Precedence: bulk
FACHRUL RAZI PERNAH DIBAIAT DI MESJID AKMIL MAGELANG
JAKARTA (SiaR, 6/1/99), Penggusuran Letjen Fachrul Razi dari jabatan
strategis di Markas Besar ABRI, sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) ABRI memang
menimbulkan pergunjingan di kalangan publik politik. Kabar yang bertiup,
Fachrul adalah jendral yang ikut dalam kelompok militer kanan, nama yang
diberikan untuk kelompok militer yang dekat dengan kalangan Islam radikal.
Kelompok militer ini juga dikenal sebagai ABRI Hijau. "Fachrul digusur
karena ia dianggap terlibat dalam ABRI Hijau," ujar sumber di Mabes ABRI.
Fachrul sendiri kepada wartawan membantah ia terlibat dalam kelompok
itu. "Saya tak pernah mendengar nama itu. Apa itu ABRI Hijau?" ujarnya.
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Ketua Umum PBNU, menurut sumber-sumber di
PBNU, pernah meminta Pangab Jendral Wiranto agar mengganti Fachrul karena
menganggap jendral itu adalah jendral yang dibina tokoh-tokoh Masyumi.
Kekuatiran Gus Dur memang bisa saja berlebihan, namun Fachrul, menurut
sumber di Mabes ABRI memang sudah terlibat dalam organisasi bawah tanah yang
berbau Islam sejak menjadi Taruna AKABRI. "Ia dibaiat di Masjid Akabri,
Magelang," ujar sumber itu.
Jendral lain yang pernah dibaiat adalah Mayjen Kivlan Zein dan
Brigjen Adityawarman Taha. Adityawarman malah pernah terlibat dalam Komando
Jihad, namun belakangan diselamatkan Prabowo. Kivlan, yang juga dekat dengan
Prabowo dan Adityawarman, menjelang Sidang Istimewa lalu juga terlibat dalam
pengerahan Pam Swakarsa. Mereka berdua bergabung dengan sejumlah kelompok
Islam garis keras menghalau mahasiswa yang berdemonstrasi menentang Sidang
Istimewa. "Wiranto tampaknya mulai membersihkan jendral-jendral hijau," ujar
seorang pengamat.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html