Hahahahahaha, mantap jawabannya, bener2 kata yang pas adalah "apes" Walaupun dari 438 saham yang ada bisa benar dan akurat dalam memprediksi kenaikan harga walaupun dengan ilmu cetek seujung jari :) dari pada prediksi dari banyak saham tersebut banyak salahnya dan cl terus walaupun dengan ilmu yang dirasa full dan tingkat kepercayaan diri yang tinggi
Hehehehehehehe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: positif01 <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 24 Nov 2011 17:41:25 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Saham saham laknat. Ada 438 saham di bursa efek Indonesia, ada 8000 saham di bursa saham Amerika. Kenapa pilihan bisa jatuh ke saham A atau B. Itu biasanya ciri-ciri apes yang berakhir apek bukan? Kalau Anda investor institusi atau seasoned individual investor/trader, Anda sudah familiar dengan namanya 'stocks universe' dan kemudian mengerucut menjadi 'market investable'. Itu seleksi profesional yang dilakukan investor/trader serius yang mempertimbangkan market cap, free float dan likuiditas sebagai seleksi tahap awal. Jadi dari 438 mungkin hanya 100-an yang masuk kualifikasi layak. Itu bedanya, Anda dan mereka, karena kalau mereka kena 'suspen' tidak mungkin kena suspen karena saham bernama GTBO, mungkin ASII atau paling jelek LPCK.:d Nanti 'summary'-nya ada di stock selection criteria pada web kami sebagai sampel. Kenapa Anda bisa "kena" GTBO? Nah, baru saja ketemu jawabannya. Mari kita ucapkan sama-sama: "Apes!" '+' 2011/11/24 panda <[email protected]> > ** > > > ** Sy rasa ini ga oot kok, masih berhubungan ya.... Pendapatnya ada > benarnya > Yang salah adalah apes kalo bukan krn pergerakan sahamnya tapi kek aturan > gemblung, maklum masih nyangkut di GTBO nih, kalo kek gini apesnya gimana > dong? > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Sender: * [email protected] > *Date: *Wed, 23 Nov 2011 08:35:18 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Saham saham laknat. > > > > ** Iya nih, kok ngga disemprit ya sama bang Ian OOT macem begini di jam > trading, lagipula msh lebih bagus OOTnya pak tobeno nih hehee > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * "tobeno" <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Thu, 24 Nov 2011 08:32:58 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Saham saham laknat. > > > > ** > > Setuju, makin lama makin "LIAR" yang baca jadi "LIER" akibatnya yang > serius jadi ke "LUAR". > > > > "To achieve superior performance, you have to be different from the > majority." > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Sender: * [email protected] > *Date: *Wed, 23 Nov 2011 08:02:53 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Saham saham laknat. > > > > ** Ini semakin hari kayanya milis ini semakin ngga jelas aja nih, wait n > see deh kalo masih seperti ini juga mendingan unsubscribe deh hehee > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * positif01 <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Thu, 24 Nov 2011 14:53:25 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Saham saham laknat. > > > > Sejak kapan saham sebagai nomina atau benda bisa diberikan adjektiva/sifat > baik atau buruk, nikmat atau laknat. Yang lebih tepat > diatribusikan/diberikan sifat itu pengguna bendanya, yaitu pelaku pasarnya, > untung atau sial, angpao atau apes. > > Saham bergerak ke sana ke sini bukan karena sahamnya yang bergerak, Anda > yang apes yang ikut menggerakkan, dan jangan lupa mereka di sana yang dapat > angpao jadi mitra dagang Anda. Sahamnya sih begitu-begitu saja. > > Saham bukan untuk dicintai atau dibenci, tetapi dimanfaatkan. Beli kalau > akan naik, Short-sell kalau akan turun. > > Dibicarakan dalam 'training' juga tidak ada pengaruh apa-apa. Yang > menggerakan saham, pihak-pihak yang sudah lupa kapan terakhir kali ikut > 'training', atau kalau masih perlu ikut 'training' tidak mungkin punya > kapasitas dan akses ke dana yang besar untuk menggerakan saham. Anda yang > apes justru yang menggerakan para 'trainer' untuk bisa melanjutkan > kehidupannya at your training cost. Rugi dua kali dong ya, dari trading dan > training. :d > > '+' > > 2011/11/24 Saham Jahanam <[email protected]> > >> ** >> >> >> Mohon diwaspadai >> http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/ + BORN >> + STAR. >> yang seperti ini gak bakal disebut dalam training saham manapun, hanya >> pengalaman saja yg berbicara. >> ------------------------------ >> >> * >> * >> >> >> >> >> >> > > > -- > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > > -- Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
