Perinciannya mungkin tiap orang beda-beda cara hitungnya (benar atau salah), tapi yang jd permasalahan adalah apakah kenaikan-kenaikan property dalam 5 tahun ke depan (assuming dengan growth rate yg sama sebelumnya) masih bisa disustained dengan pertumbuhan ekonomi kita?
Saya pribadi concerned pada KENAIKAN harga property, saat ini di jabodetabek, paling tidak harga sudah naik 5-7x lipat dalam 5-7 tahun terakhir: 100 persen per tahun dan masih terus akan naik.. Para pekerja/business owner, dkk dkk kerja dimana bisa dapet untung rata2 100 persen per tahun? Beli property 3-4 tahun lalu mgkn masi menguntungkan, tp saya tidak tahu apa beli property beberapa tahun ke depan masi se-menarik beberapa tahun sebelumnya. Masih banyak sih pemicu2 harga property utk naik: 1. Lobbying untuk foreign agar dpt membeli property indo (big sign of bubble yang sudah mau pecah jika sampai terjadi) 2. Relatively, harga property indo lebi murah dibanding negara2 tetangga (thai sing viet aussie) 3. Domestic consumption kita tinggi, jd dampak ekonomi global tidak terlalu besar 4. QE4,5,6 dan selanjutnya Memang masi bisa naik property, tp pertanyaannya ttp 1, apa kenaikan kita ini masi bisa disustained oleh pertumbuhan ekonomi indo, jika tidak, menurut saya sudah boleh berhati-hati Sebagai catatan, ketika us property bubble burst, itu awalnya terjadi cukup oleh segelintir grup masyarakatnya yg mogok bayar property Ini saya hanya tukar pikiran dan tidak bearish thd property, hanya ingin menyampaikan concern saya menurut para member2 disini bagaimana? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "kangduren" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 22 Oct 2012 23:38:58 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: Masalah Property... tau atau sok tau... ??? link nya dong boss, kali ade ane minat beli, di kompleks BSD ya? --- In [email protected], "H Y" <h16y07@...> wrote: > > Terkadang saya tertawa membaca posting2 soal property... > > Seperti contoh harga property di BSD... > > LT = 240 m2 > LB = 400 m2 > Harga = 2 M > > Rata2 mengatakan gilaaa 2M/240 M2 = harga semeter ± 8,3 jt... (Hahahaha > ueeeddaaann) > > Terus bangunannya yg 400 m2 gratis ?? Sintinggg... > > Perlu diketahui : Hrg biaya pemborong bangunan permeter saat ini 2,5-3,5jt / > meter diwilayah BSD dengan bata merah + atap baja ringan... Bahkan bisa lebih > dari itu bila menggunakan bahan2 bangunan berkelas... Spt cat, batu marmer, > granit serta jenis gentengnya... Hrg tsb sudah include biaya pekerja, semen, > pasir, dll. > > Nah jadi perhitungan yang benar sbb : > > LT = 240 m2 x .???.... = 600 jt > LB = 400 m2 x 3,5 jt = 1,4 M > ------------------ > Harga jual = 2 M > > Jadi harga tanah sebenarnya hanya ??? > 2,5 jt per meter... Mahaaal ??? Uueedaaan. > Itupun sudah include biaya pajak ke negara, pembuatan shm/hgb, ajb, dll > > Jadi harga property mahal tidaknya, bukan hanya dilihat dari faktor harga > lahannya... Tapi termasuk berapa harga bahan2 bangunan serta berapa besar > ukuran bangunannya. > > Semoga membantu... > > *dulu biaya masuk kuliah 1 jt... (1992) > Sekarang 200 jt (2012)... ??? (2032) apa 200 jt x 20 thn ??? Sekali lagi > ueeddaann... Hahahaha.* > --- > Hidupmu Adalah Imajinasimu > --- > The Best Online Forex 4 Indonesian People. > http://instaforex.com/index.php?x=ESXC > Join Us ... > --- > Regards, > > H Y > ... sent from my BlackBerry® >
