Kang Bas,

Wah jadi menarik neh :P. Memang betul 2-3 tahun lalu, saya, Kang Firman dan
Kang Ijo pernah membahas ini, bahkan sudah dibuatkan paper ilmiahnya, tapi
waktu itu dihubungan dengan informasi spatial.

Nah untuk sekarang, kita mulai aja yang sederhana dengan memanfaatkan blog
engine Wordpress. Kebetulan blog SBI sudah menggunakan engine ini, tinggal
di tambahkan plug-in untuk membuat web form dengan database sederahana.
Namun kelemahannya, perlu ada orang yang perlu compile secara manual dan
kalau perlu di petakan menggunakan Google Map, bisa secara visual atau
menggunakan titik GPS kalau memungkinkan.

Sebagai informasi awal, pendekatan ini sudah dilakukan, kebetulan saat ini
saya sedang bikin Rumah Informasi Rangkong Indonesia, sudah hampir rampung
80% , sekarang agak mandek karena kesibukan :P.

Kalau sudah cukup energi untuk serius, kita bisa coba mencari web developer
"gratisan" untuk membangun Web 2.0 untuk Burung Indonesia, hehehehehehe.
Content dan sistemnya? tinggal minta izin aja ke pihak ebird.com, karena
yang mereka bikin sudah cukup mumpuni dan bisa cukup berbicara manakala di
butuhkan untuk melihat trend perubahan terhadap perjumpaan burung.  Untuk
urusan teknis, kita bisa coba ajah kerjasama penyedia hosting lokal untuk
menampung sistem ini, dengam imbal balik menempatkan iklan terbatas di
dalamnya.

Bagaimana dengan data royalti? ketakutan ini saya tangkap juga ketika
ngobrol-ngobrol dengan beberapa rekan-rekan SBI, solusinya? semua
data/informasi merupakan milik pemilik data. SBI Info, hanya sebagai
pengumpul dan pengelola informasinya saja.

Oh ya, selain informasi perjumpaan, nama daerah dan nilai budaya burung pun
akan menarik untuk di rekam kedalam sistem ini. Betul sekali! keragaman nama
burung daerah akan menjadi sangat beragam untuk satu jenis burung, tapi akan
penting ketika kita akan bertanya kepada penduduk lokal.

Begitu Kang Bas dan yang lainnya....


Tabik

Yoki



2009/7/16 Kang Bas <[email protected]>

>
>
> Salam Bang Yoki...
>
> Saya pribadi sepakat jika memang ingin membangun system data online.
> Seingat saya pula, duluuu sekali sempat dibahas intensif antara Bang Yoki,
> Kang Firman, dan Kang Ijo... Sampai ke detil struktur basis datanya pula...
>
> Kalau Bang Yoki siap membangun system, saya siap untuk uji coba dan entry
> datanya.
>
> BTW, saat ini siapa yang kelola server sbi-info? Mas Wicak masih? Kang Ijo
> masih tune in? Masih memungkinkan tidak pakai server sbi-info, terutama
> spacenya? Kalau tidak memungkinkan, saya bisa bantu meminjamkan server dan
> space...
>
> Gimana?
>
> KB
>
> --- On *Thu, 7/16/09, Y Hadiprakarsa <[email protected]>* wrote:
>
> Rekans....
>
> Sebenernya untuk verifikasi bisa juga menggunakan sistem rating, misalnya
> di lokasi A sudah terdapat perjumpaan lebih dari 3 orang yang berbeda dengan
> waktu yang berbeda pula, maka bisa di pastikan burung tersebut ada di lokasi
> tersebut. Kalau informasi ini sudah di rangkum dalam sebuah sistem database,
> proses rating sebagai verifikasi data akan menjadi mudah.
>
> Sebagai racoen, coba deh liat-liat webnya ebird.com yang di buat sama
> Cornell Lab of Ornithology. Sebuah web-based citizen science database yang
> sangat menarik untuk merekam semua perjumpaan burung oleh siapa pun di US
> sana.
>
> Nah kenapa kita gak bisa? :D........
>
> Yuk........gw bersedia membantu membangun sistem ini.
>
>
> Salam Rangkong :P
>
> Yoki
>
>
>
>  
>

Kirim email ke