ayooo siapa yg masih meluk GTBO? :D --- In [email protected], Fran Noto <frannoto@...> wrote: > > > Fakir Chand Terpental dari GTBO > > > JAKARTA¡ªPerjalanan bisnis PT Garda Tu¡©¡©¡©juh Buana Tbk terus dirun¡©dung > masalah. Dalam rapat umum pe¡©¡©¡©megang saham luar biasa yang > diselengga¡©¡©ra¡©¡©kan perseroan, presi¡©den komisaris Fakir Chand yang > seharusnya mengendalikan rapat jus¡©¡©¡©tru dilarang masuk ruangan. > > Tak habis akal, dia pun meme¡©cah barisan petugas keamanan yang berjaga di > depan pintu dan memaksa masuk. Tak berapa la¡©¡©¡©¡©¡©¡©ma Fakir keluar dari > ruang > ra¡©¡©¡©pat dengan lunglai dan air muka¡©¡©nya yang lesu. Jabatan presiden > komisaris diganti oleh M.L. Puri. > ¡°Katanya jabatan saya sudah ka¡©¡©¡©darluasa, tapi tidak ada > kepu¡©¡©tus¡©¡©an atau > pemberitahuan sebe¡©¡©lum¡©nya. Kebijakan diambil sepihak dan pimpinan rapat > diambil alih Pardeep [Komisaris perusaha¡©an Pardeep Dhir],¡± ujar Fakir, > Se¡©¡©nin(22/10). > Agenda RUPSLB memang terdiri dari dua hal, persetujuan per¡©¡©¡©¡©¡©¡©ubahan > tempat kedudukan per¡©¡©¡©seroan dan persetujuan per¡©¡©¡©ubahan susunan > direksi > dan de¡©¡©¡©wan komisaris perseroan. > Pengusiran yang dialami Fakir ter¡©¡©¡©jadi karena dia dianggap tidak lagi > berhak mengikuti RUPSLB. Pa¡©¡©¡©salnya, pria plontos yang juga menjabat > Direktur PT Garda Mi¡©¡©¡©nerals, pemilik 26% saham Gar¡©¡©¡©da Tujuh Buana > dianggap memasuki status quo karena sudah me¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©lepas seluruh > sahamnya. > ¡°Sekarang ada RUPSLB yang se¡©¡©olah-olah kuorum dengan ada¡©¡©nya pihak > lain, > ada dualisme ke¡©¡©¡©pe¡©¡©¡©milikan,¡± katanya. > Pria keturunan India itu meng¡©aku tertipu oleh oknum perusaha¡©¡©an. Dia > merasa tidak pernah meng¡©¡©¡©alihkan sahamnya kepada pihak manapun seperti > yang di¡©¡©¡©jelaskan dalam keterbukaan per¡©¡©se¡©¡©¡©roan beberapa waktu > lalu. > ¡°Saya tidak pernah mengalihkan saham sama sekali, itu di¡©¡©alih¡©kan tanpa > sepengetahuan saya, saya tidak pernah memberi¡©¡©kan¡©¡©nya ke pihak > mana¡©¡©pun.¡± > Dia mengaku telah melapor¡©kan kasus manipulasi pengalih¡©an dan kepemilikan > saham tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Ne¡©¡©¡©¡©¡©¡©gara (PTUN) dan sedang > me¡©¡©¡©nung¡©¡©¡©gu pro¡©¡©¡©ses selanjutnya. > ¡°Ini manipulasi, kita tunggu ke¡©¡©¡©¡©¡©¡©putusan hukum yang tepat. Nanti > dari > kuasa hukum saya akan berikan penjelasan.¡± > Phillian, kuasa hukum Fakir Chand, menambahkan pengalih¡©an saham secara > ilegal diduga di¡©¡©¡©¡©¡©¡©la¡©¡©ku¡©¡©kan melalui pembuatan ak¡©¡©¡©¡©ta > palsu. > ¡°Tidak boleh masuk ruang ra¡©¡©¡©pat itu sebagai salah satu strategi > mencaplok > perusahaan yang su¡©¡©¡©dah didirikan oleh Fakir Chand > se¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©jak dari awal > dengan melawan hu¡©¡©¡©¡©¡©¡©kum,¡± katanya. > Menurutnya, terdapat kejang¡©¡©gal¡©an dalam manipulasi pengalih¡©an saham > dari > PT Garda Minerals kepada dua individu pengambil saham yang disebut-sebut > bernama Oktavianus Wenas dan Mi¡©¡©chel Wenas. > ¡°Dari akta yang terakhir dimili¡©ki Fakir sudah dilakukan peningkatan saham > dari 2.099 menjadi 7.800, tapi dari akta yang di¡©¡©¡©buat Oktavianus dan > Michel We¡©¡©¡©nas itu jumlahnya masih 2.099, me¡©¡©re¡©ka pakai data yang > sa¡©¡©¡©lah.¡± > Selain melaporkan ke PTUN, lanjutnya, Fakir juga akan meng¡©adukan kasus ini > ke Mabes Polri dengan du¡©¡©ga¡©¡©an tin¡©¡©¡©¡©¡©¡©dak pidana > pe¡©¡©¡©malsuan akta > otentik. ¡°Di PTUN sudah kami gugat, su¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©dah ada nomor > registrasi, > ming¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©gu de¡©¡©pan disidangkan. > Se¡©¡©¡©ha¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©rusnya RUPSLB ini pun > tidak sah.¡± > Saat dimintai konfirmasi, Ko¡©¡©¡©mi¡©¡©¡©saris yang juga pengendali RUPSLB > Pardeed Dhir memilih bung¡©¡©¡©kam dan menghindar dari ke¡©¡©¡©jaran wartawan. > ¡°Saya akan menghubungi anda esok hari,¡± tulisnya dalam pesan sing¡©¡©¡©kat > yang > diterima Bisnis ke¡©¡©ma¡©¡©rin. > Kinerja Melambung > Berdasarkan laporan Bisnis (26/7), emiten berkode saham GTBO ini masih rugi > Rp21,52 miliar 2 tahun silam. Sampai ke¡©¡©¡©mudian, laporan ke¡©¡©¡©uangan > GTBO > per 31 Desember 2011 menyebutkan laba bersihnya melejit 8.704% ke Rp74 > mili¡©¡©¡©ar. Pen¡©¡©¡©jual¡©¡©an¡©¡©nya juga meroket 1.147% ke Rp320 miliar > setara > 1,10 juta ton. > Saham GTBO pun akhirnya naik kelas. Dari level Rp100-an se¡©¡©¡©¡©¡©¡©jak > masuk > bursa Juli 2009, naik ke level Rp700-an pada 2011. > Kisah kembali berulang. Se¡©¡©¡©¡©¡©¡©mester I/2012, laba bersihnya > me¡©¡©¡©¡©¡©¡©roket > 7.294% senilai hampir Rp1 triliun dengan lompatan pen¡©¡©¡©¡©¡©¡©jualan > 2.988% ke > Rp1,15 tri¡©¡©¡©liun setara 4,20 juta ton. > Disebut-sebut, raihan penjua¡©l¡©¡©an didapat dari uang muka > pen¡©¡©jual¡©¡©an batu > bara hingga 2016 dari perusahaan Uni Emirat Arab yang profilnya tidak > diungkap. > Se¡©¡©rang¡©¡©kai¡©¡©an kisah feno¡©¡©me¡©¡©nal itu akhir¡©¡©nya > meng¡©¡©¡©¡©antar¡©kan > sa¡©¡©ham GTBO ke level harga Rp7.000-an, hingga sampai di pun¡©¡©¡©¡©¡©¡©cak > re¡©¡©¡©kor¡©¡©¡©nya bulan lalu, per¡©¡©¡©¡©¡©sis¡©¡©nya 14 Sep¡©¡©¡©tember, > pada level > Rp7.200. > Selanjutnya pa¡©¡©¡©da rentang 17-21 Sep¡©¡©¡©tem¡©¡©ber, saat terjadi > pe¡©¡©¡©le¡©¡©¡©pasan oleh pe¡©¡©¡©¡©¡©megang sa¡©¡©¡©ham uta¡©¡©¡©ma, > yak¡©¡©¡©ni PT Gar¡©¡©da > Minerals, har¡©¡©ga sa¡©¡©¡©ham GTBO mulai am¡©¡©blas dan me¡©¡©¡©nu¡©¡©kik > ta¡©¡©jam > hingga akhir¡©¡©nya, pada Kamis (27/9) otoritas bursa me¡©¡©¡©naruh saham > GTBO ke > dalam sta¡©¡©¡©¡©¡©¡©tus unusual market activity (UMA) akibat harga yang > berge¡©rak > tidak wajar. Secara year on year, return saham GTBO mencapai 2.767,65%. > Direktur Garda Minerals Fakir Chand dalam keterbukaannya ke bursa saat itu > mengatakan tujuan penjualan GTBO dalam 3 hari yang berdekatan itu adalah > ada¡©¡©¡©lah persiapan dana untuk mela¡©¡©¡©ku¡©¡©kan investasi. > PT Bursa Efek Indonesia kemudian melakukan suspensi terhadap saham GTBO pada > 15 Ok¡©¡©to¡©¡©ber se¡©¡©¡©¡©¡©iring dengan transaksi pen¡©¡©¡©jual¡©an batu > bara 10 juta > ton yang di¡©¡©¡©anggap tidak wajar. > Sementara itu, analis PT First Asia Capital David Sutyanto me¡©¡©nga¡©takan > kisruh internal per¡©¡©usa¡©¡©ha¡©an akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan > pemegang saham di bursa efek. > Menurutnya, pihak manajemen perusahaan harus segera memberi penjelasan > kepada BEI atas apa yang terjadi sebenarnya. Selanjutnya, baru dapat dinilai > apakah saham Garda Tujuh Buana layak dibeli atau bahkan perlu dilepas ke > pasar. > Adapun Fridian Warda, Analis saham PT Indosurya Asset > Ma¡©¡©¡©na¡©¡©¡©ge¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©¡©ment, menyarankan investor tidak mendekati > saham GTBO > ka¡©¡©¡©¡©¡©¡©rena kondisi yang terlihat se¡©¡©¡©dang tidak sehat. > Terlepas dari itu, saham emiten pada sektor per¡©¡©¡©tambangan me¡©¡©¡©mang > perlu > dihindari karena adanya sejumlah peraturan pe¡©¡©¡©merintah yang tak berpihak > pada emiten. > Menurutnya, kisruh internal per¡©¡©¡©¡©¡©usahaan akan berdampak cu¡©¡©¡©kup > signifikan terhadap pergerakan saham. (lavinda@...__, > > > _._,___ >
------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
