Kang Yoki, Kang Bas dan rekan-rekan lain,
Saya setuju dengan usulan Kang Yoki. Database sederhana dalam bentuk
blog lebih cepat dilakukan.
Sebagai contoh saja, untuk keperluan yang lain memang, bisa dilihat di
http://lulc.sigro.org
Untuk keperluan yang sesuai dengan keinginan rekan-rekan, mungkin bisa
menggunakan situs SBI
(atau buat subdomain). Jika space yang tersedia tidak cukup untuk
menampung database (juga database spasial), bisa gunakan host lainnya.
Saya ada satu space hosting, yang bisa juga digunakan.
Isu yang cukup rumit adalah data custodian, kepemilikan data. Ini
mungkin tak bisa selesai dengan diskusi sebentar :D . Tapi data juga
foto, hasil pengamatan Kang Bas, Mas Iwan dan rekan-rekan sudah
bejibun tuh di milis dan kalau itu dipindahkan ke dalam database
tersendiri, mungkin mereka tak akan keberatan. Bukan begitu Kang,
Mas? :D
Saya 'terpaksa' ikut komentar karena ingin bayar 'hutang' hehehe.
Wassalam,
Firman Hadi.
On 16 Jul 2009, at 21:11, Y Hadiprakarsa wrote:
Kang Bas,
Wah jadi menarik neh :P. Memang betul 2-3 tahun lalu, saya, Kang
Firman dan Kang Ijo pernah membahas ini, bahkan sudah dibuatkan
paper ilmiahnya, tapi waktu itu dihubungan dengan informasi spatial.
Nah untuk sekarang, kita mulai aja yang sederhana dengan
memanfaatkan blog engine Wordpress. Kebetulan blog SBI sudah
menggunakan engine ini, tinggal di tambahkan plug-in untuk membuat
web form dengan database sederahana. Namun kelemahannya, perlu ada
orang yang perlu compile secara manual dan kalau perlu di petakan
menggunakan Google Map, bisa secara visual atau menggunakan titik
GPS kalau memungkinkan.
Sebagai informasi awal, pendekatan ini sudah dilakukan, kebetulan
saat ini saya sedang bikin Rumah Informasi Rangkong Indonesia, sudah
hampir rampung 80% , sekarang agak mandek karena kesibukan :P.
Kalau sudah cukup energi untuk serius, kita bisa coba mencari web
developer "gratisan" untuk membangun Web 2.0 untuk Burung Indonesia,
hehehehehehe. Content dan sistemnya? tinggal minta izin aja ke pihak
ebird.com, karena yang mereka bikin sudah cukup mumpuni dan bisa
cukup berbicara manakala di butuhkan untuk melihat trend perubahan
terhadap perjumpaan burung. Untuk urusan teknis, kita bisa coba
ajah kerjasama penyedia hosting lokal untuk menampung sistem ini,
dengam imbal balik menempatkan iklan terbatas di dalamnya.
Bagaimana dengan data royalti? ketakutan ini saya tangkap juga
ketika ngobrol-ngobrol dengan beberapa rekan-rekan SBI, solusinya?
semua data/informasi merupakan milik pemilik data. SBI Info, hanya
sebagai pengumpul dan pengelola informasinya saja.
Oh ya, selain informasi perjumpaan, nama daerah dan nilai budaya
burung pun akan menarik untuk di rekam kedalam sistem ini. Betul
sekali! keragaman nama burung daerah akan menjadi sangat beragam
untuk satu jenis burung, tapi akan penting ketika kita akan bertanya
kepada penduduk lokal.
Begitu Kang Bas dan yang lainnya....
Tabik
Yoki
2009/7/16 Kang Bas <[email protected]>
Salam Bang Yoki...
Saya pribadi sepakat jika memang ingin membangun system data online.
Seingat saya pula, duluuu sekali sempat dibahas intensif antara Bang
Yoki, Kang Firman, dan Kang Ijo... Sampai ke detil struktur basis
datanya pula...
Kalau Bang Yoki siap membangun system, saya siap untuk uji coba dan
entry datanya.
BTW, saat ini siapa yang kelola server sbi-info? Mas Wicak masih?
Kang Ijo masih tune in? Masih memungkinkan tidak pakai server sbi-
info, terutama spacenya? Kalau tidak memungkinkan, saya bisa bantu
meminjamkan server dan space...
Gimana?
KB
--- On Thu, 7/16/09, Y Hadiprakarsa <[email protected]> wrote:
Rekans....
Sebenernya untuk verifikasi bisa juga menggunakan sistem rating,
misalnya di lokasi A sudah terdapat perjumpaan lebih dari 3 orang
yang berbeda dengan waktu yang berbeda pula, maka bisa di pastikan
burung tersebut ada di lokasi tersebut. Kalau informasi ini sudah di
rangkum dalam sebuah sistem database, proses rating sebagai
verifikasi data akan menjadi mudah.
Sebagai racoen, coba deh liat-liat webnya ebird.com yang di buat
sama Cornell Lab of Ornithology. Sebuah web-based citizen science
database yang sangat menarik untuk merekam semua perjumpaan burung
oleh siapa pun di US sana.
Nah kenapa kita gak bisa? :D........
Yuk........gw bersedia membantu membangun sistem ini.
Salam Rangkong :P
Yoki