Mhn sharingnya Pak.
Jika JPFA dan MAIN cenderung py downside risk yang lbih besar dari CPIN,
mengapa tetap JPFA dan MAIN direkomendasikan yah? Apalagi masalah CPIN hy di
sisi PER yang sudah tinggi sekali --> hal yg sama juga terjadi pd UNVR namun
UNVR masih tetap banyak yang membeli untuk investasi. Sayang tidak
diinfokan ttg deviden shg bisa menjadi pembanding apakah CPIN = UNVR sbg saham
pembagi deviden yang cukup besar?
Selanjutnya, dengan kondisi ekonomi yang belum menentu spt saat ini (tahun
depan ada potensi penurunan pertumbuhan ekonomi disertai dengan laju inflasi
yang semakin tinggi akibat penyesuaian listrik dan BBM kalau jadi), risk untuk
JPFA dan MAIN, jika mengacu kepada uraian Bapak akan semakin besar --> harga
harusnya turun. Apakah hal ini akan semakin memperburuk potret LK dari JPFA dan
MAIN?
Ditunggu commentnya ya pak, tks sebelmnya.