Precedence: bulk


            persistence of memory

satu tangan raksasa tiba tiba tumbuh panjang
panjang memanjang dari jam yang tergantung
di dinding
tangan raksasa itu terus memanjang menjulur
membentuk mulut ular bertelinga srigala yang
terbang ke arahku menelan semua kenang kenangan
yang telah begitu lama mempersatukan hidup
kita
jam di dinding yang terus menerus berdetik
perlahan lahan mengeluarkan darah
lalu kedua tangan jam itu saling memuntir
tangan pasangannya terus memuntirnya hingga
darah makin banyak berdarah
lalu kepala ular bertelinga srigala tadi
meledak
lalu suara detik detik jam tadi sirna
lalu kedua tangan jam yang saling memuntir
tadi putus putus dan lenyap
lalu darah yang terus berdarah tadi
menguap
lalu jam dinding itu sendiri berkerut jadi ulat
memakani dinding jadi kepompong jatuh ke tanah
jadi mesin tik yang terbang ke bintang bintang
jadi mata yang menangisi kepergianMU...


saut situmorang

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke