Pak Hasto, Jangan kecewa kalo e-mailnya belum mendapat respon/tanggapan dari temen-temen di milis ya Apalagi bulan ini lagi heboh dengan migrasi burung....semua sedang melaporkan raptor yang melintas di beberapa daerah Indonesia....
salam, irma 2008/10/9 Hasto P Irawan <[EMAIL PROTECTED]> > > Ada yg tau gak berapa energi yg dikonsumsi oleh burung (per menit atau per > jamnya) ketika terbang? Apakah lebih besar atau lebih kecil dibanding > mamalia yg berlari (dengan catatan mamalia itu memiliki bobot tubuh yg sama > dgn burung, dan satuan waktu yg dipake juga sama, misalnya per menit atau > per jam)? > > Kalau menurut saya, jumlah energi per jam yg dihabiskan burung untuk > terbang bisa lebih besar dari yg dihabiskan oleh mamalia yang berlari per > jamnya (ini baru dugaan, bisa aja salah). Untuk ngeliat besarnya energi yg > diperlukan untuk terbang bisa diliat dgn perbandingan awam berikut ini > (supaya gampang, kita bandingin aja burung dengan manusia he he): > Burung seberat 12 kg, misalnya angsa *mute swan*, butuh rentang sayap > sepanjang 240 cm atau 2,4 meter untuk bisa *airborne*. Sekarang andaikan > saja manusia diberi sayap dan disuruh terbang. Berarti manusia yg berbobot > sekitar 60 kg butuh "sayap" dengan rentang sepanjang 60/12 x 240 = 1200 cm, > atau 12 meter (berapa rentang paralayang ya? kayaknya lebih dari 12 meter). > Dengan rentang sayap 12 meter itu, secara teori manusia mampu > *airborne--*seandainya > saja dia kuat mengepakkan "sayap"nya. > > Masalahnya adalah, dengan laju metabolisme dan ukuran otot manusia seperti > sekarang, kekuatan otot manusia tak mungkin mampu mengepakkan sayap sebesar > itu sampai tubuhnya terangkat dari tanah. Bahkan untuk bertahan beberapa > detik saja di atas tanah, mungkin manusia tak akan sanggup. Sedangkan di > lain pihak, manusia masih sanggup untuk berlari terus-menerus beberapa puluh > menit atau bahkan beberapa jam (khusus untuk atlet yg dilatih). > > Jika manusia harus terbang, pasti butuh otot yg sangat besar untuk bisa > kuat mengepakkan sayap sampai tubuhnya terangkat dari tanah, dan butuh > metabolisme yg sangat cepat untuk memasok energi yg dibutuhkan tiap kepakan > sayap sehingga dia mampu bertahan lama terbang (bukan cuma melakukan > beberapa kepakan kemudian kehabisan tenaga). > > Padahal burung bisa terbang kemana saja dengan mudahnya, bahkan terbangnya > bukan cuma satu atau dua detik, tapi bisa berjam2, menempuh jarak ratusan > kilometer, atau ribuan kilometer dalam beberapa hari, terutama untuk jenis > burung *migratory*. > > Metabolisme secepat apa yg memungkinkan burung memproduksi energi begitu > cepatnya per satuan waktu sehingga energi yang dihasilkan oleh metabolisme > tubuh per menitnya sama banyak dgn energi yg dihabiskan untuk mengepakkan > sayap per menitnya, sehingga burung tak cepat kehabisan tenaga, dan bisa > terus-menerus mengepakkan sayapnya??? > > Hayooo gimana neh para pakar dan mahasiswa biologi yg gw yakin banyak di > milis ini?:) Bantu gw dunk yg bukan dari biologi.. > > > -Hasto Pratikto Irawan- > > NB: Ini adalah *repost* dari topik yg pernah gw tulis dan kirim ke milis > ini beberapa bulan lalu, gw *posting *lagi deh karena dulu belom ada > tanggapan satu pun.. Boleh kaaan ngeposting topik yg rada beda biar gak > bosen??? > > > > > -- Irma Dana http://dawala.wordpress.com [lagi belajar nulis] http://www.friendster.com/dawala
