Kang Yus, Idennya kang Yus pernah diceritakan sama saya...kalau ndak salak waktu pengamatan sambil ngabuburit ya:) Kalau memang bisa melakukannya di Kebun Raya Bogor, menarik juga. Lokasinya tidak jauh dari angkutan umum, jadi siapa pun dengan mudah bisa datang ke KRB. Suasanya nyaman, dan ada beberapa titik pengamatan burung yang strategis.
Selain di Kebun Raya Bogor, bisa juga mengadakan pengamatan serempek di beberapa wilayah, bisa di Semarang, Jogja, Surabaya, Palangkaraya, Medan dan tempat2 lainnya. Pengamatan dilakukan dalam waktu bersamaan. Jadi mimpinya Kang Yus bisa tuh....hayu kapan mau diobrolin lagi...idenya Yoki juga bener, para blogger yang belum lama ada di Indonesia aja, udah bisa ngumpul tiap tahun...nah ini, pengamatan burung udah dari jaman baheula....masa gak bisa ya heheheheh Salam, Irma 2009/10/27 Y Hadiprakarsa <[email protected]> > > > Lanjutkan!.....para blogger ajah bisa berkumpul ribuan kemaren di jakarta, > kenapa kita gak bisa? > > > Yoki > > 2009/10/26 Biologi Pencinta Alam USU <[email protected]> > > >> >> Sepertinya, ide itu sangat jitu. Dunia penyelaman sudah melakukannya. >> Sepertinya kegiatan birding tidak kalah menarik. >> salam >> >> ------------------------------ >> *From:* Nazar <[email protected]> >> >> *To:* [email protected] >> *Sent:* Sun, October 25, 2009 11:28:24 PM >> >> *Subject:* Re: [SBI-InFo] mimpikah? >> >> >> >> oh ini toh mimpinya.... . >> dulu setelah PPBI 1 di semarang, sebenarnya sudah pernah di bahas tentang >> pertemuan kedua yang akan di selenggarakan di purwokerto (mas pras) >> tapi belum ada kabar sampe sekarang >> --- On *Sun, 10/25/09, imam rahman <orny_...@yahoo. com>* wrote: >> >> >> From: imam rahman <orny_...@yahoo. com> >> Subject: Re: [SBI-InFo] mimpikah? >> To: sbi-i...@yahoogroup s.com >> >> Date: Sunday, October 25, 2009, 8:41 AM >> >> >> >> Salam >> >> Tentu sangat bisa, Pak. Kalau di dunia kepecintaalaman ada 2 kegiatan yang >> bisa dicontoh, Gladian & TWKM (Temu Wicara Kenal Medan). Gladian cakupan >> pesertanya lebih luas dibanding TWKM yang hanya untuk organisasi pecinta >> alam tingkat universitas. Tapi, biar begitu keduanya berlevel nasional & >> melibatkan buanyak peserta. Misinya, selain jadi ajang bertemu penggiat alam >> terbuka se-Indonesia, di sana juga jadi ajang belajar & berlatih (sesuai >> bidang kepecintaalaman yang digeluti), juga ada agenda untuk membicarakan >> satu topik. Kepanitian ditunjuk berdasar propinsi. >> >> Kalau melihat dari jumlah klub pengamat burung yang ada di Indonesia saat >> ini, saya pikir itu pun bisa dilakukan oleh kita. Mungkin yang paling siap >> (dilihat dari banyaknya pemerhati & pengamat di suatu propinsi), kandidat >> pelaksana masih di seputaran Jawa, misalnya Jawa Barat (dengan komposisi >> paling lengkap, dari adanya lembaga selevel LIPI, IdOU, LSM lokal maupun >> internasional, hingga klub kampus). >> >> Semarang, atau Jawa Tengah pada umumnya, saya pikir juga punya kans yang >> kuat untuk jadi pelaksana. Adanya PPBI (Pertemuan Pengamat Burung Indonesia) >> yang diinisiasi oleh teman-teman Semarang pada 2007 lalu membuktikan itu. >> Meski pada pelaksanaannya, tajuk "se-Indonesia" belum menjamin hadirnya >> seluruh perwakilan pengamat burung dari Sabang sampai Merauke. >> >> Salam >> >> Imam T >> >> >> --- On *Fri, 10/23/09, Yus Rusila Noor <yus.n...@gmail. com>* wrote: >> >> >> From: Yus Rusila Noor <yus.n...@gmail. com> >> Subject: [SBI-InFo] mimpikah? >> To: sbi-i...@yahoogroup s.com >> Date: Friday, October 23, 2009, 9:41 AM >> >> >> >> Temans, >> >> Beberapa hari terkahir ini saya sering baca atau terima email dll. yang >> isinya berupa motivasi atau apalah namanya agar kita berpikir dan menggagas >> ide yang "out of box". Saya sendiri nggak terlalu ngerti (maklum umur ... >> rasanya sekarang makin banyak yang saya tidak mengerti atau susah >> dimengerti). >> >> Supaya dianggap sebagai orang yang "thinking out of the box", dan daripada >> jadi bisul/jerawat, saya berpikir, dengan banyaknya para pengamat burung dan >> banyaknya kegiatan, gimana kalau suatu saat kita kumpul secara AKBAR di suau >> tempat dan mencatatkan kita di Rekor MURI sebagai kegiatan pengamatan burung >> dengan jumlah peserta terbanyak (ribuan????) . Mimpinya, kita kumpul di >> suatu lokasi (misalnya Kebun Raya Bogor), terus yang hadir dibagi menjadi >> beberapa kelompok, melakukan pengamatan di bagian tertentu (bisa pake grid), >> dan kemudian menyerahkan hasilnya kemudian. Yang paling penting memang >> jumlahnya, dan saya kira bisa kita kumpulkan (selain pengamat burung asli) >> dari macem-macem institusi dan sekolahan. Terus kita cari sponsor untuk >> mendatangkan teman-teman dari luar kota .... >> >> Selain berRekor, kegiatan ini bisa mengumpulkan super banyak pengamat >> burung, sekaligus membuat pemetaan rinci keberadaan burung di suatu lokasi. >> Juga memberikan informasi kepada pihak luar apa itu birdwatching, apa itu >> kepentingan burung, dan mudah-mudahan Pemda bisa membuat Perda perlindungan >> burung (Bogor udah lama punya lho .... yang nembak burung didenda 50rb - >> saja). >> >> Oooops, burung-burung sudah mulai bernyanyi di pohon depan rumah, >> membangunkan saya, dan ternyata saya sedang mimpi. Tapi siapa tahu bisa jadi >> nyata khan? >> >> >> Yus >> >> >> >> >> > > -- Irma Dana http://dawala.wordpress.com [lagi belajar nulis
