Dato Seri Anwar
 
Maaf/baru sebentar saya membuka komputer dan membaca balasan Dato yang menyentuh karya saya di luar Negeri. Terima kasih banyak.
 
Saya baru tadi mengajak pelajar saya di UMS yang kebetulan tidak pulang beraya. Mereka itu ada dari kelantan, melaka dan sibu.
 
"Kasian " kata anak saya yang juga ngajar di UMS "abah ambil bawa mereka makan kerana kekadang mereka tidak punya wang yang menyebabkan tidak pulang" semacam menitis air mata saya mengenangkan mereka dan inilah juga antara perjuangan kita Dato untuk maksud anak bangsa kita tidaklah susah sangat. Terima kasih Dato.

 

Bila dato kasih respod tulisan-tulisan saya, termasuk ayahnda Hussin Ali/timbalan presiden PKR yang selalu mengsms saya/jua Kak Wan yang cukup lembut orangnya/jelas memberikan semangat untuk saya berjuang dalam PKR meski bermacam tekanan saya terima/tetapi asal saya tidak meminta-minta/mengampu, saya tetap dengan semangat lama bermati-matian melawan meskipun lewat pilihanraya dulu saya dioffer 3 juta untuk menarik diri dari calon MP/wang bukan perkiraan saya tetapi niat memperjuangkan rakyat termiskin/ditindas/itu lebih utama.

 

Kalah menang soal biasa. Sampai mati tetap melawan, makanya seperti dato tahu saya kekdg menegur kepimpinan, tetapi soal rumah PKR tidak pernah saya hebohkan di luar. Hal di dalam tetap tertutup rapat/tidak akan terkeluar/lain dengan perangai kawan2 yang kurang mengerti konsep berparti. kekadang saya nasihati juga.

 

Semula kembali pertanyaan Dato hal yang saya tulis itu memang pengalaman benar yang saya lewati kerana saya memang juga selalu berada di luar negeri, cuma sekarang ini agak kurang sedikit.

 

kala menduduki kerusi pengarah kebudayaan hampir semua negara saya lawati yang berkait dengan dunia kesenian dan memang setiap melawat akan adalah karya yang saya catat untuk memenuhi kolum saya di borneo mail dan sabah times, tetapi sekarang tidak lagi kerana tidak dipercaya akibat banyak sangat mengkritik kerajaan, tetapi ada 4 buah buku saya belum dicetak/tengah diedit lagi, tetapi kesebukan cari makan, maka agak terhad kecuali malam/itupun kekadang ngajar kelas malam di UMS.

 

Saya terharu meski dato punya kesebukan yang bukan sedikit, tetapi masih menatap catatan-catatan saya dan sekali lagi terima kasih banyak respond-respond dato dengan doa dato, kak wan dan famili dirahmati Allah dan doa Allah tetap lindungi dato dari fitnah lantaran perbuatan pengkhianat yang suatu hari menerima balasan jua.

 

ISMAILY BUNGSU
UMS-SABAH
[email protected]
[email protected]
[email protected]
019-8400005/016-8222262
014-5555175



sila layari
http://groups.yahoo.com/group/Watan_Sabah




Tulisan DINSMAN di Majallah PENTAS


......Di Sabah, pembacaan puisi oleh Ismaily Bungsu dilakukan secara berteater/hal ini juga dilakukan oleh Prof Rahman Shari(UM),cuma Teater Puisi Rahman tidak banyak memperlihatkan kemajuan ke arah yang dimatlamatkanya.Ismaily penuh penghayatan sehingga mencapai tahap sebuah persembahan teater yang menyebabkan Prof Anuar Arai(UiTM) dan Tokoh Seniman Negara Syed Alwi menyatakan kekagumannya bila melihat Ismaily beraksi di pentas Universiti Utara Malaysia sempena Pertemuan Teater...........
ISMAILY BUNGSU
UMS-SABAH
[email protected]
[email protected]
[email protected]
019-8400005/016-8222262
014-5555175


sila layari
http://groups.yahoo.com/group/Watan_Sabah




Tulisan DINSMAN di Majallah PENTAS


......Di Sabah, pembacaan puisi oleh Ismaily Bungsu dilakukan secara berteater/hal ini juga dilakukan oleh Prof Rahman Shari(UM),cuma Teater Puisi Rahman tidak banyak memperlihatkan kemajuan ke arah yang dimatlamatkanya.Ismaily penuh penghayatan sehingga mencapai tahap sebuah persembahan teater yang menyebabkan Prof Anuar Arai(UiTM) dan Tokoh Seniman Negara Syed Alwi menyatakan kekagumannya bila melihat Ismaily beraksi di pentas Universiti Utara Malaysia sempena Pertemuan Teater...........


Surf faster.
Internet Explorer 8 optmized for Yahoo! auto launches 2 of your favorite pages everytime you open your browser.Get IE8 here! (It's free)

Kirim email ke