net profit setahu saya tidak dipengaruhi oleh pembayaran utang

dan soal penjualan kepada Proton sepertinya jumlahnya relatif kecil,
kalau tidak salah cuma 4000 ban per bulan, bandingkan penjualan ban GJTL
yang mencapai 12 juta lebih untuk mobil. Tapi okelah yang penting ada
peningkatan penjualan.

saya sendiri juga tidak mengerti perusahaan kimia kok tidak terlalu
dihargai tinggi oleh para fund manager, banyak perusahaan kimia juga
diharga relatif rendah. mungkin resiko dan revenue dari modal sangat
tidak sepadan. Harga jual dan bahan baku sangat dipengaruhi oleh harga
internasional, terbukti keuntungan yang diperoleh ADMG dan POLY
belakangan ini karena harga internasional yang membaik.


--- In [email protected], "cuan_berry" <cuanberry@...> wrote:
>
>
> ADMG kok jarang dibahas disini ya? apa khusus saham2 berkapitalisasi
besar aja yg dibahas disini?
>
> Saya lihat ADMG kayaknya bakalan terus berprospek ke dpnnya selama
memang kinerjanya terus berkembang dan tdk ada krisis atau apapun yg
menghadangnya. Industri ADMG terbagi dua yaitu 60% di sektor petrokimia
dan 40% di sektor tekstil (polyester & nilon ban). Hasil kuasinya thn
ini berhasil menghilangkan defisitnya dari 1.2T menjadi surplus 249M.
Lalu asetnya jg bertambah. Rasio hutangnya bisa ditekan lumayan. Memang
net profitnya cuma naik sangat sedikit dari Q2 2011 tp itu sdh
diperhitungkan dgn hasil kuasi dan pembayaran utang. Kalau diliat YoY
meningkat cukup lumayan. Bisa dibilang ibarat kemaren2 di rawat di ICU
lalu masuk rawat inap biasa dan skr udh sembuh. Yg saya pernah baca
rencananya mulai 2012 ADMG akan mulai membagikan deviden.
>
> Dari sisi prospek perusahaannya, ADMG sdh punya sarana pembangkit
listrik sendiri yg sdh beroperasi dr bln agustus thn ini berarti dari
segi operasional cost listriknya akan lbh efisien. Saat ini tengah
meningkatkan kapasitas produksinya dgn membangun pabrik etoksilat yg
konon satu2nya di Indonesia. Etoksilat adlh sebagai salah satu bahan
baku detergen. ADMG jg menghasilkan polyester, pangsa pasar polyester di
Indonesia jg masih sangat besar krn konsumsi polyester di dalam negeri
yg msh jauh dibwh rata2 negara2 maju dan negara2 tetangga seperti
Malaysia dan Thailand. Lalu merupakan produsen industri dlm negeri
benang kain ban nilon. Benang kain ban nilon GJTL di support oleh ADMG.
Thn 2012 klo gak salah GJTL resmi jd pemasok ban tunggal ke Proton
Malaysia, teorinya revenue ADMG dari benang kain ban nilon akan membesar
seiring dgn penigkatan penjualan ban GJTL. Pangsa pasar dalam negerinya
sebesar 80% dan export hanya 20% ke negara2 asia dan sebagian kecil
eropa. Kalau saya liat ini sangat menarik dicermati dilihat dari
prospeknya. Secara valusi hrg saham ADMG saat ini msh termasuk belum
mahal menurut sy yaitu PER 7.5x, PBV 0.96x dan EPS 64. MSCI pun sdh
memasukkan ADMG ke daftar layak investasi pd bln ini. Semoga bermanfaat.
Mohon maaf apabila ada kesalahan di penulisan ini.
>
> Disclaimer on. Bukan ajakan utk membeli ataupun menjual.
>

Kirim email ke