Lanjutkan!.....para blogger ajah bisa berkumpul ribuan kemaren di jakarta,
kenapa kita gak bisa?


Yoki

2009/10/26 Biologi Pencinta Alam USU <[email protected]>

>
>
> Sepertinya, ide itu sangat jitu. Dunia penyelaman sudah melakukannya.
> Sepertinya kegiatan birding tidak kalah menarik.
> salam
>
>  ------------------------------
> *From:* Nazar <[email protected]>
>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Sun, October 25, 2009 11:28:24 PM
>
> *Subject:* Re: [SBI-InFo] mimpikah?
>
>
>
>   oh ini toh mimpinya.... .
> dulu setelah PPBI 1 di semarang, sebenarnya sudah pernah di bahas tentang
> pertemuan kedua yang akan di selenggarakan di purwokerto (mas pras)
> tapi belum ada kabar sampe sekarang
> --- On *Sun, 10/25/09, imam rahman <orny_...@yahoo. com>* wrote:
>
>
> From: imam rahman <orny_...@yahoo. com>
> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah?
> To: sbi-i...@yahoogroup s.com
>
> Date: Sunday, October 25, 2009, 8:41 AM
>
>
>
>   Salam
>
> Tentu sangat bisa, Pak. Kalau di dunia kepecintaalaman ada 2 kegiatan yang
> bisa dicontoh, Gladian & TWKM (Temu Wicara Kenal Medan). Gladian cakupan
> pesertanya lebih luas dibanding TWKM yang hanya untuk organisasi pecinta
> alam tingkat universitas. Tapi, biar begitu keduanya berlevel nasional &
> melibatkan buanyak peserta. Misinya, selain jadi ajang bertemu penggiat alam
> terbuka se-Indonesia, di sana juga jadi ajang belajar & berlatih (sesuai
> bidang kepecintaalaman yang digeluti), juga ada agenda untuk membicarakan
> satu topik. Kepanitian ditunjuk berdasar propinsi.
>
> Kalau melihat dari jumlah klub pengamat burung yang ada di Indonesia saat
> ini, saya pikir itu pun bisa dilakukan oleh kita. Mungkin yang paling siap
> (dilihat dari banyaknya pemerhati & pengamat di suatu propinsi), kandidat
> pelaksana masih di seputaran Jawa, misalnya Jawa Barat (dengan komposisi
> paling lengkap, dari adanya lembaga selevel LIPI, IdOU, LSM lokal maupun
> internasional, hingga klub kampus).
>
> Semarang, atau Jawa Tengah pada umumnya, saya pikir juga punya kans yang
> kuat untuk jadi pelaksana. Adanya PPBI (Pertemuan Pengamat Burung Indonesia)
> yang diinisiasi oleh teman-teman Semarang pada 2007 lalu membuktikan itu.
> Meski pada pelaksanaannya, tajuk "se-Indonesia" belum menjamin hadirnya
> seluruh perwakilan pengamat burung dari Sabang sampai Merauke.
>
> Salam
>
> Imam T
>
>
> --- On *Fri, 10/23/09, Yus Rusila Noor <yus.n...@gmail. com>* wrote:
>
>
> From: Yus Rusila Noor <yus.n...@gmail. com>
> Subject: [SBI-InFo] mimpikah?
> To: sbi-i...@yahoogroup s.com
> Date: Friday, October 23, 2009, 9:41 AM
>
>
>
> Temans,
>
> Beberapa hari terkahir ini saya sering baca atau terima email dll. yang
> isinya berupa motivasi atau apalah namanya agar kita berpikir dan menggagas
> ide yang "out of box". Saya sendiri nggak terlalu ngerti (maklum umur ...
> rasanya sekarang makin banyak yang saya tidak mengerti atau susah
> dimengerti).
>
> Supaya dianggap sebagai orang yang "thinking out of the box", dan daripada
> jadi bisul/jerawat, saya berpikir, dengan banyaknya para pengamat burung dan
> banyaknya kegiatan, gimana kalau suatu saat kita kumpul secara AKBAR di suau
> tempat dan mencatatkan kita di Rekor MURI sebagai kegiatan pengamatan burung
> dengan jumlah peserta terbanyak (ribuan????) . Mimpinya, kita kumpul di
> suatu lokasi (misalnya Kebun Raya Bogor), terus yang hadir dibagi menjadi
> beberapa kelompok, melakukan pengamatan di bagian tertentu (bisa pake grid),
> dan kemudian menyerahkan hasilnya kemudian. Yang paling penting memang
> jumlahnya, dan saya kira bisa kita kumpulkan (selain pengamat burung asli)
> dari macem-macem institusi dan sekolahan. Terus kita cari sponsor untuk
> mendatangkan teman-teman dari luar kota ....
>
> Selain berRekor, kegiatan ini bisa mengumpulkan super banyak pengamat
> burung, sekaligus membuat pemetaan rinci keberadaan burung di suatu lokasi.
> Juga memberikan informasi kepada pihak luar apa itu birdwatching, apa itu
> kepentingan burung, dan mudah-mudahan Pemda bisa membuat Perda perlindungan
> burung (Bogor udah lama punya lho .... yang nembak burung didenda 50rb -
> saja).
>
> Oooops, burung-burung sudah mulai bernyanyi di pohon depan rumah,
> membangunkan saya, dan ternyata saya sedang mimpi. Tapi siapa tahu bisa jadi
> nyata khan?
>
>
> Yus
>
>
>
>
>  
>

Kirim email ke