Beli kapal markup kali ya? Powered by IDX BlackBerry® -----Original Message----- From: "kangduren" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 28 Feb 2012 04:31:28 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: BLTA default
dipake beli kapal terus, liat APOL deh beli kapal lagi --- In [email protected], devit supriatno <soedevit@...> wrote: > > BLTA enak dan gampang saja bicara default... > Dibalik semua ini pasti ada maksud-maksud yang tdk baik di management BLTA > sendiri sepanjang perusahaan beroperasi, padahal perusahaan dikelola oleh > org-org yg profesional di bidangnya. Logikanya dapat fund dari loan harusnya > bisa diputar untuk operasional dan ekspansi dng memperhatikan segala > "resiko". Selanjutnya uang ratusan juta USD dikemanain ? Terus bagaimana > nasib para investor jika PT dipailitkan ? Jadi dapat disimpulkan owner dan > management BLTA isinya orang bodoh dan koruptor. Bapepam harus lebih ketat > mengawasi para emiten lain untuk antisipasi kejadian BLTA tdk terulang > lagi di emiten yang lainnya.  > Bagaimana dng komentar teman - teman yang lainnya ? > > > ________________________________ > From: Fabianto Wangsamulya <ladyfabia@...> > To: Milis Saham <[email protected]> > Sent: Tuesday, February 28, 2012 8:48 AM > Subject: [saham] BLTA default > > >  > Kemarin BLTA mengumumkan default 6 surat utangnya (obligasi dan sukuk). > Total utang berikut bunga jatuh tempo yang seharusnya dibayar: > 44.132.940 USD + 17.509.375.000 IDR, sekitar 414.7 milyar rupiah > > Ada 418 juta USD utangnya yang jatuh tempo pada tahun ini. > > Beritanya: > http://www.reuters.com/article/2012/02/27/berlian-idUSL4E8DR7RT20120227?feedType=RSS&feedName=industrialsSector > > > Surat resminya: > http://www.idx.co.id/Portals/0/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/201202/D15FE4D4-8948-40FD-8DE0-AABE6ABBA73E.PDF > > > Di beritanya sih gak disebutkan bank lokal yang kena dampaknya apa saja, bank > asing semua kreditur terbesarnya. > Lagian sahamnya masih suspen kan, gak bisa diapa-apakan juga. > Pelajarannya: cek cashflow perusahaan, kalau lagi sekarat dan terancam > default lebih baik jangan pegang sahamnya. > > --- > Fabianto >
