Kawan pengembara, Saya pribadi tidak keberatan kalau, apa lagi demi kemajuan dunia burung. Bagi saya haram hukumnya untuk tidak berbagi ilmu.
Londo --- On Fri, 7/17/09, Firman Hadi <[email protected]> wrote: From: Firman Hadi <[email protected]> Subject: Re: [SBI-InFo] Back-up data burung dari Millist ini Siapa ya? To: [email protected] Date: Friday, July 17, 2009, 9:58 AM Kang Yoki, Kang Bas dan rekan-rekan lain, Saya setuju dengan usulan Kang Yoki. Database sederhana dalam bentuk blog lebih cepat dilakukan.Sebagai contoh saja, untuk keperluan yang lain memang, bisa dilihat di http://lulc. sigro.orgUntuk keperluan yang sesuai dengan keinginan rekan-rekan, mungkin bisa menggunakan situs SBI(atau buat subdomain). Jika space yang tersedia tidak cukup untuk menampung database (juga database spasial), bisa gunakan host lainnya. Saya ada satu space hosting, yang bisa juga digunakan. Isu yang cukup rumit adalah data custodian, kepemilikan data. Ini mungkin tak bisa selesai dengan diskusi sebentar :D . Tapi data juga foto, hasil pengamatan Kang Bas, Mas Iwan dan rekan-rekan sudah bejibun tuh di milis dan kalau itu dipindahkan ke dalam database tersendiri, mungkin mereka tak akan keberatan. Bukan begitu Kang, Mas? :D Saya 'terpaksa' ikut komentar karena ingin bayar 'hutang' hehehe. Wassalam, Firman Hadi. On 16 Jul 2009, at 21:11, Y Hadiprakarsa wrote: Kang Bas, Wah jadi menarik neh :P. Memang betul 2-3 tahun lalu, saya, Kang Firman dan Kang Ijo pernah membahas ini, bahkan sudah dibuatkan paper ilmiahnya, tapi waktu itu dihubungan dengan informasi spatial. Nah untuk sekarang, kita mulai aja yang sederhana dengan memanfaatkan blog engine Wordpress. Kebetulan blog SBI sudah menggunakan engine ini, tinggal di tambahkan plug-in untuk membuat web form dengan database sederahana. Namun kelemahannya, perlu ada orang yang perlu compile secara manual dan kalau perlu di petakan menggunakan Google Map, bisa secara visual atau menggunakan titik GPS kalau memungkinkan. Sebagai informasi awal, pendekatan ini sudah dilakukan, kebetulan saat ini saya sedang bikin Rumah Informasi Rangkong Indonesia, sudah hampir rampung 80% , sekarang agak mandek karena kesibukan :P. Kalau sudah cukup energi untuk serius, kita bisa coba mencari web developer "gratisan" untuk membangun Web 2.0 untuk Burung Indonesia, hehehehehehe. Content dan sistemnya? tinggal minta izin aja ke pihak ebird.com, karena yang mereka bikin sudah cukup mumpuni dan bisa cukup berbicara manakala di butuhkan untuk melihat trend perubahan terhadap perjumpaan burung. Untuk urusan teknis, kita bisa coba ajah kerjasama penyedia hosting lokal untuk menampung sistem ini, dengam imbal balik menempatkan iklan terbatas di dalamnya. Bagaimana dengan data royalti? ketakutan ini saya tangkap juga ketika ngobrol-ngobrol dengan beberapa rekan-rekan SBI, solusinya? semua data/informasi merupakan milik pemilik data. SBI Info, hanya sebagai pengumpul dan pengelola informasinya saja. Oh ya, selain informasi perjumpaan, nama daerah dan nilai budaya burung pun akan menarik untuk di rekam kedalam sistem ini. Betul sekali! keragaman nama burung daerah akan menjadi sangat beragam untuk satu jenis burung, tapi akan penting ketika kita akan bertanya kepada penduduk lokal. Begitu Kang Bas dan yang lainnya.... Tabik Yoki 2009/7/16 Kang Bas <bask...@yahoo. com> Salam Bang Yoki... Saya pribadi sepakat jika memang ingin membangun system data online. Seingat saya pula, duluuu sekali sempat dibahas intensif antara Bang Yoki, Kang Firman, dan Kang Ijo... Sampai ke detil struktur basis datanya pula... Kalau Bang Yoki siap membangun system, saya siap untuk uji coba dan entry datanya. BTW, saat ini siapa yang kelola server sbi-info? Mas Wicak masih? Kang Ijo masih tune in? Masih memungkinkan tidak pakai server sbi-info, terutama spacenya? Kalau tidak memungkinkan, saya bisa bantu meminjamkan server dan space... Gimana? KB --- On Thu, 7/16/09, Y Hadiprakarsa <milis....@gmail. com> wrote: Rekans.... Sebenernya untuk verifikasi bisa juga menggunakan sistem rating, misalnya di lokasi A sudah terdapat perjumpaan lebih dari 3 orang yang berbeda dengan waktu yang berbeda pula, maka bisa di pastikan burung tersebut ada di lokasi tersebut. Kalau informasi ini sudah di rangkum dalam sebuah sistem database, proses rating sebagai verifikasi data akan menjadi mudah. Sebagai racoen, coba deh liat-liat webnya ebird.com yang di buat sama Cornell Lab of Ornithology. Sebuah web-based citizen science database yang sangat menarik untuk merekam semua perjumpaan burung oleh siapa pun di US sana. Nah kenapa kita gak bisa? :D........ Yuk........gw bersedia membantu membangun sistem ini. Salam Rangkong :P Yoki
