semestinya pejabat jgn byk ngomong sana sini, bikin aturan sana sini....beresin 
dulu tuh masalah gayus dkk yg pada korupsi...



________________________________
From: hakitrader <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Thursday, April 5, 2012 3:01 PM
Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
dipajaki


  
 
Kalo kita rame rame demo out dari bursa sebagai protes, pasti pajak kepemilikan 
saham dibatalkan Fuad. Bukannya pajak bertambah malah akan berkurang banyak.
http://www.facebook.com/hakie1
----- Original Message ----- 
>From: Topas Bayu 
>To: [email protected] 
>Sent: Thursday, April 05, 2012 2:34 PM
>Subject: Bls: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
>dipajaki
>
>  
>Hebatnya Pak Ito juga mendukung dg alasan yg tidak logis.Dg asumsi trx harian 
>di BEI kl RP 4 trl, VAT 0.1% stu hari disetor,satu tahun 190 hari.Berapa ya?
>Umumnya disejumlah negara pajak digunakan sesuai peruntukannya, pajak 
>kendaraan bikin jalan dsb.Untuk membangun eks Jerman Timur oleh pemerintah 
>Jerman waktu  itu ditrapkan Solidarity Tax
>Bukan dari jenis pajak lain. Lalu yang kita bayar pajak pada transaksi 
>saham,apakah ada yang digunakan  seputar bidang persahaman
>
>
>
>________________________________
>Dari: hakitrader <[email protected]>
>Kepada: [email protected] 
>Dikirim: Kamis, 5 April 2012 14:12
>Judul: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
>dipajaki
>
>
>  
> 
>Kalo berani sita semua kekayaan (100%-150% dari nilai korupsi + denda 50%) 
>Gayus untuk menombok deficit dirjen pajak, dari pada kena pajak kepemilikan 
>saham saya lebih baik out dari bursa saham saja.
>http://www.facebook.com/hakie1
>----- Original Message ----- 
>>From: T Jayamudita 
>>To: [email protected] 
>>Sent: Thursday, April 05, 2012 9:31 AM
>>Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
>>dipajaki
>>
>>  
>> 
>>Pemegang saham pengendali yang terbesar adalah BUMN, sedangkan pemilik swasta 
>>yang besar umumnya punya latar belakang (politik) yang kuat, apakah sang 
>>dirjen mampu menombak benteng2 raksasa ini? 
>> 
>>Karena untuk mengusut penyuap Gayus (anak buahnya sendiri) saja sampai hari 
>>ini tidak ada lanjutannya, kalau tidak mampu menokbak yang kuat tapi tetap 
>>ingin "memeras", jangan sampai berbalik arah menombak yang empuk2 seperti 
>>kita ini.
>> 
>> 
>>----- Original Message ----- 
>>>From: Oguds 
>>>To: [email protected] 
>>>Sent: Wednesday, April 04, 2012 8:37 PM
>>>Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
>>>dipajaki
>>>
>>>  
>>>
>>>Saya cek lagi, yg bakal dikenakan adalah saham pengendali atau pemilik
>>>perusahaan. Kalau kelas curut atau ritel, tentu tidak. Nah, tapi
>>>kembali, bagaimana menghitung besarannya ? Kalau PBB khan ada nilai
>>>jual objek pajak, kalau saham apakah nilai jual saham? Nanti BD bikin
>>>aksi yg aneh2 untuk mengakali pajaknya jadi kecil.
>>>
>>>Fuad Rahmany Incar Pajak dari Pemegang Saham Pengendali
>>>http://economy.okezone.com/read/2012/04/03/20/605075/fuad-rahmany-incar-pajak-dari-pemegang-saham-pengendali
>>>
>>>Jangan pula terjadi pajak berganda. Perush sudah membayar banyak pajak
>>>dari kegiatan bisnisnya, malah ini sahamnya dipajaki lagi. Lagian,
>>>kapitalisasi pasar suatu saham itu hanya semu belaka. Coba kalo semua
>>>saham pengendali dilempar ke bursa, pasti bakal ambrol harganya.
>>>
>>>Wednesday, April 4, 2012, 7:57:04 PM, you wrote:
>>>
>>>psyc> Ada2 aja idenya. Pajak yg dikenakan skrg sudah benar, dr trx
>>>psyc> jual kita. Saham yg blm dijual kan blm mjd pendapatan kita, msh
>>>psyc> unrealized gain or loss. Kaya byr biaya parkir aja. 
>>>
>>>psyc> Rgds,
>>>psyc> Phoenix 
>>>psyc> Regards,
>>>psyc> Vera
>>>psyc> From: Oguds <[email protected]> 
>>>psyc> Sender: [email protected] 
>>>psyc> Date: Wed, 4 Apr 2012 19:14:19 +0659
>>>psyc> To: JsxSniper<[email protected]>
>>>psyc> ReplyTo: [email protected] 
>>>psyc> Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg 
>>>harus dipajaki
>>>
>>>psyc> 
>>>
>>>psyc> Gimana ngitungnya tuh misalnya ada pajak saham tahunan? Wong saham
>>>psyc> hilir mudik gitu, kayaknya jarang banget ada saham yg ngetem
>>>psyc> bertahun2, kecuali KARK dkk. Ngakalinnya juga gampang, sebelum
>>>psyc> setahun, jual aja dulu sebentar, trus dibeli lagi. Kalau dividen khan
>>>psyc> emang sudah kena pajak, seharusnya cukup itu saja.
>>>
>>>psyc> Wednesday, April 4, 2012, 6:54:29 PM, you wrote:
>>>
>>>J>> Ooo gt ya...
>>>
>>>J>> Tp kalo yg ini seh amat sangat ga masuk akal kalo sampe jalan.. Heheee...
>>>
>>>J>> Nanti bisa banyak trader dibanding investor..
>>>J>> Kali maksud pak fuad supaya masyarakat jadi trader dibanding investor.. 
>>>Hehee...
>>>
>>>J>> Kalo ada orang pajak disini..
>>>J>> Menurut sy lebih baik jangan hanya pandai mencari PENERIMAAN.. Tp
>>>J>> mulai juga dapat MEMANFAATKAN penerimaannya dengan baik utk masyarakat...
>>>
>>>J>> Kalo itu sudah berjalan pasti yang bayar pajak juga rela..
>>>J>> Krn sy rasa penerimaan pajak sejak th 2008 diperbaiki sudah
>>>J>> meningkat sangat signifikan.. Nah tinggal pembangunan fasilitas utk
>>>J>> masyarakatnya dibuat signifikan juga...
>>>
>>>J>> Pesan parpol :
>>>J>> "Pandai bicara blm tentu pandai melakukan, pandai melakukan belum tentu 
>>>pandai bicara"
>>>
>>>J>> Rakyat lihat fakta bukan pakta...
>>>J>> Heheee...
>>>
>>>J>> JsxSniper
>>>J>> fb : jsxsniper
>>>J>> tw : @jsxsniper
>>>J>> From: "T Jayamudita" <[email protected]> 
>>>J>> Sender: [email protected] 
>>>J>> Date: Wed, 4 Apr 2012 18:17:34 +0700
>>>J>> To: <[email protected]>
>>>J>> ReplyTo: [email protected] 
>>>J>> Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg 
>>>harus dipajaki
>>>
>>>J>> 
>>>J>>  
>>>J>> Jangan salah Pak JsxSniper, yang tidak diubah itu kan pajak
>>>J>> penjualan saham yang 0.1%, yang rencananya akan dikenakan lagi itu
>>>J>> kan PAJAK PEMILIKAN SAHAM, yang artinya kalau seseorang memiliki
>>>J>> saham harus membayar pajak setiap tahun atas kepemilikannya
>>>J>> (terlepas nilainya turun atau naik), mungkin seperti pajak
>>>J>> kendaraan atau PBB bagi seseorang yang memilikinya.
>>>J>> 
>>>J>> 
>>>J>> ----- Original Message ----- 
>>>J>> From: JsxSniper 
>>>J>> To: [email protected] 
>>>J>> Sent: Wednesday, April 04, 2012 4:38 PM
>>>J>> Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg 
>>>harus dipajaki
>>>
>>>J>> 
>>>
>>>J>> Udah ga jadi tuh... Bisa dikomplain ratusan ribu orang soalnya.. 
>>>Heeheee...
>>>
>>>J>> "....Fuad memastikan bahwa pemerintah tidak akan mengutak-atik
>>>J>> tarif PPh final untuk transaksi saham di bursa efek. Artinya, tarif
>>>J>> PPh final transaksi penjualan saham di bursa efek masih 0,1%..."
>>>
>>>J>> http://nasional.kontan.co.id/news/tarif-pph-untuk-ipo-akan-naik-menjadi-5
>>>
>>>J>> Tarif PPh untuk IPO akan naik menjadi 5%
>>>J>> Rabu, 04 April 2012 | 09:52 WIB oleh: Narita Indrastiti, Herlina KD, 
>>>Noverius Laoli
>>>J>> 
>>>J>> JAKARTA. Anda yang berniat melepas saham perdana alias initial
>>>J>> public offering (IPO) di lantai bursa bersiaplah merogoh kocek
>>>J>> lebih dalam. Pemerintah berencana menaikkan tarif pajak penghasilan
>>>J>> (PPh) final atas penjualan saham di bursa efek oleh pemilik
>>>J>> perusahaan menjadi 5%. Aturan ini tertuang dalam rancangan revisi
>>>J>> Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1997 tentang PPh Transaksi
>>>J>> Penjualan Saham di Bursa Efek. Aturan yang tengah digodok di
>>>J>> Kementerian Keuangan (Kemkeu) ini akan menaikkan PPh bagi pemegang
>>>J>> saham yang akan menjual sahamnya lewat IPO, dari yang berlaku 0,5%
>>>J>> menjadi 5% dari nilai penjualan saham. Direktur Potensi Kepatuhan
>>>J>> dan Penerimaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Amri Zaman
>>>J>> mengatakan, meski aturan ini tengah dikaji ia belum bisa memastikan
>>>J>> kapan aturan ini keluar. Tapi, "Kami upayakan terbit tahun ini,"
>>>J>> ujarnya, kemarinJika ditelisik lebih dalam, menurutnya, aturan
>>>J>> pengenaan tarif PPh sebesar 5% atas nilai jual saham sejatinya
>>>J>> sudah sempat berlaku seiring terbitnya PP 41 Tahun 1994. Hanya
>>>J>> saja, pemerintah kemudian merevisi aturan ini.Tak salah, bila Amri
>>>J>> kemudian buru-buru mengatakan bahwa aturan ini bukanlah barang
>>>J>> baru. "Objeknya sama, pelepasan saham pendiri," ujar Amri.Direktur
>>>J>> Jenderal Pajak Fuad Rahmany menegaskan, tarif PPh final sebesar
>>>J>> 0,5% itu sangat kecil bila dibandingkan keuntungan yang bisa diraih
>>>J>> pemegang saham saat melepas saham perdananya di bursa. Itu
>>>J>> sebabnya, "Aturan itu kami elaborasi lagi," tandas Fuad. Apalagi,
>>>J>> aturan ini hanya berlaku atas transaksi penjualan saham yang
>>>J>> dilakukan oleh pemilik perusahaan.Fuad memastikan bahwa pemerintah
>>>J>> tidak akan mengutak-atik tarif PPh final untuk transaksi saham di
>>>J>> bursa efek. Artinya, tarif PPh final transaksi penjualan saham di
>>>J>> bursa efek masih 0,1%.Gunadi, pengamat perpajakan dari Universitas
>>>J>> Indonesia mengatakan, kenaikan tarif pajak berpotensi bakal
>>>J>> mengerek penerimaan pajak. Namun, di sisi lain, kenaikan tarif ini
>>>J>> akan mempengaruhi minat investor masuk bursa. "Ini akan membuat
>>>J>> tambahan investment cost,” tuturnya.Ini juga bertentangan dengan
>>>J>> keinginan pemerintah dan otoritas bursa untuk mendorong perusahaan
>>>J>> melantai di bursa. "Ini juga akan menyurutkan antusiasme perusahaan
>>>J>> masuk bursa," tandas ekonom Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih.
>>>J>> Kenaikan ini juga akan mengakibatkan beban pemegang saham naik.
>>>J>> "Bukan untung, mereka bisa buntung," ujar Lana. 
>>>
>>>-- 
>>>Tertanda,
>>>Oguds [960000031]
>>>
>>>
>
>

Kirim email ke