Pak kasusny hampir sama ama saya, krn ada bpk terdaftar 2 acc, mungkin dl 
daftar rek daytrade, masalahnya IT etrading langsung closed tanpa cek mana yg 
ada dananya dan tidak.
Solusinya call cs, sembari ngopi krn butuh waktu lumayan.
 
sent from 3®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Fri, 3 Feb 2012 08:52:02 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] IPOT MENGECEWAKAN!!

SAYA MALAH NGGA BISA LOGHIN E TRADING, PAYAH
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Riri Sulinantri <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 2 Feb 2012 19:47:54 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] IPOT MENGECEWAKAN!!

Dear Bapak Kijang Biru,

Sebelumnya pihak IPOT mohon maaf atas kekecewaan Bapak Kijang. 
Kami tidak bermaksud untuk membuat Bapak Kijang kecewa, apalagi membohongi 
Bapak. 
IPOT justru ingin sekali memuaskan nasabah dengan cara email ke seluruh nasabah 
mulai dari surat kuasa, surat perjanjian jauh-jauh hari yaitu Tgl 9 November 
2011 kemudian tidak lama dari itu kita email form rekening investor.

Pada saat itu IPOT tidak mengirim rekening investor bersamaan dengan surat 
kuasa dan perjanjian dikarenakan kami menunggu sosialisasi dari pihak Bank.

Account  Bapak Kijang sudah kami bukakan suspend.


Demikian penjelasan dari IPOT, mohon maaf sebesar-besarnya, semoga dikemudian 
hari kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik.

Kalau ada yang kurang jelas Riri siap bantu via PM agar tidak mengganggu 
member2 di milis OB.

Terima kasih Bapak Kijang atas perhatiannya,. semoga cuan beserta Bapak selalu.


Best Regards,


R I R I
www.ipotindonesia.com
 




________________________________
 From: Kijang Biru <[email protected]>
To: SAHAM <[email protected]>; jsx <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, February 2, 2012 6:29 PM
Subject: [saham] IPOT MENGECEWAKAN!!
 

  
IPOT MENGECEWAKAN!!!

Hal ini berawal dari Rekening Dana Investor (RDI). Awal november IPOT sudah 
memberi pengumuman via message agar nasabahnya wajib bikin RDI, jika tidak 
nasabah tidak akan bisa bertransaksi alias suspend. Pengumuman itu muncul trs 
tiap hari via message di IPOT. Merasa terganggu,akhirnya saya bergegas ke IPOT.

Tanggal 9 nov 2011,skitar jam 14:00 saya sudah ke IPOT cabang Surabaya, ada 
berkas2 yang saya tanda tangani diatas materai dihadapan TRI pegawai IPOT. 
Akhir Januari (saya lupa tepatnya tgl brp, kira2 tgl 20an) saya tlp IPOT 
Surabaya diangkat Imelda, saya tanya apa berkas saya sudah lengkap semua? dia 
jawab mau dicek dulu, nanti di tlp kembali apabila ada sesuatu yg kurang. 
Sampai sore tidak ada tlp lg dari IPOT, maka saya berasumsi data saya sudah 
lengkap.

H-1 yaitu tgl 31 Januari saya tlp lg, untuk konfirmasi ulang krn saya tidak 
ingin di suspend, daaaaaaan ternyata ada data saya yg kurang. Ya sudahlah 
akhirnya saya datang lg ke IPOT Surabaya bertemu dgn TRI si pegawai IPOT, saya 
tanda tangani smua yang kurang dan protes, knp bisa ada yg kurang? bolak balik 
ke IPOT tentu merepotkan saya, saya jg punya kepentingan lain dan hal ini 
harusnya tidak terjadi. TRI mencoba menjelaskan saya, yg intinya formulir 
rekening banknya wkt itu blm ada, krn belum dikirim blablabla dsb. Sebuah 
kekonyolan yg terjadi di IPOT, dengan munculnya message di software IPOT 
seharusnya smua ini tidak terjadi, smua formulir yg harus di tanda tangani 
seharusnya sudah tersedia lengkap, nasabah tinggal menandatangani, kenyataannya 
ada formulir yg belum ada, entah itu blm jadi, blm dicetak ato blm dikirim saya 
tidak tahu. Saya jauh2 hari (9 november 2011) sudah datang ke IPOT dgn maksud 
supaya hal ini tidak terjadi, kalaupun ada yg kurang
 seharusnya IMELDA memberi tahu wkt saya konfirmasi ulang akhir januari.

Tanggal 1 Februari akhirnya account saya di suspend, tentunya saya protes, data 
apalg yg kurang kok masih disuspen. Akhirnya saya tlp IPOT hari itu jg, 
diangkat oleh 1 pegawai perempuan di IPOT (kalau saya tidak salah bernama 
Fransiska), dia menjelaskan blablabla yg intinya masih dalam proses krn baru 
kemarin melengkapi data, butuh waktu 1 hari untuk memprosesnya, brarti tgl 2 
februari saya sudah bisa bertransaksi lagi, ya sudah lah saya trima saja. 
Fiiiuuuhhh kesabaran saya di uji lg, tgl 2 Februari saya masih blm bisa 
trading, wah kacau nie IPOT, dari yg formulirnya blm ada, skrg saya di boongin, 
janji 1 hari, eh smp hari ini blm bisa trading. Akhirnya saya tlp lg IPOT 
Surabaya, diangkat Fransiska. Saya protes, krn dia bilang butuh wkt 1 hari tp 
sampai hari ini saya masih suspen, saya minta penjelasan. Inti dr penjelasan 
Fransiska adalah data saya sudah dikirim ke JKT, butuh waktu 1-2hari untuk 
proses. Wah kemarahan saya memuncak, saya hubungi dgn
 segala akses yg bisa ke IPOT JKT, daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaann ternyata data 
saya blm ada di JKT. Wah saya dibohongi untuk ke 2 kalinya ini, pertama janji 1 
hari, sekarang data yang katanya uda di JKT, ternyata ga ada. 

Masih di tgl 2 feb, jam 17:44.23, pegawai IPOT JKT memberitahukan bahwa data 
saya sudah diterima (wah plin plan nie,  td bilang ga ada, skrg ada). Lalu saya 
tanyakan, kapan saya bisa bertransaksi? krn itu yg saya butuhkan, bukan 
penjelasan bahwa data saya sudah ditrima dan masih proses, tp mreka tetap ga 
bisa jawab. Jawaban berulang-ulang berputar-putar yg intinya formulir/data saya 
skrg sudah di ajukan ke bank, dan IPOT sudah melakukan kewajibannya. Untuk mslh 
suspend IPOT angkat tangan krn menunggu konfirmasi pihak bank.


Inti dr cerita tsb di atas:

1. IPOT tidak siap atas RDI ini. Bisa saja IPOT berkelit formulir yg blm 
tersedia adalah formulir bank, jd bukan kesalahan IPOT tp tanggung jawab bank. 
Nah itu kalau IPOT blm ada formulirnya, knp sudah memberi pengumuman untuk 
mengurus RDI?

2. SDM di IPOT kurang bisa berkomunikasi dgn baik antar karyawan/departemen, 
baik dr cabang ke pusat dan lain sebagainya, pembaca bisa menyimpulkan sendiri 
dr kasus yg sudah saya tuliskan diatas.

3. Budaya sukanya mepet2 hari H memang sangat kental terasa, kalau jauh2 hari 
mendaftar tidak ada gunanya, konfirmasi ulang pun ga ada guna, yang ada malah 
kena kasus spt saya yang seharusnya bisa dihindari. Maunya jauh2 hari agar tak 
terkena masalah, eh malah ribet jadinya.


Semoga hal tsb diatas tidak terjadi pada nasabah lain dan di kemudian hari. 
 

 

Kirim email ke