Terima kasih bang Ian atas penyejuk emosi diparagraph terakhir. Masalahnya saya 
sudah jauh2 hari meyakinkan dan confirm bahwa saya OK, semua dokumen sudah 
diterima dan diproses, namun pada hari H justru berubah total, memang sekuritas 
model begini harus segera ditinggalkan saja> Anyway tks for nasihat cooling 
downnya, salam cuan selalu.



________________________________
 From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, February 1, 2012 1:20 PM
Subject: Re: [saham] Bersabarlah Dengan Aturan Yang Baru
 

  
Seandainya Bapak menghubungi sekuritas bapak tersebut 2-3 hari yang lalu untuk 
klarifikasi apakah rekening bapak di sekuritas itu aman2 saja dan bisa trading 
normal, maka tentunya 2-3 hari yang lalu bapak sudah tahu dan bisa ambil sikap 
dengan segera atas rekening tersebut ataupun malah bisa mempercepat yang 
tadinya mungkin terlewatkan oleh sekuritas untuk mengupdate ke sistemnya karena 
sudah buka rekening investor.

Klarifikasi aktif dari pemilik rekening menurut saya penting.
Saya pribadi yang memiliki rekening di beberapa sekuritas, juga melakukan hal 
tersebut. Saya mencoba memastikan bahwa per tanggal 1 Peb 2012, rekening2 saya 
tersebut bisa aktif trading seperti biasa. Hanya ada satu sekuritas yg sampai 
beberapa hari lalu tidak jelas statusnya, lalu saya ambil sikap untuk 
melikuidasi semua posisi saham saya di sekuritas tersebut dan rencananya 
rekening di sekuritas tersebut akan saya tarik dananya dan saya tutup sajalah. 
:)

Yang ingin saya sharingkan disini lebih kepada kita sebagai pemilik dana, bagi 
saya adalah raja yang harus dilayani oleh sekuritas. Bagi yang tidak bisa 
memberikan pelayanan yang baik, ya ditinggalin saja. Percuma kita capai2 
berdebat bahwa mereka harus begini harus begitu, padahal kita ngga dibayar 
untuk jadi konsultan manajemen perusahaan mereka. Lebih baik energi dan waktu 
yg kita miliki kita fokuskan ke trading saham sajalah.

Peluang atau opportunity di trading saham akan selalu ada di hari2 mendatang. 
Jadi, bersabar sajalah, tetap fokus trading. Karena kalau ngga fokus trading 
dan kita ngga bisa kontrol emosi, nanti sayang trading kita jadi berantakan dan 
makin rugi. Mau nyalahin sekuritas, kita ngga bisa. Mau nuntut sekuritas, juga 
repot karena kita harus sewa pengacara yg suka minta bayaran di depan. Iya 
kalau kasusnya menang, kalau kasusnya kalah, khan kita makin rugi lagi, selain 
rugi materi juga rugi waktu. :)

Sekedar sharing saja sih.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2012/2/1 ahmad saharjo <[email protected]>


>
>
>Bang Ian, memang yg tidak terkena suspend bisa nyaman, tetapi terus terang 
>saya kecewa berat karena mengalami loss opportunity yg bcukup besar. Saya 
>sudah memenuhi segala ketentuan dgn baik, saya sudah sampaikan dokumen RDI 
>awal januari, tetapi toh juga di suspen. Saya tidak tahu bagaimana komitmen 
>antara bapepam, perusahaan sekuritas dan bank kustodian, terinformasi bhw 
>kalau nasabah sudah menyampaikan dokumen RDI maka bisa nyaman karena itu sudah 
>tanggung jawab broker dan bank terkait dengan proses pembukaan RDI, tapi 
>kenyatanya ? nasabah juga yg dirugikan dengan suspensi trading jual dan beli. 
>
>
>
>
>________________________________
> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Wednesday, February 1, 2012 12:57 PM
>Subject: [saham] Bersabarlah Dengan Aturan Yang Baru
> 
>
>
>  
>Aturan yang baru, memang lazimnya bisa membuat kenyamanan kita akan
>terganggu. Tapi saya yakini sifatnya hanya sementara waktu saja.
>Melihat fungsi dan kegunaannya, menurut saya kebijakan ini perlu di
>dukung bersama. Kalaupun di awal2 ada hambatan karena masalah teknis,
>bersabar sajalah, sambil terus berupaya mengurusnya agar cepat
>selesai.
>
>Semoga rekening2 para sahabat saham semua disini bisa lancar kembali
>ya. Tetap semangat, tetap ceria. :)
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
>
>

 

Kirim email ke