Precedence: bulk


Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xp
Xpos, No 03/II/28 Januari-3 Februari 99
------------------------------

TENTANG GENG WARTAWAN

(SUARA PEMBACA): Kepada Redaksi Xpos di tempat.

Saya sangat terkejut membaca artikel berjudul "Geng Wartawan Peras Negara"
dalam Xpos  edisi no. 49/12-18 Desember, yang mengaitkan nama saya dengan
Yayasan Bina Pembangunan (YBP).  Selain tidak akurat, artikel tersebut
bertendensi memfitnah. Saya sangat keberatan dengan isi artikel tersebut.
Perlu saya tegaskan bahwa saya sama sekali tidak tahu menahu soal
kontrak-kontrak YBP dengan Departemen Keuangan. 

Saya ini wartawan dan sama sekali tidak ada urusan dengan soal-soal seperti
itu. Saya memang berteman baik dengan Sdr. Bambang Wiwoho, Ketua YBP, sejak
lama. Kebetulan rumah kami berdekatan di Depok, sehingga kami sering
berkomunikasi, berdiskusi, tukar info, makan-makan dan semacamnya. Tapi
terlalu kejam bila Anda menuduh saya sebagai anggota geng untuk mengejar
proyek di Depkeu.

Mengenai Kelompok Editor Indonesia, ini semacam forum kumpul-kumpul untuk
berdiskusi sesama wartawan. Saya partisipan dalam kelompok yang tanpa
pengurus ini. Saya sendiri cukup sibuk bekerja di kantor saya, Bisnis
Indonesia, sehingga partisipasi saya juga terbatas. Hal yang paling saya
sesalkan, Xpos tidak memegang prinsip cover both sides. Padahal reporter
Anda ada di Jakarta dan dengan mudah mengontak saya. Cara seperti itu tentu
tidak demokratis karena Anda memojokkan saya tanpa saya tahu bagaimana cara
membela diri. Terima kasih atas perhatiannya.

Banjar Chaeruddin, Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia

(*) Informasi tersebut kami peroleh dari sumber di Depkeu. Terima kasih atas
tanggapan Anda. Redaksi

------------------------------
Berlanganan XPOS secara teratur
Kirimkan nama dan alamat Anda
ke: [EMAIL PROTECTED]


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke