Precedence: bulk


AMIEN RAIS DUKUNG XANANA

        JAKARTA (MateBEAN, 9/4/99),  Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional
(PAN) Prof Dr Amien Rais mengatakan munculnya pernyataan Xanana Gusmao,
Panglima Falintil dan Presiden Conselho Nacional Resistencia de Timorense
(CNRT) yang menyatakan perang terhadap TNI (Tentara Nasional Indonesia)
lebih dikarenakan adanya tindakan overacting dari kelompok pro- integrasi
yang mendapat senjata dari TNI. Karena itu pemerintah dan TNI pun harus
menyadari kekeliruannya. Pernyataan itu dilontarkan Amien, di Jakarta, Kamis
(8/4).

        Menurut Amien, tanpa bermaksud membela salah satu pihak, dengan
dibagi-baginya senjata kepada salah satu pihak, membuat pihak itu mendapat
kekuatan untuk bertindak sesukanya. Akibatnya banyak masyarakat terbunuh
akibat beredarnya senjata di tangan orang yang tidak berhak tersebut.

        "Jadi pernyatan Xanana yang seperti geledek itu dikarenakan banyak
pendukungnya yang tewas akibat pembagian senjata tersebut," ujar Amien.
Untuk itu, Amien minta agar pemerintah dan TNI menyadari apa yang mereka
lakukan itu keliru dan justru makin membuat kekacauan di Timor Timur
(Timtim). Mereka juga harus lapang dada dan bersedia mendengarkan apa yang
menjadi keinginan masyarakat Timtim. 

        "Kalau sebagian besar rakyat Timtim menginginkan merdeka, biarkan
saja negara mini itu berdiri dan nantinya akan bersahabat dengan Indonesia,"
ujar Amien.

        Mengenai bentuk penyelesaian dalam kasus ini, Amien meminta agar
pemerintah Habibie dan petinggi TNI bersedia 'turun' ke Timtim dan melakukan
pertemuan dengan pihak gereja dan kelompoknya Xanana. "Saya rasa semua itu
bisa diselesaikan dengan saling bertemu dan bermusyawarah. Semua pihak
jangan saling pelotot-pelototan dan akhirnya saling bertengkar," tandasnya.

        Xanana sendiri sebenarnya telah meralat intepretasi pers yang keliru soal
pernyataan perang itu. Dalam konperensi pers bersama Anna Gomes, seorang
diplomat Portugal yang ditempatkan di Jakarta, ia hanya memerintahkan para
pendukung kemerdekaan untuk mempersiapkan diri menghadapi tindak kekerasan
milisi pro-Indonesia yang didukung ABRI.

        Sementara itu Menteri Kehakiman Muladi menugaskan Dirjen
Pemasyarakatan untuk memeriksa Xanana Gusmao tentang maksud dari
pernyataannya yang berisi seruan "perang" terhadap TNI. Muladi mengancam
akan menjebloskan kembali Xanana ke LP Cipinang. Sedangkan Menko Polkam
Feisal Tanjung jusytru mengancam akan mengirim pemimpin kemerdekaan rakyat
Timor Timur tersebut ke Pulau Nusakam- bangan.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke