Precedence: bulk


IMBAUAN USKUP BELO

(1) Dengan ini kami menghimbau kepada seluruh rakyat Timor Timur untuk 
mendukung Dialog antar Kelompok Pro-Integrasi dan Kelompok Pro-Kemerdekaan 
yang sedang dan akan berlangsung di bawah kepemimpinan Hirarkhi Gereja.

(2) Mengimbau kepada kaum muda untuk saling menghormati (Kami semua adalah 
Putra dan Putri Timor Loro Sa'e), dan menjunjung tinggi nilai-nilai 
Persaudaraan, Persahabatan, Dialog dan Rekonsiliasi.

(3) Mengimbau kepada Bapak-Bapak Bupati dan Ketua-ketua DPRD Tk II di 
seluruh Timor Timur untuk mengikuti jejak Bupati Ermera serta Tokoh-tokoh di 
Kabupaten Ermera. Dalam rangka memprakarsai Dialog rekonsilasi di antara 
semua kelompok, termasuk CNRT. Adalah merupakan kebijaksanaan yang salah 
kalau ada Bupati yang dengan sengaja mengabaikan kehadiran CNRT di Jakarta 
dan Timor Timur. Penyelesaian masalah Timor Timur tidak akan tuntas, kalau 
CNRT diabaikan, dan anggota-anggotanya dicurigai, dikejar dan ditahan. Aksi 
melawan CNRT hanya akan memperpanjang konflik di Timor Timur.

(4) Mengimbau kepada CNRT untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai 
demokrasi dengan melibatkan kelompok atau organisasi yang berlawanan dalam 
idiologi politik. Menghimbau kepada CNRT untuk memberikan jaminan tertulis 
kepada pihak Pro-Otonomi bahwa hak-hak dasar (Direitos Fundamentais) akan 
dihormati.

(5) Mengimbau kepada semua untuk memperhatikan sikap dan himbauan para Imam 
se-Diosis Dili yang dimuat STT, tanggal, 4 April 1999.

(6) Mengimbau kepada Bapak Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia 
untuk menarik, dari Timor Timur oknum-oknum Perwira yang menyuruh menembak 
rakyat, merekayasa kerusuhan, yang tidak mampu menunjukan netralitas dan 
tidak mampu menegakkan hukum.

(7) Mengimbau kepada oknum-oknum Provokator, bahwa Timor Timur tidak boleh 
dijadikan ladang experimen idiologi Politik tertentu (Baik itu Reformasi 
atau Status Quo) seperti di Ketapang Jakarta, Kupang, Ambon dan Sambas 
(Kalimantan Barat).

(8) Mengimbau kepada PBB untuk segera membentuk tim Independen terdiri dari 
orang sipil untuk mengontrol situasi Hak Asasi Manusia di Kabupaten Liquica, 
Bobonaro, Cova Lima, Baucau dan Viqueque.

(9) Mengimbau kepada Umat Katolik Keuskupan Dili untuk menjalankan TRIDUO, 
NOVENA di rumah dan PAROKI untuk perdamaian di Timor Timur dalam tiga bulan 
mendatang.

(10) Mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghormati, para Dokter, 
para Guru dan tenaga atau karyawan PLN, PDAM dan aktivitas-aktivitas vital 
lainnya demi kelancaran perekonomian di Timor Timur.

Semoga Kristus Yang Bangkit selalu memberkati kita semua.

Dili, 6 April 1999

Mgr. Carlos Filipe Ximenes Belo, SDB
-------------------
Uskup Dili

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke