Betul Yat, Tapi saya yakin bisa kita wujudkan dengan catatan memang NIAT mau bikin dan komitmen untuk mewujudkannya.
Londo --- On Wed, 10/28/09, hidayat ashari <[email protected]> wrote: From: hidayat ashari <[email protected]> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? To: [email protected] Date: Wednesday, October 28, 2009, 9:51 AM Emang yakin ya kalo pengamat burung di Indonesia ada "banyak".... "ribuan" ??? itu aja dulu pertanyaannya sebelum memecahkan rekor nya...... karena setiap kali pengamat burung nya ya berkisar dari itu itu juga....sesekali pengamat raptor jadi ngamatin waterbird... .sesekali kebalikannya. ..tapi ya orangnya itu itu juga..... jangan nanti berencana berlabel seperti pas di Ungaran..."pertemua n pengamat burung se Indonesia" tapi ya yang datang ya cuman dari situ situ juga..... dajat --- On Tue, 10/27/09, iwan londo <iwan_lo...@yahoo. com> wrote: From: iwan londo <iwan_lo...@yahoo. com> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? To: sbi-i...@yahoogroup s.com Date: Tuesday, October 27, 2009, 7:04 PM Kalau begitu kegiatannya dilakukan di daerah lahan basah saja Swiss. Londo --- On Tue, 10/27/09, swiss winnasis <kebogi...@yahoo. com> wrote: From: swiss winnasis <kebogi...@yahoo. com> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? To: sbi-i...@yahoogroup s.com Date: Tuesday, October 27, 2009, 6:38 PM jadi siapa ne juragannya? yang mimpi pertama kalikah? hehehe.. kalo di tempat saya, biasanya yang usul kegiatan dia yang jadi penanggung jawa. kalo kegiatannya agak "basah" pasti pada mau, tapi kalo "kering" semua pada alasan perut mules kek, acara keluarga kek, atau apalah...hehehe. .. Swiss Baluran National Park www.pratapapa81. wordpress. com www.balurannational park.web. id --- On Tue, 10/27/09, Irma Dana <irma.d...@gmail. com> wrote: From: Irma Dana <irma.d...@gmail. com> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? To: sbi-i...@yahoogroup s.com Date: Tuesday, October 27, 2009, 9:56 AM Kang Yus, Idennya kang Yus pernah diceritakan sama saya...kalau ndak salak waktu pengamatan sambil ngabuburit ya:) Kalau memang bisa melakukannya di Kebun Raya Bogor, menarik juga. Lokasinya tidak jauh dari angkutan umum, jadi siapa pun dengan mudah bisa datang ke KRB. Suasanya nyaman, dan ada beberapa titik pengamatan burung yang strategis. Selain di Kebun Raya Bogor, bisa juga mengadakan pengamatan serempek di beberapa wilayah, bisa di Semarang, Jogja, Surabaya, Palangkaraya, Medan dan tempat2 lainnya. Pengamatan dilakukan dalam waktu bersamaan. Jadi mimpinya Kang Yus bisa tuh....hayu kapan mau diobrolin lagi...idenya Yoki juga bener, para blogger yang belum lama ada di Indonesia aja, udah bisa ngumpul tiap tahun...nah ini, pengamatan burung udah dari jaman baheula....masa gak bisa ya heheheheh Salam, Irma 2009/10/27 Y Hadiprakarsa <milis....@gmail. com> Lanjutkan!.. ...para blogger ajah bisa berkumpul ribuan kemaren di jakarta, kenapa kita gak bisa? Yoki 2009/10/26 Biologi Pencinta Alam USU <biopa...@yahoo. com> Sepertinya, ide itu sangat jitu. Dunia penyelaman sudah melakukannya. Sepertinya kegiatan birding tidak kalah menarik. salam From: Nazar <denpi...@yahoo. com> To: sbi-i...@yahoogroup s.com Sent: Sun, October 25, 2009 11:28:24 PM Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? oh ini toh mimpinya.... . dulu setelah PPBI 1 di semarang, sebenarnya sudah pernah di bahas tentang pertemuan kedua yang akan di selenggarakan di purwokerto (mas pras) tapi belum ada kabar sampe sekarang --- On Sun, 10/25/09, imam rahman <orny_...@yahoo. com> wrote: From: imam rahman <orny_...@yahoo. com> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? To: sbi-i...@yahoogroup s.com Date: Sunday, October 25, 2009, 8:41 AM Salam Tentu sangat bisa, Pak. Kalau di dunia kepecintaalaman ada 2 kegiatan yang bisa dicontoh, Gladian & TWKM (Temu Wicara Kenal Medan). Gladian cakupan pesertanya lebih luas dibanding TWKM yang hanya untuk organisasi pecinta alam tingkat universitas. Tapi, biar begitu keduanya berlevel nasional & melibatkan buanyak peserta. Misinya, selain jadi ajang bertemu penggiat alam terbuka se-Indonesia, di sana juga jadi ajang belajar & berlatih (sesuai bidang kepecintaalaman yang digeluti), juga ada agenda untuk membicarakan satu topik. Kepanitian ditunjuk berdasar propinsi. Kalau melihat dari jumlah klub pengamat burung yang ada di Indonesia saat ini, saya pikir itu pun bisa dilakukan oleh kita. Mungkin yang paling siap (dilihat dari banyaknya pemerhati & pengamat di suatu propinsi), kandidat pelaksana masih di seputaran Jawa, misalnya Jawa Barat (dengan komposisi paling lengkap, dari adanya lembaga selevel LIPI, IdOU, LSM lokal maupun internasional, hingga klub kampus). Semarang, atau Jawa Tengah pada umumnya, saya pikir juga punya kans yang kuat untuk jadi pelaksana. Adanya PPBI (Pertemuan Pengamat Burung Indonesia) yang diinisiasi oleh teman-teman Semarang pada 2007 lalu membuktikan itu. Meski pada pelaksanaannya, tajuk "se-Indonesia" belum menjamin hadirnya seluruh perwakilan pengamat burung dari Sabang sampai Merauke. Salam Imam T --- On Fri, 10/23/09, Yus Rusila Noor <yus.n...@gmail. com> wrote: From: Yus Rusila Noor <yus.n...@gmail. com> Subject: [SBI-InFo] mimpikah? To: sbi-i...@yahoogroup s.com Date: Friday, October 23, 2009, 9:41 AM Temans, Beberapa hari terkahir ini saya sering baca atau terima email dll. yang isinya berupa motivasi atau apalah namanya agar kita berpikir dan menggagas ide yang "out of box". Saya sendiri nggak terlalu ngerti (maklum umur ... rasanya sekarang makin banyak yang saya tidak mengerti atau susah dimengerti). Supaya dianggap sebagai orang yang "thinking out of the box", dan daripada jadi bisul/jerawat, saya berpikir, dengan banyaknya para pengamat burung dan banyaknya kegiatan, gimana kalau suatu saat kita kumpul secara AKBAR di suau tempat dan mencatatkan kita di Rekor MURI sebagai kegiatan pengamatan burung dengan jumlah peserta terbanyak (ribuan????) . Mimpinya, kita kumpul di suatu lokasi (misalnya Kebun Raya Bogor), terus yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok, melakukan pengamatan di bagian tertentu (bisa pake grid), dan kemudian menyerahkan hasilnya kemudian. Yang paling penting memang jumlahnya, dan saya kira bisa kita kumpulkan (selain pengamat burung asli) dari macem-macem institusi dan sekolahan. Terus kita cari sponsor untuk mendatangkan teman-teman dari luar kota .... Selain berRekor, kegiatan ini bisa mengumpulkan super banyak pengamat burung, sekaligus membuat pemetaan rinci keberadaan burung di suatu lokasi. Juga memberikan informasi kepada pihak luar apa itu birdwatching, apa itu kepentingan burung, dan mudah-mudahan Pemda bisa membuat Perda perlindungan burung (Bogor udah lama punya lho .... yang nembak burung didenda 50rb - saja). Oooops, burung-burung sudah mulai bernyanyi di pohon depan rumah, membangunkan saya, dan ternyata saya sedang mimpi. Tapi siapa tahu bisa jadi nyata khan? Yus -- Irma Dana http://dawala. wordpress. com [lagi belajar nulis
