffrey Frankel memprediksi krisis
> di hampir seluruh negara berkembang (emerging market) terjadi selama 15
> tahun sekali. Krisis pertama di emerging market internasional (Amerika
> Latin dan Asia) berlangsung pada tahun 1982 dan Asia pada 1997, sehingga
> pada 2012 diprediksikan akan terjadi krisis besar lagi.
>
> “Bagi negara berkembang dikhawatirkan akan terjadi krisis besar pada
> 2012,” imbuh Jeffrey dalam pidatonya di Joint Conference On Coping With
> Asia’s Large Capital Inflows In A Multi-Speed Global Economy di Nusa Dua,
> Bali, Jumat (11/3).
>
> Berdasarkan data yang diperolehnya, ada kencenderungan siklus krisis
> global setiap 15 tahun karena besarnya capital inflow yang masuk pada
> negara-negara berkembang. Diceritakannya, kiris pertama kali terjadi pada
> 1982 akibat capital inflow yang terjadi selama periode enam tahun
> (1975-1981). Sedangkan krisis kedua terjadi di Asia pada 1997, dengan
> capital inflow yang juga terjadi selama periode enam tahun (1990-1996).
>
> Karenanya, jika melihat data tersebut, dia mengkhawatirkan akan adanya
> krisis global di 2012. Mengingat arus modal asing tersebut sudah mulai
> masuk sejak 2003. “Saya memperkirakan jika circle ini terjadi setiap 15
> tahun, dengan tujuh tahun yang subur, masa krisis, kemudian tujuh tahun
> masa pemulihan,” katanya.
>
> Adapun, empat negara di Asia, diasumsikannya juga berpotensi mengalami
> overheating, yakni India, Indonesia, Singapura, dan Tiongkok. Hal ini
> terlihat dari sisi GDP dan juga inflasi. Sementara itu menurut perhitungan
> BI, overheating didapat dari inflasi yang berfluktuatif dan current account
> bukannya GDP.
>
> Sementara Direktur IMF Asia Pasifik Anoop Singh menilai prediksi Jeffrey
> itu tidak signfikan ke Indonesia. Pasalnya, di masing-masing negara itu
> berbeda cara pandangnya. “Krisis di masing-masing negara itu berbeda cara
> menghitungnya , jadi belum tentu setiap negara sama menghitungnya,”
> ujarnya.
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke