Ini semakin hari kayanya milis ini semakin ngga jelas aja nih, wait n see deh 
kalo masih seperti ini juga mendingan unsubscribe deh hehee


Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: positif01 <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 24 Nov 2011 14:53:25 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Saham saham laknat.

Sejak kapan saham sebagai nomina atau benda bisa diberikan adjektiva/sifat
baik atau buruk, nikmat atau laknat. Yang lebih tepat
diatribusikan/diberikan sifat itu pengguna bendanya, yaitu pelaku pasarnya,
untung atau sial, angpao atau apes.

Saham bergerak ke sana ke sini bukan karena sahamnya yang bergerak, Anda
yang apes yang ikut menggerakkan, dan jangan lupa mereka di sana yang dapat
angpao jadi mitra dagang Anda. Sahamnya sih begitu-begitu saja.

Saham bukan untuk dicintai atau dibenci, tetapi dimanfaatkan. Beli kalau
akan naik, Short-sell kalau akan turun.

Dibicarakan dalam 'training' juga tidak ada pengaruh apa-apa. Yang
menggerakan saham, pihak-pihak yang sudah lupa kapan terakhir kali ikut
'training', atau kalau masih perlu ikut 'training' tidak mungkin punya
kapasitas dan akses ke dana yang besar untuk menggerakan saham. Anda yang
apes justru yang menggerakan para 'trainer' untuk bisa melanjutkan
kehidupannya at your training cost. Rugi dua kali dong ya, dari trading dan
training. :d

'+'

2011/11/24 Saham Jahanam <[email protected]>

> **
>
>
> Mohon diwaspadai
> http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/ + BORN
> + STAR.
> yang seperti ini gak bakal disebut dalam training saham manapun, hanya
> pengalaman saja yg berbicara.
>   ------------------------------
>
> *
> *
>
>
>
>
>
>   
>



-- 
Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo

Kirim email ke